• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026

  • Home
  • Kampar

Tinjau Kolam Limbah PT KAP

Ribuan Ikan Mati Mengapung, Wakil Ketua DPRD: Kalau Terbukti Ini Kejahatan Lingkungan

Redaksi
Rabu, 08 April 2020 09:31:23 WIB
Cetak
Wakil Ketua DPRD Kampar, Repol, menunjukkan contoh ikan yang mati di Sungai Sikijang. (F: Net)

BANGKINANG, Riauin.com - Masyarakat  Desa Bencah Kelubi resah. Pasalnya Sungai Sikijang yang berada di desa tersebut dipenuhi dengan ribuan ikan yang mati mengapung sejak Senin (6/4/2020) lalu. Warga pun mengadukannya ke DPRD Kampar.

Atas laporan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Repol bersama Sekretaris Komisi I, Harsono, didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar turun ke lokasi kejadian, Selasa (7/4/2020) siang.

Mereka akan membuktikan apakah keadaan Sungai Sikijang yang bermuara ke Sungai Tapung itu banyak terdapat ikan mati mengapung seperti dilaporkan. Saat itu tampak Camat Tapung Amri Yudo, Kepala Desa Bencah Kelubi Jusmar dan tokoh masyarakat Bencah Kelubi Khairul Amri, ikut menemani rombongan. 

Sesampai di pinggir sungai beberapa orang warga dan nelayan sudahterlihat berkumpul. Mereka termenung melihat ikan-ikan yang mengapung di permukaan sungai dalam keadaan mati. Sungai yang merupakan tempat mencari nafkah masyarakat juga terlihat keruh.

Sebagian membawa alat penangkap ikan tradisional seperti jala, pukat dan tombak. Beberapa warga diantaranya ibu-ibu itu langsung bercerita bahwa sehari sebelumnya ikan yang mati cukup banyak, diperkirakan ribuan ekor. Ikan tersebut mengapung di permukaan.

Salah seorang nelayan, Azwir (48) mengungkapkan, ikan mati yang mengapung sudah berlangsung dua hari. Diantara jenis ikan yang mati adalah ikan silais, baung, geso, motan dan pawe.

Ia mengaku heran karena alat penangkap ikan yang dipasang di dalam sungai ditutupi material semacam lumpur dan lengket. "Jaring pangilau (alat penangkap ikan red) macam jadi dinding, lengket, mungkin itu limbah. Harapan kita supaya limbah ini jangan diturunkan ke sungai," ujar Azwir.

Terlihat Wakil Ketua DPRD Kampar Repol, Camat Tapung dan Kades  mengumpulkan beberapa bangkai ikan yang mati dan memperlihatkan ke media.

Masyarakat setempat menduga ikan mati karena pembuangan limbah pabrik kelapa sawit yang baru didirikan tujuh bulan lalu di desa itu.

Setelah mendapat penjelasan warga, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Repol bersama Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Kampar Harsono langsung bergerak menuju PT Kencana Agro Persada (KAP) yang tak jauh dari lokasi ditemukannya ikan mati.

Di pabrik ini Repol dan rombongan disambut pihak perusahaan diantaranya Kepala Pabrik Wagino, Kepala Tata Usaha Irfan dan staf bagian pengelolaan limbah. Di lokasi pabrik ini juga sudah ikut bergabung Kepala Bidang Penataan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Riswanda dan staf. Mereka terlihat membawa tiga jerigen kecil untuk pengambilan sampel air di sekitar kolam limbah pabrik.

Repol melihat satu per satu kolam yang sebagian besar telah berisi limbah. Sambil terus berjalan Repol menanyakan ke pihak perusahaan tentang adanya tanah pematang kolam yang retak-retak dan ada sebagian yang terlihat runtuh dan baru diperbaiki dengan alat berat.

Namun dia tidak melihat adanya perubahan bentuk air limbah dari kolam yang satu dengan kolam lainnya. "Kalau memang terbukti ikan-ikan mati karena limbah ini dan ada pembuangan limbah ke Sungai maka ini merupakan kejahatan lingkungan. Pidana ini, jelas pidana," tegas Repol.

Dari pantauan, kolam penampung limbah yang berjumlah 9 unit ini pematangnya dari tanah. Beberapa titik terlihat bekas tambal. Diantaranya tampak karung plastik berisi tanah telah di susun di pematang kolam.

Kepala Pabrik Wagino mengaku bahwa memang ada air limbah yang merembes. Di samping limbah terdapat anak sungai yang kabarnya bermuara ke Sungai Sikijang. Karena hujan mengguyur daerah ini cukup lebat beberapa hari lalu, anak sungai ini sudah menyatu dengan kebun sawit yang tergenang air di sekitar kolam limbah.

Wagino menegaskan bahwa pihak pabrik tak pernah membuang limbah ke sungai dan tak ada sikap sengaja membuang limbah yang belum steril.

"Kondisi kolam limbah yang belum jadi lima, terisi kolam empat. Tapi kalau dilihat tekstur tanah ada rembesan yang belum diketahui," ungkap Wagino.

Ketika ditanya tentang kecurigaan adanya pipa yang mengarah ke sungai yang berfungsi untuk membuang limbah, menurut Wagino jika terbukti dan kalau ada sanksi pihaknya siap menerima sanksi sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah.(ysr/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Bebaskan Lahan Kantor Camat Bukit Raya untuk Atasi Macet Kaharuddin Nasution
  • 2 Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
  • 3 Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
  • 4 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 5 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 6 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 7 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 8 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
  • 9 Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
Terkini +INDEKS

Bapenda Riau Ingatkan Program Pemutihan Denda PKB Sisa 5 Hari Lagi

26 Agustus 2026
Temukan Kasur hingga Rice Cooker, Satpol PP Pekanbaru Kosongkan Kios Pasar Higienis
26 Agustus 2026
Cegah Pemadaman Se-Sumatera, PLN dan Pemprov Riau Siagakan Jalur Transmisi Listrik
26 Agustus 2026
Plt Gubri SF Hariyanto Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Sekolah Saat Kabut Asap
26 Agustus 2026
Api Melalap 5 Hektare SM Kerumutan, BBKSDA Riau Pastikan Belum Ada Satwa Terdampak
26 Agustus 2026
Kabut Asap Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang Daring
26 Agustus 2026
Puluhan Hektare Kebakaran Gambut HPK Inhu Dipadamkan, Bara Api Masih Tersembunyi
25 Agustus 2026
Dinas Kesehatan Temukan Bakteri di Air Depot Pekanbaru, Pemko Beri Warning Penertiban
25 Agustus 2026
Gandeng Pihak Swasta, Pemko Pekanbaru Revitalisasi Parit Jalan Pembangunan
25 Agustus 2026
Operasi Hari ke-4 Karhutla Kerumutan, Helikopter Bom Air dan Ekskavator Dikerahkan
25 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved