Kantor Imigrasi Beri Layanan Paspor Masuk Desa di Pasaman Barat
RIAUIN.COM - Pelayanan paspor masuk desa oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam pada hari kedua di Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat diikuti dengan pelayanan kesehatan, Rabu.
"Kita mengucapkan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam dan Pemkab Pasaman Barat yang bekerja sama memberikan kemudahan kepada masyarakat mengurus paspor," kata anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama di Koto Baru Pasaman Barat, Rabu.
Ia mengatakan dengan adanya pelayanan paspor di nagari atau desa akan mempermudah masyarakat mengurus paspor dengan terbantunya waktu dan biaya jika mengurus ke Bukittinggi.
Menurutnya sistem pelaksanaan yang dikoordinir oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat juga sangat cerdas, terlihat dalam layanan ini juga terdapat layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Ophir serta adanya layanan perbankan berupa Mobil Unit dari Bank Nagari Cabang Simpang Empat untuk membantu mempermudah proses pembayaran ditempat oleh masyarakat pemohon.
"Pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Lanjutkan sinergitas ini dengan Imigrasi demi mengakomodir masyarakat Pasaman Barat dalam mengurus paspor," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ade Rizki Pratama bersama Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto juga meninjau ke lokasi layanan kesehatan dan melaksanakan proses pengecekan kesehatan dengan dokter yang bertugas dilanjutkan meninjau proses kerja Mobil Unit Bank Nagari di teras masuk Kantor Camat Luhak Nan Duo.
Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto menyampaikan bahwa layanan ini bentuk komitmen pemerintah hadir dalam membantu masyarakat.
"Program kerjasama dengan kantor Imigrasi ini sudah sering kita laksanakan di kantor bupati dan Kantor Kesbangpol sebelumnya, akan tetapi di momen ulang tahun kemenkumham dilaksanakan layanan di kecamatan dengan judul Paspor Masuk Desa," ujarnya dikutip dari antara.
Ia menyebutkan berdasarkan data dari Kesbangpol sudah lebih dari seribu paspor terbit di Pasaman Barat menggunakan layanan sebelumnya yang dinamakan Eazy Paspor.
Untuk layanan saat ini mempunyai target 77 orang masyarakat pemohon paspor sesuai dengan momen hari ulang tahun Kemenkumham Republik Indonesia yang ke-77 tersebut. Dari data pemohon semuanya untuk tujuan persiapan ibadah umroh.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam Qriz Pratama mengatakan layanan paspor di Kecamatan Luhak Nan Duo merupakan layanan kedua setelah sehari sebelumnya diadakan di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang.
"Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hari Dharma Karya Dhika, dimana imigrasi memberikan pelayanan paspor masuk desa yang diagendakan dua hari berturut-turut di Kecamatan Lembah Melintang dan di Kecamatan Luhak Nan Duo," sebutnya.
Dengan adanya layanan paspor ini, katanya bisa melayani masyarakat yang jauh dari kantor Imigrasi di Bukittinggi. (*)
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif