PILIHAN
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Pemilik Bakso Mekar Ngotot Tak Jual Bakso Babi, Dewan Minta Pembuktian
PEKANBARU, Riauin.com - Pemilik warung bakso Mekar di Pekanbaru berkali-kali tekankan bahwa dirinya tak menjual bakso mengandung Babi. Namu bukti dari laboratorium berkata sebaliknya. Maka pedagang ini diminta berikan bukti.
Demikian kata Komisi III Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Nofrizal. Dia meminta pedagang bakso mekar untuk membuktikan bahwasanya ia tidak menjual bakso babi, seperti yang diumbarnya ke beberapa media.
Nofrizal secara tegas meminta agar penjual bakso mekar memberikan pembuktian kepada masyarakat, jika ia benar-benar menjual bakso daging sapi bukan bakso daging babi.
"Hasil BPOM itu bukti valid loh, mereka harus buktikan jika membantahnya," paparnya, Rabu (30/8/17).
Lanjut pria yang berasal dari fraksi PAN tersebut, pembuktian yang dilakukan oleh penjual bakso mekar dapat berupa menunjukkan langsung bahwasanya pembuatan bakso terhindar dari daging-daging yang tidak layak, seperti terkontaminasi dengan unsur daging babi.
"Sistem penggilingannya harus jelas dan bisa dilihat masyarakat sehingga masyarakat bisa tahu, selain itu perlu juga ada pendampingan saat membuatnya," paparnya.
Namun yang terpenting Nofrizal menjelaskan, salah satu unsur yang harus dipenuhi oleh pedagang bakso mekar adalah sertifikat surat laik sehat dan juga sertifikat halal.
"Yang terpenting itu, dia harus lengkapi surat laik sehat dan halalnya," tegas Nofrizal. (src)
Demikian kata Komisi III Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Nofrizal. Dia meminta pedagang bakso mekar untuk membuktikan bahwasanya ia tidak menjual bakso babi, seperti yang diumbarnya ke beberapa media.
Nofrizal secara tegas meminta agar penjual bakso mekar memberikan pembuktian kepada masyarakat, jika ia benar-benar menjual bakso daging sapi bukan bakso daging babi.
"Hasil BPOM itu bukti valid loh, mereka harus buktikan jika membantahnya," paparnya, Rabu (30/8/17).
Lanjut pria yang berasal dari fraksi PAN tersebut, pembuktian yang dilakukan oleh penjual bakso mekar dapat berupa menunjukkan langsung bahwasanya pembuatan bakso terhindar dari daging-daging yang tidak layak, seperti terkontaminasi dengan unsur daging babi.
"Sistem penggilingannya harus jelas dan bisa dilihat masyarakat sehingga masyarakat bisa tahu, selain itu perlu juga ada pendampingan saat membuatnya," paparnya.
Namun yang terpenting Nofrizal menjelaskan, salah satu unsur yang harus dipenuhi oleh pedagang bakso mekar adalah sertifikat surat laik sehat dan juga sertifikat halal.
"Yang terpenting itu, dia harus lengkapi surat laik sehat dan halalnya," tegas Nofrizal. (src)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V