PILIHAN
Briptu Taufik Hidayat Menangis Saat Resmi Dipecat Dari Kepolisian
PEKANBARU, Riauin.com - Briptu Taufik Hidayat resmi menanggalkan seragam kepolisiannya saat upacara pemecatan di halaman Mapolda Riau, Kamis (31/8/2017) pagi. Ia menangis dan mengadukan nasib ke Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain.
Mengenakan baju batik lengan panjang warna coklat bermotif, Briptu Taufik tak kuasa menahan tetesan air matanya. "Ia menyesali perbuatannya dan minta maaf sudah memalukan Polri," ujar Zulkarnain.
Kepada Kapolda, Taufik juga menyatakan kalau saat penangkapan di Wisma Holiday, Selatpanjang, pada 14 Agustus lalu, barang bukti 1,5 Kg bukan miliknya. Ia mengaku hanya memiliki barang bukti 10 gram sabu-sabu.
"Saya prihatin tapi ini komitmen kami, yang salah dipecat. Saya harap dia (Taufik) jadi warga negara yang baik di masyarakat. Saya juga pesan polisi dalam penanganan kasus tak menzalimi," harap Zulkarnain.
Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu Taufik dilakukan karena terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, narkoba, penipuan dan disersi.
"Taufik sebetulnya sudah divonis terkait kasus pencurian, penggelapan, narkoba, tapi tidak pernah masuk. Didiami dan tidak diputus-putus hingga melakukan kejahatan lagi. Dia tertangkap lagi karena terlibat narkoba," papar Zulkarnain.(mcr)
Mengenakan baju batik lengan panjang warna coklat bermotif, Briptu Taufik tak kuasa menahan tetesan air matanya. "Ia menyesali perbuatannya dan minta maaf sudah memalukan Polri," ujar Zulkarnain.
Kepada Kapolda, Taufik juga menyatakan kalau saat penangkapan di Wisma Holiday, Selatpanjang, pada 14 Agustus lalu, barang bukti 1,5 Kg bukan miliknya. Ia mengaku hanya memiliki barang bukti 10 gram sabu-sabu.
"Saya prihatin tapi ini komitmen kami, yang salah dipecat. Saya harap dia (Taufik) jadi warga negara yang baik di masyarakat. Saya juga pesan polisi dalam penanganan kasus tak menzalimi," harap Zulkarnain.
Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu Taufik dilakukan karena terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, narkoba, penipuan dan disersi.
"Taufik sebetulnya sudah divonis terkait kasus pencurian, penggelapan, narkoba, tapi tidak pernah masuk. Didiami dan tidak diputus-putus hingga melakukan kejahatan lagi. Dia tertangkap lagi karena terlibat narkoba," papar Zulkarnain.(mcr)
Berita Lainnya
Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pencuri Sepeda Motor di RSUD Bengkalis
Polres Pelalawan Tangkap Perampok Kantor Sawit di Bandar Sei Kijang
Polisi Tindak Tegas Pembakar Lahan 180 Hektar di Bengkalis
Tokoh Agama Riau UAS Perdana Jadi Saksi Sidang Tipikor Abdul wahid
Ancaman Mutasi ASN Warnai Sidang Korupsi Dinas PUPR Riau
Perampokan Brutal di Bandar Sei Kijang, Uang Rp 76 Juta di Kantor Sawit Raib
Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pencuri Sepeda Motor di RSUD Bengkalis
Polres Pelalawan Tangkap Perampok Kantor Sawit di Bandar Sei Kijang
Polisi Tindak Tegas Pembakar Lahan 180 Hektar di Bengkalis
Tokoh Agama Riau UAS Perdana Jadi Saksi Sidang Tipikor Abdul wahid
Ancaman Mutasi ASN Warnai Sidang Korupsi Dinas PUPR Riau
Perampokan Brutal di Bandar Sei Kijang, Uang Rp 76 Juta di Kantor Sawit Raib