PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Pengamat Sebut Kasus Teror pada Novel Baswedan Sudah Jelas Arahnya
JAKARTA, Riauin. com -- Pengamat hukum dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hajar mengatakan, penyelidikan suatu kasus oleh kepolisian boleh saja diarahkan ke mana pun, sepanjang ada indikasi dan bukti petunjuk. Namun, menurutnya untuk kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan sudah jelas arahnya.
"Dalam kasus teror Novel, itu sudah jelas arahnya. Yaitu pihak-pihak yang langsung atau tidak langsung berkaitan dengan penanganan kasus korupsi di KPK yang ditangani Novel," kata Fickar saat dihubungi wartawan, Sabtu (15/4).
Fickar melanjutkan, dalam membongkar kasus tersebut, menurutnya polisi harus melihat kerangka yang besar, yakni pelemahan terhadap KPK. Terlebih, selama ini yang kerap mendapat teror bukan hanya penyidik dan pegawai pada KPK, melainkan juga pimpinan lembaga antikorupsi tersebut.
Sebelumnya, pada Selasa (11/4) pagi, saat pulang berjamaah shalat subuh di masjid, penyidik KPK Novel Baswedan disiram air keras di wajahnya oleh dua pria tak dikenal. Akibat penyiraman tersebut, Novel mengalami gangguan pada mata kirinya. Saat ini, Novel harus menjalani perawatan di Singapura.
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan kemudian sempat menanyai seputar bisnis hijab dan gamis istri Novel terkait peristiwa tersebut.(rol)
"Dalam kasus teror Novel, itu sudah jelas arahnya. Yaitu pihak-pihak yang langsung atau tidak langsung berkaitan dengan penanganan kasus korupsi di KPK yang ditangani Novel," kata Fickar saat dihubungi wartawan, Sabtu (15/4).
Fickar melanjutkan, dalam membongkar kasus tersebut, menurutnya polisi harus melihat kerangka yang besar, yakni pelemahan terhadap KPK. Terlebih, selama ini yang kerap mendapat teror bukan hanya penyidik dan pegawai pada KPK, melainkan juga pimpinan lembaga antikorupsi tersebut.
Sebelumnya, pada Selasa (11/4) pagi, saat pulang berjamaah shalat subuh di masjid, penyidik KPK Novel Baswedan disiram air keras di wajahnya oleh dua pria tak dikenal. Akibat penyiraman tersebut, Novel mengalami gangguan pada mata kirinya. Saat ini, Novel harus menjalani perawatan di Singapura.
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan kemudian sempat menanyai seputar bisnis hijab dan gamis istri Novel terkait peristiwa tersebut.(rol)
Berita Lainnya
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto