Korban Tertimbun Akibat Gempa Cianjur Diperkirakan Masih Ada di 4 Titik
RIAUIN.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memperkirakan masih ada korban-korban yang tertimbun imbas bencana gempa bumi di empat titik di Kabupaten Cianjur.
Keempat titik itu terletak di Kampung Cugenang, Rawa Cina Desa Nagrak, Salakawung Desa Sarampat, dan Warung Sate Sinta. Hal ini disampaikannya berdasarkan data BNPB.
"Lokasi ini termasuk wilayah terdampak terberat, banyak bangunan runtuh," kata Muhadjir dalam keterangannya, Kamis (24/11) dikutip dari cnnindonesia.
BPBD: 956 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa Cianjur
Muhadjir menilai sejauh ini tidak ada kendala dalam proses pencarian karena titik evakuasi masih bisa dijangkau. Namun, memang titik evakuasi cukup luas dan dalam, sehingga membutuhkan waktu dalam proses pencariannya.
"Jika menggunakan alat berat dikhawatirkan akan mengenai korban," ujar dia.
Muhadjir memastikan pemerintah masih berfokus mengutamakan evakuasi korban, baik korban luka maupun meninggal. Selain itu, pemerintah juga melakukan perbaikan infrastruktur vital yang terputus akibat reruntuhan.
"Mudah-mudahan masih ada yang bisa diselamatkan. Dan untuk infrastruktur vital sudah beberapa kita selesaikan terutama jalur nasional, kemudian jalur kabupaten dan jembatan yang terputus juga sudah ditangani oleh Kementerian PUPR," tuturnya.
Lebih lanjut, Muhadjir menyatakan pemerintah tengah mendata rumah yang rusak ringan, sedang hingga berat. Dia memerintahkan pihak terkait mendata secepat mungkin agar dapat segera dilakukan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Saya sudah menginstruksikan jajaran Basarnas, pemda, BNPB dan lainnya untuk segera mendata jumlah rumah yang rusak dan segera diklasifikasi rusaknya, agar ketika masa tahap tanggap bencana yang kira-kira akan berlangsung sekitar tiga minggu ini kita upayakan langsung menuju tahap rehab-rekon. Dengan demikian, penderitaan para korban tidak terlalu lama," kata dia.
Diberitakan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11).
Gempa ini terasa hingga kawasan Jabodetabek. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (23/11), jumlah korban jiwa yang tercatat mencapai 271 orang dan masih ada 40 orang hilang. (*)
Berita Lainnya
Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global