DPR RI dan Kemenpar Dorong Event Riau Masuk KEN
Anggota Komisi VII DPR RI dapil Riau 1, Hendri Munif saat membuka acara Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah di Pekanbaru, Jumat (26/9/2025). | Foto : istimewa.
RIAUIN.COM— Anggota Komisi VII DPR RI Hendri Munif bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mendorong event-event unggulan dari Provinsi Riau dapat menembus Kalender Event Nasional (KEN) tahun 2026. Langkah ini dinilai penting untuk mengangkat potensi budaya dan ekonomi UMKM daerah ke panggung nasional, bahkan internasional.
Kepedulian tersebut dituangkan dalam kegiatan sosialisasi yang di gelar di Kota Pekanbaru, Jumat (26/9/2025).
Ini merupakan bagian dari program Komisi VII DPR RI bersama Kemenpar untuk memperkuat sinergi pembangunan sektor pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
Dalam sambutannya saat membuka acara Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah, Hendri Munif menegaskan pentingnya peran pemerintah pusat dan legislatif dalam mengawal promosi wisata berbasis event lokal.
“Pariwisata adalah lokomotif pembangunan daerah. Di belakangnya, UMKM menjadi gerbong yang ikut bergerak. Maka, promosi event lokal harus jadi prioritas nasional,” tegas Hendri Munif.
Komisi VII DPR RI memiliki empat peran kunci dalam mendukung event daerah, pertama; dari segi Legislasi, bagaimana membuat regulasi yang mendukung promosi pariwisata dan pelestarian budaya.
Kedua, Penganggaran, DPR RI mengawal alokasi dana untuk mendukung event daerah secara berkelanjutan. Ketiga, Pengawasan, DPR RI mengawasi untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kemudian, Diplomasi Parlemen, bagaimana mempromosikan budaya dan event Indonesia di forum internasional. Seperti event Pacu Jalur yang baru lalu mampu menarik perhatian sampai ke mancanegara, karena tarian anak jalur Rayan Dhikka viral di media sosial.
Dukungan konkret dari DPR RI akan terus diberikan, baik melalui fasilitasi, penganggaran, maupun diplomasi. Harapannya, semakin banyak event daerah yang tak hanya dikenal secara lokal, tapi juga jadi destinasi wisata nasional unggulan.
Sementara itu Kementerian Pariwisata telah membuka pendaftaran KEN 2026 sejak 18 Agustus lalu, dan kini diperpanjang agar semakin banyak event daerah yang bisa berpartisipasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah, Eni Komiarti, dalam sambutannya.
Menurutnya, Riau memiliki banyak event yang potensial masuk KEN, antara lain:
Kenduri Riau, Festival Pacu Jalur Nasional, Bakar Tongkang dan Kudo Bono. Namun, event Kudo Bono tak sempat dilaksanakan tahun 2025 ini.
“Event-event ini punya nilai budaya dan daya tarik tinggi. Dengan pengemasan yang tepat dan promosi digital, peluangnya besar untuk masuk KEN,” ujar Eni.
Digitalisasi dalam promosi pariwisata kini adalah sebuah keniscayaan. Penggunaan teknologi dan media sosial menjadi syarat mutlak agar event daerah bisa menjangkau lebih banyak audiens, terutama generasi muda.
Selain digitalisasi, penilaian KEN juga mencakup, inovasi konsep event, strategi keuangan yang berkelanjutan. Dampak sosial dan ekonomi dari penyelenggaraan event
“Strategi pemasaran yang kuat harus dibarengi dengan keberlanjutan dan kerja sama antar pihak. Setiap event harus ada tindak lanjutnya,” tambah Eni
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pekanbaru, Akmal Khairi, menyambut baik kolaborasi antara DPR RI dan Kemenparekraf. Dia berharap pemerintah daerah lebih aktif dalam mengusulkan dan menyiapkan event yang berkualitas.
“Dengan sinergi pusat dan daerah, potensi Riau akan lebih mudah terekspos ke dunia luar. Kami siap mendukung,” ujar Akmal. -vie
Berita Lainnya
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan