Bunda PAUD Riau Luncurkan SOLERAM, Program Kreatif Gabungkan Bermain dan Digital
RIAUIN.COM - Bunda PAUD Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, meresmikan gerakan Sehat Optimal dengan Gerak Motorik Menyenangkan (SOLERAM) di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (26/9/2025). Program ini menjadi kabar baik bagi dunia PAUD di Riau karena mengajak anak-anak tidak hanya aktif bergerak, tetapi juga belajar dengan dukungan teknologi digital yang menyenangkan.
Henny menjelaskan bahwa SOLERAM dibuat untuk mendukung anak-anak tumbuh sehat dan ceria lewat aktivitas bermain yang menarik. Ia menambahkan, program ini melibatkan banyak pihak, seperti guru PAUD, orang tua, dosen, mahasiswa, serta komunitas masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan bisa mendampingi tumbuh kembang anak secara menyeluruh pada masa emas mereka.
"Gerakan SOLERAM bertujuan agar anak-anak lebih aktif, sehat, dan bahagia. Tidak hanya fokus pada aktivitas fisik, tapi juga mengintegrasikan literasi digital melalui permainan," ungkap Henny.
Keunggulan SOLERAM terletak pada inovasi "Move It". Ini merupakan tiga permainan mini interaktif berbasis computer vision yang dirancang khusus untuk anak-anak. Setiap permainan tidak hanya hiburan, tapi juga sarat pesan edukasi yang melatih gerak motorik serta merangsang imajinasi anak.
Permainan pertama bernama Bola Ajaib, di mana anak-anak diajak melempar bola ke balon-balon yang bergerak acak di layar. Aktivitas sederhana ini membantu melatih fokus, koordinasi, dan refleks mereka. Selanjutnya ada Pacu Jalur, permainan yang terinspirasi dari tradisi budaya Kuantan Singingi.
Dengan gerakan tubuh, anak-anak seolah mendayung bersama di atas jalur, merasakan semangat kebersamaan khas Riau.
Permainan terakhir, Petualangan Antariksa, membawa anak-anak ke dunia luar angkasa. Mereka harus menggerakkan karakter melewati berbagai rintangan seru, yang tidak hanya mengasah fisik tapi juga menumbuhkan imajinasi dan percaya diri.
Suasana peluncuran makin hangat saat Henny ikut bermain langsung di permainan Pacu Jalur. Tawa ceria anak-anak PAUD yang ikut membuat momen tersebut terasa penuh semangat. Kehadiran seorang pemimpin yang bermain bersama menjadi simbol bahwa belajar dapat dilakukan dengan penuh kegembiraan.
"Alhamdulillah, permainannya sangat menyenangkan. Terutama karena melibatkan gerak motorik anak sekaligus melatih konsentrasi mereka," kata Henny.
Henny menambahkan bahwa keberhasilan gerakan ini tak lepas dari dukungan banyak pihak. Peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), TP Posyandu, serta organisasi masyarakat sangat krusial dalam menopang program ini. Karena pendidikan anak usia dini tidak hanya soal pembelajaran, tapi juga gizi, kesehatan, dan pola asuh berkualitas.
"Kita harus saling bersinergi dan bekerja sama demi tumbuh kembang anak yang optimal, menjaga gizi dan kesehatan, serta memberikan pengasuhan yang baik. Mari kita bergandengan tangan dan bergerak sebagai satu kesatuan," ajak Henny. (Nab)
Berita Lainnya
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan