Dua Luka Tusuk di Pantat, Korban Penikaman di Jalan Hangtuah Pekanbaru Mantan Honorer DLHK
Polisi sedang melakukan olah TKP.
RIAUIN.COM - Korban penikaman di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Senin (6/1) kemarin akhirnya teridentifikasi sebagai Ferdinal, mantan honorer Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pekanbaru.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra menyebutkan, Ferdinal mengalami dua luka tusuk di bagian pantat dan telah mendapatkan perawatan di RS Santa Maria.
“Korban sempat mendapatkan pertolongan untuk mengobati lukanya dan baru membuat laporan hari ini,” ujar Kompol Bery, Selasa (7/1/2025).
Dijelaskannya, pihak kepolisian hingga kini masih menunggu hasil visum dari rumah sakit sebagai bagian dari penyelidikan. Sementara itu, identitas pelaku belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
Selain itu, pihaknya juga terus menelusuri keberadaan senjata api yang diduga digunakan pelaku untuk melepaskan tembakan ke udara saat kejadian berlangsung.
“Kami masih menyelidiki kasus ini, termasuk identitas pelaku dan senjata api yang digunakan,” tambahnya.
Seorang pria menjadi korban penikaman oleh dua orang tak dikenal (OTK) saat meminta tagihan sampah di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Senin sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Aris (61), pria yang meminta tagihan sampah ini ditikam berulang kali oleh orang tak dikenal sebelum pelaku melepaskan tembakan ke udara.
Aris menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban sedang mengambil bukti kwitansi. Tiba-tiba datang motor lain, dan pelaku tanpa bicara langsung menikam bagian belakang korban dua kali.(nal/ant).
Berita Lainnya
Identitas Pria Tewas di Kawasan Garuda Sakti Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematiannya
Gegerkan Warga, Jenazah Pria Ditemukan Tergantung di Kawasan Garuda Sakti
JPU KPK Optimistis Konstruksi Korupsi di Dinas PUPR Riau Terbukti
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Identitas Pria Tewas di Kawasan Garuda Sakti Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematiannya
Gegerkan Warga, Jenazah Pria Ditemukan Tergantung di Kawasan Garuda Sakti
JPU KPK Optimistis Konstruksi Korupsi di Dinas PUPR Riau Terbukti
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan