Nelayan di Pariaman Temukan Mayat di Laut, Dievakuasi BPBD
RIAUIN.COM - BPBD Kota Pariaman, Sumatera Barat mengevakuasi mayat yang ditemukan nelayan di laut berjarak sekitar dua mil dari pantai yang lokasinya di Gabuo Payang atau antara Pulau Tangah dengan Pulau Bando.
Dari informasi yang diperoleh mayat tersebut merupakan warga Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman Ade Maulana (19) yang hanyut di Sungai Batang Tapakih pada Minggu (12/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
"Sekitar pukul 08.00 WIB ada nelayan yang menelpon dan mengabarkan bahwa dirinya menemukan mayat," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Pariaman Jasman Amin di Pariaman, Selasa dikutip dari antara.
Ia mengatakan setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya mengerahkan empat anggota BPBD dan satu kapal untuk melakukan penjemputan dengan jarak tempuh ke lokasi sekitar 30 menit.
Setelah sampai di Pantai Pariaman mayat tersebut dibawa ke RSUD Pariaman untuk dilakukan identifikasi oleh pihak keluarga.
Sementara itu, Wali Korong Batang Gadang, Nagari Tapakih Ismail membenarkan mayat tersebut merupakan warganya yang bernama Ade yang hanyut di sungai pada Minggu.
"Setelah melihat ciri-cirinya kami memastikan itu memang warga kami," katanya.
Ia menyebutkan adapun ciri-ciri pada mayat tersebut yaitu menggunakan baju hitam belang, tahi lalat di leher, serta bentuk fisik lainnya.
Pihak keluarga meminta pihak RSUD Pariaman untuk membersihkan tubuh mayat serta mengafaninya. Setelah itu pihak keluarga akan membawa mayat ke rumah duka. (*)
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif