Lewat 10 Program Pembinaan Kemandirian, Lapas Padang Latih Napi Terampil Berwirausaha
RIAUIN.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melatih narapidana untuk terampil berwirausaha melalui sepuluh program pembinaan kemandirian yang digulirkan pihaknya.
"Lapas Padang memiliki sepuluh program kemandirian untuk melatih narapidana menciptakan berbagai produk serta kerajinan yang bernilai jual," kata Kepala Lapas Padang Era Wiharto, di Padang, Minggu.
Ia merinci sepuluh program kemandirian tersebut adalah pembuatan sendal hotel, desain interior, kemandirian pertanian berupa budidaya kangkung, dan jasa pengelasan.
Kemudian jasa pangkas rambut, jasa cucian, jasa perikanan berupa budidaya lele, jasa perkayuan yang menghasilkan perabot, pembuatan roti (bakery), serta anyaman lidi yang menghasilkan tatakan buah.
"Kegiatan membuat produk atau jasa bergulir setiap hari, sesekali mereka juga dibekali dengan berbagai materi terkait strategi pemasaran dan manajemen dasar," jelasnya dikutip dari antara.
Ia mengatakan dalam program yang diikuti oleh puluhan narapidana itu pihaknya bekerjasama dengan berbagai pihak ketiga atau instansi terkait, salah satunya Balai Latihan Kerja (BLK) Padang milik Kementerian Ketenagakerjaan.
"Melalui program kemandirian ini para warga binaan bisa memperoleh kemampuan serta keterampilan untuk menciptakan suatu produk atas jasa terkait," jelasnya.
Era mengatakan produk buatan narapidana tidak bisa dipandang sebelah mata, karena telah terbukti memiliki kualitas sehingga diminati oleh pasar.
Sebut saja kegiatan produksi sendal hotel yang kini telah digunakan oleh berbagai hotel, penginapan, atau rumah sakit. Dalam sebulan Lapas Padang 15.000-17.000 pasang sendal.
Dari sepuluh kegiatan yang digulirkan sejak Januari hingga Agustus 2022 Lapas Padang telah menyetor uang Rp20 juta ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Meskipun memiliki nilai ekonomi, namun orientasi kami bukanlah pada aspek bisnis melainkan pembinaan serta pelatihan bagi warga binaan," jelasnya.
Ia mengatakan Lapas Padang akan terus menghadirkan kegiatan produktif, serta memperluas jangkauan program ke depannya agar bisa melibatkan lebih banyak narapidana. (*)
Berita Lainnya
Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Solok Terdampak Galodo, Pemkab Inventarisasi Kerusakan
Hujan Deras di Gunung Talang Solok Picu Galodo, Kawasan Arosuka Tertimbun Material Longsor
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Solok Terdampak Galodo, Pemkab Inventarisasi Kerusakan
Hujan Deras di Gunung Talang Solok Picu Galodo, Kawasan Arosuka Tertimbun Material Longsor
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo