Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Pendapatan Roro Dumai-Rupat Lampaui Target, Sumbang Rp3,7 Miliar untuk PAD Riau
RIAUIN.COM - Sebagai upaya berkelanjutan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau terus menerapkan berbagai inovasi pelayanan di pelabuhan penyeberangan Roll On-Roll Off (Roro) lintasan Dumai-Rupat.
Kepala UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Dishub Riau, Henri Mardani, mewakili Kepala Dinas Perhubungan Andi Yanto, menjelaskan bahwa peningkatan pelayanan menjadi kunci utama dalam upaya mendongkrak PAD. Inovasi-inovasi ini, baik yang sudah berjalan maupun yang masih dalam tahap persiapan, ditujukan bagi seluruh pengguna jasa.
"PAD retribusi yang dikelola UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I di pelabuhan Roro Dumai-Rupat bersumber dari retribusi pass masuk, retribusi dermaga beton jembatan bergerak, dan retribusi kapal istirahat pada dermaga," kata Henri Mardani pada Senin (5/1/2026).
Ia memaparkan, realisasi PAD pada Tahun 2024 lalu mencapai total Rp3.775.284.950. Jumlah ini jauh melampaui target yang ditetapkan, yakni sebesar Rp2.505.400.000. Secara akumulasi, realisasi ini mencatat surplus 66,36 persen atau kelebihan Rp1.269.884.950 dari target.
Tren positif ini berlanjut pada Tahun 2025. Dengan target PAD yang ditetapkan sebesar Rp2.658.100.000, realisasi keseluruhan berhasil mencapai Rp3.730.417.983. Angka ini menunjukkan pencapaian 140,34 persen dari target PAD tahun 2025.
"Data ini menyimpulkan bahwa PAD retribusi UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Dishub Provinsi Riau selama beberapa tahun terakhir selalu menunjukkan realisasi yang positif, yakni melebihi atau surplus dari target yang ditetapkan," ujarnya.
Henri Mardani menambahkan, penyeberangan Roro Dumai-Rupat merupakan urat nadi transportasi yang sangat vital, terutama pada jam-jam sibuk. Jalur ini juga memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata Pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Tingginya intensitas pergerakan orang, barang, dan kendaraan di lintasan ini menjadi potensi besar bagi peningkatan sumber PAD.
"Berbagai inovasi yang kami lakukan adalah komitmen nyata Dishub Riau melalui UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I untuk memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemasukan bagi daerah," tutupnya. (Bil)
Berita Lainnya
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau