Warga Pasaman Barat Geger, Harimau Sumatera Muncul dan Buntuti Pekerja Perkebunan
RIAUIN.COM - Seekor harimau Sumatera tiba-tiba muncul di perkebunan kelapa sawit dan membututi mobil pick up yang melintas di areal perkebunan milik PT Pasaman Marama, Pasaman Barat, Sumatera Barat. Dalam unggahan video amatir, terlihat harimau tersebut keluar dari semak-semak dan membuntuti mobil pekerja perkebunan yang mengangkut hasil panen. Kejadian tersebut sempat direkam oleh salah seorang pekerja yang berada di dalam mobil itu.
Atas kejadian itu, warga telah melapor ke Balai Konservasi Sumberdaya Daya Alam (BKSDA) Pasaman Barat untuk segera menangkap harimau yang berkeliaran tersebut. Menanggapi laporan dari warga tersebut, tim BKSDA langsung bergerak menuju lokasi untuk memasang kamera pengintai serta perangkap untuk menangkap harimau tersebut.
Rencananya, setelah ditangkap harimau tersebut akan dilepasliarkan ke habitatnya yang jauh dari perkebunan dan pemukiman warga. BKSDA juga melarang warga untuk beraktifitas di sekitar perkebunan dan menjauhi lokasi perkebunan sebelum harimau tersebut ditangkap.
Pengendali Ekosistem BKSDA Sumatera Barat, Ade Putra menegaskan bahwa harimau tersebut tidak mungkin untuk diusir karena disekeliling areal perkebunan terdapat sejumlah pemukiman warga.
"Pengusiran tidak dapat kita lakukan karena lokasi kemunculan satwa ini berada kurang lebih 6 kilometer dari kawasan hutan lindung terdekat dan disekeliling areal perkebunan ini terdapat beberapa pemukiman warga sehingga kita memutuskan untuk mengevakuasi satwa dengan menggunakan dua unit perangkap," ujar Ade Putra, Kamis, (15/7/2021).
Ade juga menambahkan bahwa, harimau yang berkeliaran tersebut masih muda dan berusaha untuk mencari makan disekitar perkebunan.
"Dugaan sementara, berdasarkan hasil kamera trap harimau tersebut berusia kurang lebih satu tahun," tutupnya. -dn
Berita Lainnya
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Enam Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Terima Ijazah
Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh Total Akibat Longsor di Pangkalan, Masyarakat Diminta Cari Jalan Alternatif