Data BPS Jadi Arah Kebijakan, Pemprov Riau Tingkatkan Tata Kelola Berbasis Statistik
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjadikan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai fondasi dan panduan utama dalam perumusan kebijakan daerah. Komitmen ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi saat menghadiri rilis data BPS Riau, Senin (5/1/2026).
Syahrial Abdi, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, menjelaskan bahwa setiap indikator yang dikeluarkan oleh BPS berfungsi sebagai "alat navigasi" kebijakan, khususnya dalam mengawal implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau periode 2025–2029.
“Data BPS adalah rujukan primer kami dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Penerapan pemerintahan berbasis data bukan sekadar kelengkapan administrasi,” tegas Syahrial Abdi.
Menurut Sekda Syahrial Abdi, dengan menggunakan data yang akurat, Pemprov dapat merumuskan program yang lebih realistis dan tepat sasaran. Hal ini mencakup upaya pengendalian inflasi, peningkatan kesejahteraan petani, pengembangan sektor perdagangan, hingga optimalisasi potensi pariwisata daerah.
Ia menambahkan, penguatan tata kelola berbasis data ini juga menjadi kunci utama untuk koordinasi lintas sektor yang lebih efektif dan terarah.
Seluruh arah kebijakan Pemprov Riau sepanjang tahun 2025 dan 2026 dirancang berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar asumsi. Pendekatan ini memungkinkan pemerintah daerah merespons dinamika ekonomi secara cepat dan akurat.
“Data statistik memberikan gambaran yang jujur mengenai kondisi wilayah. Dari sinilah kami dapat menyusun strategi pembangunan berkelanjutan, seperti mendorong hilirisasi produk, diversifikasi ekonomi, dan pengembangan pariwisata berbasis budaya dan alam,” paparnya.
Pada akhirnya, Syahrial Abdi yakin bahwa kebijakan yang berbasis data akan berdampak langsung dan positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Riau.
Sekda Syahrial Abdi turut menyampaikan apresiasi kepada BPS Provinsi Riau atas dedikasi dan konsistensi mereka dalam menyajikan data berkualitas. "Sinergi yang kuat ini esensial agar pemerintah selalu mengambil keputusan yang berdasarkan bukti, sehingga hasilnya dapat dirasakan nyata oleh masyarakat,” tutupnya.
Adapun data yang dirilis BPS pada hari tersebut mencakup berbagai indikator strategis, seperti inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), kinerja ekspor-impor, dan tren pariwisata, yang menjadi pedoman penting bagi arah kebijakan Riau ke depan. (Bil)
Berita Lainnya
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD