Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kepala Terpisah dengan Badan, Warga Temukan Mayat Remaja di Kebun PT PAL Inhu
RIAUIN.COM - Polisi terus melakukan proses penyelidikan terhadap penemuan sesosok mayat remaja laki-laki berumur 14 tahun yang diduga korban pembunuhan.
Penemuan mayat tersebut terjadi di Kebun Kelapa Sawit PT Panca Agrol Lestari (PT PAL) Divisi I Blok B16 Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
"Sejumlah barang bukti sudah kita sita dan kasusnya dalam proses penyelidikan," kata Kapolres Inhu AKBP Alponso Bachtiar melalui Paur Humas Aipda Misran, Rabu (1/9/2021).
Kronologis kejadian, lanjut Misran, pada Jumat (27/8/2021) sekira pukul 10.00 WIB, korban meminta izin kepada ibunya untuk pergi keluar bermain game di simpang Perumahan Divisi I.
Sekitar pukul 11.00 WIB, korban pulang untuk makan lalu pergi lagi untuk main game. Pukul 14.00 WIB, ayah korban bersama anaknya Arikson pulang dari kerja memanen sawit PT PAL.
Hingga pukul 18.00 WIB, korban belum juga pulang, sehingga orangtua korban mencari dimana anaknya sembari menanyakan kepada tetangga. Meski sudah berupaya dicari di seputar perumahan, namun korban tidak ditemukan juga hingga malam hari.
Kemudian, kata Misran, pencarian korban dilanjutkan Sabtu (28/8/2021) hingga Minggu (29/8/2021) bersama-sama dengan karyawan PT PAL, namun tetap saja korban tidak ditemukan.
"Senin (30/8/2021) sekira pukul 09.00 WIB, Karishma dan Robinhod Marbun bersama 5 orang karyawan PT PAL lainnya melakukan pencarian di Divisi I Blok B 16," jelasnya.
Saat sampai di TKP, sejumlah warga yang mencari korban mencium bau bangkai di kebun PT PAL.
"Warga menemukan kepala tanpa badan. Tak jauh dari tempat itu juga ditemukan bagian tubuh korban yang masih menggunakan pakaian celana pendek hitam dan baju kemeja motif kotak-kotak warna hijau. Sama seperti pakaian terakhir yang dipakai korban," jelasnya.
Setelah menemukan mayat tersebut, warga kemudian melaporkan ke Polsek Batang Gansal guna pengusutan lebih lanjut.
"Dugaan sementara, korban tewas karena dibunuh," jelas Misran.--gus.
Berita Lainnya
Kasus Penipuan Proyek Batu Bara Rp495 Juta, Ayah Selebgram di Pekanbaru Jadi Tersangka
Sisir Sungai Kuantan, Tim Gabungan Polsek Cerenti Tutup Paksa Tambang Ilegal
Tahanan Narkotika Kabur, Petugas Lapas Pasir Pangarayan Diperiksa Internal
Polresta Pekanbaru Jadwalkan Pemeriksaan Kepala Sekolah SMK Terkait Laporan Penganiayaan Siswi
Pengadilan Tinggi Riau Perberat Vonis Korupsi Abdul Wahid Jadi 4 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta
Polres Siak Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Kandis, Pemasok Utama Masih Diburu
Kasus Penipuan Proyek Batu Bara Rp495 Juta, Ayah Selebgram di Pekanbaru Jadi Tersangka
Sisir Sungai Kuantan, Tim Gabungan Polsek Cerenti Tutup Paksa Tambang Ilegal
Tahanan Narkotika Kabur, Petugas Lapas Pasir Pangarayan Diperiksa Internal
Polresta Pekanbaru Jadwalkan Pemeriksaan Kepala Sekolah SMK Terkait Laporan Penganiayaan Siswi
Pengadilan Tinggi Riau Perberat Vonis Korupsi Abdul Wahid Jadi 4 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta
Polres Siak Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Kandis, Pemasok Utama Masih Diburu