PILIHAN
Pemilik Bakso Mekar Ngotot Tak Jual Bakso Babi, Dewan Minta Pembuktian
PEKANBARU, Riauin.com - Pemilik warung bakso Mekar di Pekanbaru berkali-kali tekankan bahwa dirinya tak menjual bakso mengandung Babi. Namu bukti dari laboratorium berkata sebaliknya. Maka pedagang ini diminta berikan bukti.
Demikian kata Komisi III Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Nofrizal. Dia meminta pedagang bakso mekar untuk membuktikan bahwasanya ia tidak menjual bakso babi, seperti yang diumbarnya ke beberapa media.
Nofrizal secara tegas meminta agar penjual bakso mekar memberikan pembuktian kepada masyarakat, jika ia benar-benar menjual bakso daging sapi bukan bakso daging babi.
"Hasil BPOM itu bukti valid loh, mereka harus buktikan jika membantahnya," paparnya, Rabu (30/8/17).
Lanjut pria yang berasal dari fraksi PAN tersebut, pembuktian yang dilakukan oleh penjual bakso mekar dapat berupa menunjukkan langsung bahwasanya pembuatan bakso terhindar dari daging-daging yang tidak layak, seperti terkontaminasi dengan unsur daging babi.
"Sistem penggilingannya harus jelas dan bisa dilihat masyarakat sehingga masyarakat bisa tahu, selain itu perlu juga ada pendampingan saat membuatnya," paparnya.
Namun yang terpenting Nofrizal menjelaskan, salah satu unsur yang harus dipenuhi oleh pedagang bakso mekar adalah sertifikat surat laik sehat dan juga sertifikat halal.
"Yang terpenting itu, dia harus lengkapi surat laik sehat dan halalnya," tegas Nofrizal. (src)
Demikian kata Komisi III Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Nofrizal. Dia meminta pedagang bakso mekar untuk membuktikan bahwasanya ia tidak menjual bakso babi, seperti yang diumbarnya ke beberapa media.
Nofrizal secara tegas meminta agar penjual bakso mekar memberikan pembuktian kepada masyarakat, jika ia benar-benar menjual bakso daging sapi bukan bakso daging babi.
"Hasil BPOM itu bukti valid loh, mereka harus buktikan jika membantahnya," paparnya, Rabu (30/8/17).
Lanjut pria yang berasal dari fraksi PAN tersebut, pembuktian yang dilakukan oleh penjual bakso mekar dapat berupa menunjukkan langsung bahwasanya pembuatan bakso terhindar dari daging-daging yang tidak layak, seperti terkontaminasi dengan unsur daging babi.
"Sistem penggilingannya harus jelas dan bisa dilihat masyarakat sehingga masyarakat bisa tahu, selain itu perlu juga ada pendampingan saat membuatnya," paparnya.
Namun yang terpenting Nofrizal menjelaskan, salah satu unsur yang harus dipenuhi oleh pedagang bakso mekar adalah sertifikat surat laik sehat dan juga sertifikat halal.
"Yang terpenting itu, dia harus lengkapi surat laik sehat dan halalnya," tegas Nofrizal. (src)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas