Puluhan Orang Diduga Suruhan PT DSI Membabi Buta di Dayun Dibubarkan Polisi
Dalam serangan mendadak itu, seorang warga mengalami luka ringan akibat pukulan
.jpg)
"Kalau saya tidak salah ada satu orang cedera ringan kena pukul tangannya, mungkin dia menangkis. Karena mereka yang datang itu semuanya memakai alat semacam kayu pentungan yang sudah diruncingkan. Langsung datang, langsung memukul, tidak ada bicara apapun," ungkap M Dasrin lagi.
Berdasarkan pengamatan M Dasrin, orang diduga suruhan PT DSI itu bukanlah warga setempat, melainkan gabungan antara orang Flores dan orang Nias.
"Tidak ada warga disini, kayaknya itu gabungan antara orang Flores dan orang Nias," ucapnya.
Dijelaskan M Dasrin, sekelompok orang itu datang menggunakan satu unit mobil yang berjumlah puluhan orang. Kemudian aksi mereka berhenti usai ketika polisi datang.
"Setelah itu Kapolres datang untuk membubarkan. Kapolres mengatakan dia tidak ingin hal ini terulang kembali dan dia mengatakan bagaimana caranya melakukan mediasi antara pemilik," jelas M Dasrin.
Usai kedatangan Polisi, suasana di lokasi cenderung kondusif, namun kata Dasrin, mereka yang menyerang tersebut masih berada di lahan milik PT DSI.
"Kapolres menjamin sudah kondusif, sudah diusir dia dari situ," pungkas M Dasrin.
Terkait peristiwa ini, Kapolres Siak, AKBP Ronald Sumaja ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.
"Saya di TKP, perlu saya konfirmasi kejadiannya upaya pendudukan oleh karyawan PT DSI. Belum terjadi kontak fisik, karena pihak ex PT Karya Dayun mampu menahan diri/tidak terpancing," kata Ronald.
Dijelaskan Ronald, saat ini pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap orang-orang tersebut yang terdiri dari orang Flores dan Melayu.
"Mereka sudah didatakan dan sementara standby di lahan PT DSI. 30 orang dari berbagai suku (Flores, Melayu)," ucapnya.
Terpisah, Ketua DPP LSM Perisai selaku yang dikuasakan oleh warga pemilik lahan, Sunardi SH menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Siak dan segenap jajaran yang telah berupaya dengan sigap untuk memberikan pengamanan. Sehingga, peristiwa ini tidak sampai terjadi bentrokan antara pihak PT DSI dengan warga pemilik lahan.
"Saat ini, pihak kepolisian Polres Siak telah memberikan pengamanan sampai dengan kondisi benar-benar kondusif," tegas Sunardi.-dnr
Berita Lainnya
Petugas Damkar Pekanbaru Lokalisir Kebakaran di Tobek Godang, Kos-kosan dan Rumah Makan Selamat
Tujuh Mobil Pemadam Dikerahkan, Api di Permukiman Padat Adi Sucipto Berhasil Dipadamkan
Akses Sulit Hambat Penanganan Karhutla di Pelalawan, Tim Tempuh Perjalanan Hingga 8 Jam
PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad ABK yang Hilang di Selat Rupat
Microsleep di Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Picu Kecelakaan Fatal, Dua Orang Tewas
Petugas Damkar Pekanbaru Lokalisir Kebakaran di Tobek Godang, Kos-kosan dan Rumah Makan Selamat
Tujuh Mobil Pemadam Dikerahkan, Api di Permukiman Padat Adi Sucipto Berhasil Dipadamkan
Akses Sulit Hambat Penanganan Karhutla di Pelalawan, Tim Tempuh Perjalanan Hingga 8 Jam
PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad ABK yang Hilang di Selat Rupat
Microsleep di Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Picu Kecelakaan Fatal, Dua Orang Tewas