Kasus Narkoba dan Asusila Tinggi, Ini Imbauan Kajari Bukittinggi
RIAUIN.COM - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bukittinggi Sumatera Barat, Ferizal mengimbau dan mengingatkan warga setempat untuk mewaspadai tingginya kasus narkoba dan asusila yang terjadi.
Ferizal yang baru selama tiga minggu bertugas di Kota Bukittinggi menyampaikan imbauannya saat memimpin Tim IV Safari Ramadan Kota Bukittinggi, Selasa (05/04) malam.
"Saya mendapatkan informasi bahwa Kota Bukittinggi saat ini rawan terhadap kasus penyalahgunaan narkoba dan tindakan asusila, tolong jadikan perhatian kita semua dan awasi serta antisipasi," katanya dikutip dari antara.
Ia mengatakan langkah antisipasi harus dilakukan sejak saat ini dan dimulai dari diri sendiri dan keluarga terdekat.
"Dengan Ramadan ini, kita berusaha menjaga diri sendiri dan keluarga, tingkatkan selalu kewaspadaan, ini salah satu atensi Kejari untuk pencegahan tindakan yang menyalahi hukum," katanya.
Menurutnya, diperlukan kader dari setiap daerah untuk mensosialisasikan pencegahan tindakan berlawanan dengan hukum di Kota Bukittinggi.
Ia mengatakan Kejari akan membentuk kawasan sadar hukum untuk pencegahan tindakan pidana dan diperlukan perhatian khusus dari seluruh kalangan.
"Maraknya narkotika jenis sabu-sabu dan ganja dapat dicegah dari diri sendiri dengan memahami dampaknya, Bukittinggi sebagai kota tujuan wisata banyak mengundang wisatawan untuk menikmati keindahan alam, kita senang jika tujuan baik tapi jika dibarengi dengan membawa narkotika dan membawa ajaran yg bertentangan ideologi bangsa, harus dilawan," jelasnya.
Ferizal menambahkan tentang Peran dan fungsi kejaksaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi tindak pidana di Kota Bukittinggi melalui beragam program pendekatan kepada masyarakat.
"Salah satu Program kita mengedepankan pencegahan yatu Restoratif Justice, yaitu mengatasi membludaknya terpidana dengan cara penyelesiaian perkara di luar persidangan," kata dia.
Tim IV Safari Ramadan mewakili Pemkot Bukittinggi mengunjungi Masjid Jamik Gantiang Sawah Laweh yang diisi oleh Kepala Kejaksaan Negeri, Ferizal, Noverdi dari Kepala Dinas Penanaman Modal, Martius dari Kepala Dinas Kebakaran, Sustinna dari Kepala BKPSDM, Albertiusman dari Bapelitbang, Leny Herlinda dari Kepala Bagian Hukum dan M Ridwan dari BKPSDM. (*)
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif