PILIHAN
Penerbangan Langsung Tanjung Pinang-Padang Dibuka Hari Ini
PADANG, Riauin.com -- Masyarakat kini bisa menikmati rute penerbangan langsung dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau menuju Padang, Sumatra Barat dan sebaliknya. Penerbangan perdana dilakukan pada Selasa (5/9) pagi ini.
Penerbangan yang dilayani dengan maskapai Xpressair ini direncanakan akan melayani 7 kali terbang dalam sepekan. Pagi ini, pesawat yang melayani penerbangan perdana akan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padangpariaman pukul 08.20 WIB.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat Oni Yulfian menyebutkan, sejak lama masyarakat Sumatra Barat menantikan penerbangan langsung menuju Tanjung Pinang. Selama ini, akses ke sana hanya bisa ditempuh dengan penerbangan transit atau dengan transportasi laut.
"Kami tentu berharap ini akan meningkatkan pergerakan dari Tanjung Pinang ke Padang," ujar Oni, Selasa (5/9).
Oni menyebutkan, penerbangan langsung dari Kepri menuju Sumbar ini akan memberikan dampak ekonomi yang tinggi. Meski belum ada hitung-hitungan berapa target lonjakan wisatawan menuju Tanah Minang, Oni menegaskan bahwa penambahan rute menuju Padang memberi arti bahwa potensi pariwisata Sumatra Barat akan meningkat.
"Khususnya pergerakan wisatawan yang akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumbar," katanya.
Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit menyambut positif rute penerbangan langsung yang baru dibuka hari ini. Menurutnya, langkah ini kana mendorong lebih banyak lagi wisawan menuju Sumatra Barat. Bahkan, Pemprov Sumbar berencana untuk melengkapi Bandara Internasional Minangkabau dengan buku pedoman wisata dan kalender wisatawa Sumatra Barat yang disempurnakan.
"Penerbangan langsung ini bisa mendorong kunjungan ke Sumbar," ujar Nasrul. (rol)
Penerbangan yang dilayani dengan maskapai Xpressair ini direncanakan akan melayani 7 kali terbang dalam sepekan. Pagi ini, pesawat yang melayani penerbangan perdana akan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padangpariaman pukul 08.20 WIB.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat Oni Yulfian menyebutkan, sejak lama masyarakat Sumatra Barat menantikan penerbangan langsung menuju Tanjung Pinang. Selama ini, akses ke sana hanya bisa ditempuh dengan penerbangan transit atau dengan transportasi laut.
"Kami tentu berharap ini akan meningkatkan pergerakan dari Tanjung Pinang ke Padang," ujar Oni, Selasa (5/9).
Oni menyebutkan, penerbangan langsung dari Kepri menuju Sumbar ini akan memberikan dampak ekonomi yang tinggi. Meski belum ada hitung-hitungan berapa target lonjakan wisatawan menuju Tanah Minang, Oni menegaskan bahwa penambahan rute menuju Padang memberi arti bahwa potensi pariwisata Sumatra Barat akan meningkat.
"Khususnya pergerakan wisatawan yang akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumbar," katanya.
Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit menyambut positif rute penerbangan langsung yang baru dibuka hari ini. Menurutnya, langkah ini kana mendorong lebih banyak lagi wisawan menuju Sumatra Barat. Bahkan, Pemprov Sumbar berencana untuk melengkapi Bandara Internasional Minangkabau dengan buku pedoman wisata dan kalender wisatawa Sumatra Barat yang disempurnakan.
"Penerbangan langsung ini bisa mendorong kunjungan ke Sumbar," ujar Nasrul. (rol)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing