Bukittinggi Diguncang Gempa Magnitudo 2,9
RIAUIN.COM- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,9 mengguncang Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat (16/9), pukul 23.54 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di darat 7 km barat daya Bukittinggi.
"Pusat gempa berada di darat 7 km barat daya Bukittinggi. Kedalaman 10 Km," tulis BMKG dalam akun Twitter resminya @infoBMKG dikutip dari cnnindonesia.
Gempa itu dirasakan warga dengan skala II-III MMI di Bukittinggi.
Mengutip situs BMKG, skala II MMI berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
#Gempa Dirasakan Magnitudo: 2.9, Kedalaman: 10 km, 16 Sep 2022 23:54:23 WIB, Koordinat: 0.36 LS-100.33 BT (Pusat gempa berada di darat 7 km BaratDaya Bukittinggi), Dirasakan (MMI): II - III Bukittinggi #BMKG https://t.co/OiHiTwvX8x
— BMKG (@infoBMKG) September 16, 2022
Sementara, skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Sejauh ini, belum ada laporan tentang kerusakan atau korban akibat gempa bumi tersebut. (*)
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif