• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli
06 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
05 Juli 2026
Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang
05 Juli 2026
Sehari Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Sempat Umumkan Festival Perjodohan 4.700 Janda
05 Juli 2026
LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah
05 Juli 2026

  • Home
  • Nasional

Banjir Impor Alat Kesehatan, Kemenkes: Dokter Berpendapat Alkes Dalam Negeri Tak Bermutu

Redaksi

Jumat, 08 April 2022 19:44:09 WIB
Cetak
Ilustrasi

RIAUIN.COM - Realisasi alat kesehatan (alkes) buatan Indonesia masih sangat rendah. Hal itu juga yang disoroti Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi belum lama ini meluapkan kejengkelannya terkait banyaknya alkes yang masih diimpor.

Menanggapi hal itu, Staf Khusus Menteri Kesehatan bidang Ketahanan Industri Obat dan Alkes, Laksono Trisnantoro mengungkapkan penyebab maraknya impor alkes. Ia menyampaikan salah satu penyebabnya ada persepsi di kalangan dokter dan rumah sakit, produk alkes luar negeri lebih baik dari produk dalam negeri.

"Ini dokter banyak yang berpendapat bahwa alat dalam negeri itu tidak bermutu atau kurang baik dibanding dengan milik Jerman atau Jepang. Bahkan dulu China pun dianggap jelek, tapi sekarang dianggap baik," jelasnya, saat acara virtual Mengapa Alat Kesehatan Indonesia Belum Mandiri Juga?, Jumat (8/4/2022) dikutip dari detik.

Laksono mengatakan persepsi akan merek di kalangan dokter itu sangat penting untuk alkes. Terlebih, jarang ada kampanye bangga bangga membeli buatan alat sendiri di kalangan dokter.

"Karena yang pakai alkes itu dokter, lho, bukan pembeli langsung. Saya sebagai pasien tidak akan minta 'ini plat besi saya untuk ortopedi pakai buatan Indonesia', tidak. Itu adalah buatan Jerman ada buatan Pakistan, pasien tidak tahu. Yang tahu siapa? Dokternya," tutur dia.

Selain persepsi dokter, Laksono menyampaikan penyebab impor alkes itu karena e-katalog tidak efektif. Kemudian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk alkes masih bermasalah atau belum jadi.

"TKDN untuk alkes itu masih menggunakan yang Kemenperin 2011 pembuatannya," katanya.

Ia membenarkan apa yang disampaikan Jokowi soal impor ini. "Tapi kenyataannya memang situasinya masih dari segi e-katalog, TKDN belum beres dan juga kultur dalam rumah sakit itu masih senang (produk) luar negeri," pungkas dia.

Sementara itu, Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari mengungkapkan penyebab dilakukan impornya alkes karena sulitnya mencari bahan baku untuk membuat alkes di dalam negeri. Salah satu bahan baku itu adalah stainless steel 316l.

Indonesia memang terhitung sebagai pengekspor stainless steel terbesar di dunia, tapi stainless steel jenis tertentu tidak serta merta ditemukan.

"Kita memang ada industri yang pengekspor stainless steel terbesar di dunia, yaitu di Morowali," katanya.

Dini mencoba mencari stainless steel jenis yang dibutuhkan itu di Morowali, namun tidak mendapatkannya,

"Kami mencoba mencari untuk stainless steel jenis produk tertentu. Walaupun terbesar ada di Morowali ternyata stainless steel jenis yang diperlukan tidak diproduksi di Morowali, karena Morowali itu jenis stainless steel-nya tinggi bagus, tapi diekspor," kata Dini lagi.

Ia menegaskan mencari bahan baku yang sesuai kualifikasi tidak mudah. Makanya impor masih terus dilakukan. Bahkan bisa dikatakan ketergantungan.

Maka dari itu, ia berharap tidak terjadi faktor yang membuat impor itu berhenti. Walaupun saat ini bisa dikatakan ada ancaman dari luar yang mempengaruhi impor, seperti perang Rusia dan Ukraina. (*)
 


 Editor : Nab


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli

KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby

KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata

Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang

LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah

KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing

Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli

KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby

KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata

Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang

LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah

KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
  • 2 KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
  • 3 Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang
  • 4 Sehari Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Sempat Umumkan Festival Perjodohan 4.700 Janda
  • 5 LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah
  • 6 Benteng Roboh, Injury Time Juprizal
  • 7 KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing
  • 8 Kasus Korupsi di Kuansing Diduga Berbuntut Panjang, 8 Sektor Basah Masuk Radar Penyelidikan
  • 9 Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
Terkini +INDEKS

DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Lantik Ketua RT dan RW Terpilih

06 Juli 2026
Penyelamatan Aset Bersejarah, LKD Pekanbaru Minta OPD Segera Amankan Arsip Statis
06 Juli 2026
KPK Beruntun Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Telusuri Aliran Dana Suap Suhardiman Amby
06 Juli 2026
Daftar Ulang SMP Negeri Pekanbaru Mulai 6 Juli, Proses Dipastikan Bebas Biaya
06 Juli 2026
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Tata Kelola Dokumentasi Hukum dari Kanwil Kemenkumham Riau
06 Juli 2026
Evolusi Skutik Sporti Terbaru, Capella Honda Riau Resmi Hadirkan New Honda Vario Evo 160 di Riau
06 Juli 2026
Pemprov Riau Matangkan Verifikasi Kelayakan 4.863 Rumah Penerima Renovasi Swadaya
06 Juli 2026
DPRD Riau Desak Pemerintah Provinsi Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan
06 Juli 2026
Usut Aliran Uang Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Buru Keterangan Ajudan Pangdam
06 Juli 2026
Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli
06 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved