Impor Barang Modal Anjlok 59 Persen, Surplus Neraca Dagang Riau Tetap Tinggi
RIAUIN.COM - Kinerja perdagangan Provinsi Riau periode Januari hingga November 2025 menunjukkan performa solid dan mencatatkan surplus signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau melaporkan total nilai ekspor yang mencapai US$19,21 miliar jauh melampaui impor, meskipun terjadi sedikit perlambatan pada November 2025.
Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi mengungkapkan bahwa secara kumulatif, nilai ekspor Riau tumbuh 16,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
“Dari Januari hingga November 2025, ekspor Riau meningkat tajam dan sukses mempertahankan surplus neraca perdagangan yang kuat. Lonjakan ini terutama didorong oleh ekspor nonmigas yang tumbuh sebesar 21,18 persen,” jelas Asep Riyadi saat konferensi pers rilis data statistik di Kantor BPS Pekanbaru, Senin (5/1/2026).
Asep menjelaskan, ekspor nonmigas Riau mencapai US18,16miliar,naikdariUS14,98 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, ekspor migas mengalami kontraksi sebesar 29,85 persen menjadi US$1,05 miliar, dipicu oleh penurunan pengiriman hasil industri pengolahan minyak dan minyak mentah.
Komoditas dan Negara Tujuan Utama
Meskipun menunjukkan pertumbuhan kumulatif, ekspor Riau pada November 2025 tercatat terkontraksi 4,55 persen menjadi US1,63miliardibandingkanNovember2024.Ekspornonmigasjugaturun4,06persenmenjadiUS1,52 miliar.
Asep menyebutkan, dari sepuluh komoditas utama nonmigas, lemak dan minyak hewan atau nabati menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan nilai tambahan ekspor mencapai US$2,52 miliar atau tumbuh 31,84 persen. Komoditas lain yang juga menyumbang kenaikan adalah berbagai produk kimia, bahan kimia organik, makanan olahan, serta kertas dan karton.
Untuk negara tujuan, Tiongkok menjadi pasar utama ekspor nonmigas Riau dengan nilai mencapai US3,06miliar,diikutiolehIndiaUS1,59 miliar dan Malaysia US1,27miliar.Ketiganegaratersebutberkontribusisebesar32,59persenterhadaptotalekspornonmigasRiau.EksporkekawasanASEANmencapaiUS3,34 miliar dan ke Uni Eropa US$2,13 miliar.
Secara sektoral, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan naik 21,21 persen dan hasil pertanian tumbuh 22,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Impor Menurun, Surplus Melonjak
Di sisi lain, BPS mencatat nilai impor Riau selama Januari–November 2025 turun 16,46 persen menjadi US1,50miliar.Penurunanimporinididominasiolehimpornonmigasyangturun16,19persenmenjadiUS1,37 miliar.
“Dengan total ekspor US19,21miliardanimporUS1,50 miliar, neraca perdagangan Riau mencatatkan surplus yang sangat besar sebesar US$17,71 miliar sepanjang Januari hingga November 2025,” tegas Asep.
Penurunan impor juga terjadi pada November 2025, yakni anjlok 38,76 persen menjadi US$101,94 juta. Penurunan impor ini didorong oleh turunnya impor nonmigas.
Berdasarkan kategori penggunaan, impor barang modal, barang konsumsi, serta bahan baku dan penolong semuanya mengalami penurunan. Impor barang modal turun paling dalam, yakni 59,13 persen, mengindikasikan melambatnya kebutuhan investasi impor.
Asep menegaskan surplus ini menunjukkan kuatnya daya saing produk unggulan nonmigas Riau di pasar global. “Ke depan, stabilisasi kinerja ekspor dan pengawasan impor menjadi faktor krusial agar surplus neraca perdagangan Provinsi Riau dapat terus dipertahankan,” pungkas Asep Riyadi. (Bil)
Berita Lainnya
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD