Gerakan Tanam Cabai Dicanangkan untuk Tekan Inflasi di Pasaman Barat
RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencanangkan gerakan menanam cabai di daerah itu dalam rangka menekan dan mengendalikan laju inflasi.
Bupati Pasaman Barat Hamsuardi di Simpang Empat, Senin mengatakan saat ini harga bahan pokok seperti cabai yang saat ini berada dikisaran Rp90 ribu hingga 100 ribu rupiah per kilogramnya.
Untuk itu, kata dia, Pemkab Pasaman Barat mencanangkan gerakan menanam cabai di perkarangan kantor dan rumah bagi para ASN dan masyarakat.
Ia menegaskan, pencanangan sekaligus penyuluhan dan simulasi dari balai pertanian tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Pasaman Barat dalam mengendalikan laju inflasi yang cukup tinggi.
Sehingga kedepannya laju inflasi di Pasaman Barat dapat dikendalikan. Pihaknya juga akan memfasilitasi penanaman cabai tersebut.
"Pemkab Pasaman Barat akan memfasilitasi penanaman cabai tersebut. Saya sangat berharap, mari kita manfaatkan perkarangan kita untuk mengendalikan laju inflasi di Pasaman Barat," tegasnya.
Ia berharap dan menghimbau seluruh ASN dan masyarakat Pasaman Barat di setiap rumah menanam 20 pot atau 20 batang cabai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing.
"Kita yakin kita semua mau menanam cabai, diharapkan satu rumah menanam cabai 20 pot atau 20 batang, dan yakinlah itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing. Harapan kita tiga bulan kedepan seluruh ASN dan masyarakat tidak lagi membeli cabai," sebutnya dikutip dari antara.
Selain itu ia juga berharap kerjasama dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pasaman Barat yang merupakan mitra kerja pemerintah sehingga upaya tersebut betul-betul dapat terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk gerakan ini juga kita harap kerjasama dari PKK Pasaman Barat sehingga betul-betul dapat terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat. Kita berharap gerakan ini dapat berjalan optimal dan diikuti oleh seluruh ASN dan masyarakat," harapnya.
Ia menjelaskan gerakan menanam cabai ini, juga dibarengi dengan aktifnya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan, karena memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di wilayah kerjanya.
BPP kedepan juga akan dijadikan sebagai pusat pembelajaran pertanian. Setiap kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat juga akan menerapkan gerakan menanam cabai.
Pada pencanangan gerakan tersebut Bupati Hamsuardi dan Wakil Bupati Risnawanto serta Ketua TP PKK Ny. Titi Hamsuardi menyerahkan bibit cabai ke seluruh camat se-Pasaman Barat dan juga kepada seluruh ASN. (*)
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif