PILIHAN
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Ngopi Bareng Wartawan
LE : Masyarakat Riau Ingin Keluar dari Keterpurukan
Lukman Edi
PEKANBARU, riauin.com-- Bakal calon gubernur Riau dari PKB, Lukman Edi ketika ngopi bareng bersama wartawan, Jumat (08/09/2017) malam.
Dengan gaya khas anak muda, LE menyapa wartawan yang sudah menunggunya di salah satu cafe di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Pada pertemuan itu dia menyampaikan hasil survey lima lembaga survey yang kredibel.
LE mendiskusikan kondisi Riau saat ini. Mulai dari infrastruktur, peningkatan ekonomi, tenaga kerja dan juga soal berbagai kebijakan pemerintah.
"Semua permasalahan yang kita gambarkan ini dapat disimpulkan bahwa hari ini Riau sedang terpuruk. Padahal sekitar lima tahunan lalu, Riau adalah provinsi yang memiliki indeks pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera. Saat ini, untuk sumatera saja Riau sudah jauh tertinggal," kata Ketua Pansus Pemilu DPR RI itu.
Salah satu indikasi adalah adanya kelebihan anggaran yang tak bisa terealisir oleh Pemprov. Padahal sebelumnya hal itu tak pernah terjadi di Riau. Kita mengalami semua kondisi dimana indikator keterpurukan itu ada di Riau saat ini.
Teorinya, setiap Rp1 Triliun sudah membukukan pertumbuhan ekonomi 1 persen. Jadi kalau ada Rp4-6 Triliun yang tidak tergunakan telah membuat pertumbuhan Riau mandeg.
"Padahal kalau saja pemimpin Riau ini mau dan tidak usah bekerja keras, dengan APBD itu indeks pembangunan Riau ini masih akan tetap tinggi. Jadi saat ini kita boleh saja mengkaji "kerja" kepemimpinan sekarang ini," ungkapnya pula.
Alasan yang memanggilnya kembali mengikuti Pilgubri kali ini. Bahkan pihaknya juga sudah mengadakan survey sendiri dan sudah lima kali disurvey.
Dari lima kali survey itu, LE makin yakin akan keinginan masyarakat Riau untuk memiliki pemimpin yang baru dengan harapan untuk keluar dari keterpurukan seperti saat ini.
LE dan timnya masih memiliki harapan besar dengan survey terakhir yang menempatkan dirinya masih tingkat tertinggi dibanding Bacalon lainnya. Dari survey terakhir LE memiliki elektabilitas 21,4 persen sedangkan Bacalon lainnya masih antara 11-17 persen.
"Indobarometer itu lembaga survey yang sangat terpercaya saat ini. Dan kita sangat percaya hasil survey mereka. Sambil kami tetap mempelajari data survey ini," tegasnya.(vie)
Dengan gaya khas anak muda, LE menyapa wartawan yang sudah menunggunya di salah satu cafe di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Pada pertemuan itu dia menyampaikan hasil survey lima lembaga survey yang kredibel.
LE mendiskusikan kondisi Riau saat ini. Mulai dari infrastruktur, peningkatan ekonomi, tenaga kerja dan juga soal berbagai kebijakan pemerintah.
"Semua permasalahan yang kita gambarkan ini dapat disimpulkan bahwa hari ini Riau sedang terpuruk. Padahal sekitar lima tahunan lalu, Riau adalah provinsi yang memiliki indeks pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera. Saat ini, untuk sumatera saja Riau sudah jauh tertinggal," kata Ketua Pansus Pemilu DPR RI itu.
Salah satu indikasi adalah adanya kelebihan anggaran yang tak bisa terealisir oleh Pemprov. Padahal sebelumnya hal itu tak pernah terjadi di Riau. Kita mengalami semua kondisi dimana indikator keterpurukan itu ada di Riau saat ini.
Teorinya, setiap Rp1 Triliun sudah membukukan pertumbuhan ekonomi 1 persen. Jadi kalau ada Rp4-6 Triliun yang tidak tergunakan telah membuat pertumbuhan Riau mandeg.
"Padahal kalau saja pemimpin Riau ini mau dan tidak usah bekerja keras, dengan APBD itu indeks pembangunan Riau ini masih akan tetap tinggi. Jadi saat ini kita boleh saja mengkaji "kerja" kepemimpinan sekarang ini," ungkapnya pula.
Alasan yang memanggilnya kembali mengikuti Pilgubri kali ini. Bahkan pihaknya juga sudah mengadakan survey sendiri dan sudah lima kali disurvey.
Dari lima kali survey itu, LE makin yakin akan keinginan masyarakat Riau untuk memiliki pemimpin yang baru dengan harapan untuk keluar dari keterpurukan seperti saat ini.
LE dan timnya masih memiliki harapan besar dengan survey terakhir yang menempatkan dirinya masih tingkat tertinggi dibanding Bacalon lainnya. Dari survey terakhir LE memiliki elektabilitas 21,4 persen sedangkan Bacalon lainnya masih antara 11-17 persen.
"Indobarometer itu lembaga survey yang sangat terpercaya saat ini. Dan kita sangat percaya hasil survey mereka. Sambil kami tetap mempelajari data survey ini," tegasnya.(vie)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V