• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Bedah Buku "Cara Gila Menjadi PR", Dodi Sarjana Beberkan Rahasia Humas Bertahan di Era Scroll 3 Detik
13 Oktober 2026
Bedah Buku "Cara Gila Menjadi PR", Dodi Sarjana Beberkan Rahasia Humas Bertahan di Era Scroll 3 Detik
13 Oktober 2026
Lagu 'Indonesia Raya' Absen dalam Upacara Hari Jadi Ke-27 Kuansing
12 Oktober 2026
Disorot Bupati, Bapenda Periksa Dugaan Ketidaksesuaian Pajak Rumah Makan Ramaraya
12 Oktober 2026
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026

  • Home
  • Kampar

Tinjau Kolam Limbah PT KAP

Ribuan Ikan Mati Mengapung, Wakil Ketua DPRD: Kalau Terbukti Ini Kejahatan Lingkungan

Redaksi
Rabu, 08 April 2020 09:31:23 WIB
Cetak
Wakil Ketua DPRD Kampar, Repol, menunjukkan contoh ikan yang mati di Sungai Sikijang. (F: Net)

BANGKINANG, Riauin.com - Masyarakat  Desa Bencah Kelubi resah. Pasalnya Sungai Sikijang yang berada di desa tersebut dipenuhi dengan ribuan ikan yang mati mengapung sejak Senin (6/4/2020) lalu. Warga pun mengadukannya ke DPRD Kampar.

Atas laporan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Repol bersama Sekretaris Komisi I, Harsono, didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar turun ke lokasi kejadian, Selasa (7/4/2020) siang.

Mereka akan membuktikan apakah keadaan Sungai Sikijang yang bermuara ke Sungai Tapung itu banyak terdapat ikan mati mengapung seperti dilaporkan. Saat itu tampak Camat Tapung Amri Yudo, Kepala Desa Bencah Kelubi Jusmar dan tokoh masyarakat Bencah Kelubi Khairul Amri, ikut menemani rombongan. 

Sesampai di pinggir sungai beberapa orang warga dan nelayan sudahterlihat berkumpul. Mereka termenung melihat ikan-ikan yang mengapung di permukaan sungai dalam keadaan mati. Sungai yang merupakan tempat mencari nafkah masyarakat juga terlihat keruh.

Sebagian membawa alat penangkap ikan tradisional seperti jala, pukat dan tombak. Beberapa warga diantaranya ibu-ibu itu langsung bercerita bahwa sehari sebelumnya ikan yang mati cukup banyak, diperkirakan ribuan ekor. Ikan tersebut mengapung di permukaan.

Salah seorang nelayan, Azwir (48) mengungkapkan, ikan mati yang mengapung sudah berlangsung dua hari. Diantara jenis ikan yang mati adalah ikan silais, baung, geso, motan dan pawe.

Ia mengaku heran karena alat penangkap ikan yang dipasang di dalam sungai ditutupi material semacam lumpur dan lengket. "Jaring pangilau (alat penangkap ikan red) macam jadi dinding, lengket, mungkin itu limbah. Harapan kita supaya limbah ini jangan diturunkan ke sungai," ujar Azwir.

Terlihat Wakil Ketua DPRD Kampar Repol, Camat Tapung dan Kades  mengumpulkan beberapa bangkai ikan yang mati dan memperlihatkan ke media.

Masyarakat setempat menduga ikan mati karena pembuangan limbah pabrik kelapa sawit yang baru didirikan tujuh bulan lalu di desa itu.

Setelah mendapat penjelasan warga, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Repol bersama Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Kampar Harsono langsung bergerak menuju PT Kencana Agro Persada (KAP) yang tak jauh dari lokasi ditemukannya ikan mati.

Di pabrik ini Repol dan rombongan disambut pihak perusahaan diantaranya Kepala Pabrik Wagino, Kepala Tata Usaha Irfan dan staf bagian pengelolaan limbah. Di lokasi pabrik ini juga sudah ikut bergabung Kepala Bidang Penataan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Riswanda dan staf. Mereka terlihat membawa tiga jerigen kecil untuk pengambilan sampel air di sekitar kolam limbah pabrik.

Repol melihat satu per satu kolam yang sebagian besar telah berisi limbah. Sambil terus berjalan Repol menanyakan ke pihak perusahaan tentang adanya tanah pematang kolam yang retak-retak dan ada sebagian yang terlihat runtuh dan baru diperbaiki dengan alat berat.

Namun dia tidak melihat adanya perubahan bentuk air limbah dari kolam yang satu dengan kolam lainnya. "Kalau memang terbukti ikan-ikan mati karena limbah ini dan ada pembuangan limbah ke Sungai maka ini merupakan kejahatan lingkungan. Pidana ini, jelas pidana," tegas Repol.

Dari pantauan, kolam penampung limbah yang berjumlah 9 unit ini pematangnya dari tanah. Beberapa titik terlihat bekas tambal. Diantaranya tampak karung plastik berisi tanah telah di susun di pematang kolam.

Kepala Pabrik Wagino mengaku bahwa memang ada air limbah yang merembes. Di samping limbah terdapat anak sungai yang kabarnya bermuara ke Sungai Sikijang. Karena hujan mengguyur daerah ini cukup lebat beberapa hari lalu, anak sungai ini sudah menyatu dengan kebun sawit yang tergenang air di sekitar kolam limbah.

Wagino menegaskan bahwa pihak pabrik tak pernah membuang limbah ke sungai dan tak ada sikap sengaja membuang limbah yang belum steril.

"Kondisi kolam limbah yang belum jadi lima, terisi kolam empat. Tapi kalau dilihat tekstur tanah ada rembesan yang belum diketahui," ungkap Wagino.

Ketika ditanya tentang kecurigaan adanya pipa yang mengarah ke sungai yang berfungsi untuk membuang limbah, menurut Wagino jika terbukti dan kalau ada sanksi pihaknya siap menerima sanksi sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah.(ysr/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

MUBES I Siompu Andiko Kampar Tetapkan Hj Junaidah Rahim Sebagai Ketua Umum

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

MUBES I Siompu Andiko Kampar Tetapkan Hj Junaidah Rahim Sebagai Ketua Umum

Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Logistik Bagi Terdampak Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin

Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin

Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar

Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lagu 'Indonesia Raya' Absen dalam Upacara Hari Jadi Ke-27 Kuansing
  • 2 Disorot Bupati, Bapenda Periksa Dugaan Ketidaksesuaian Pajak Rumah Makan Ramaraya
  • 3 Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
  • 4 PSPS Pekanbaru Andalkan Strategi Khusus Hadapi PSMS Medan Tanpa Reza Kusuma
  • 5 Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
  • 6 Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos untuk Dukung Operasional Agen Pos
  • 7 Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
  • 8 KPK Periksa Kadis PUPR dan DPMPTSP Kuansing Terkait Kasus Suap Suhardiman Amby
  • 9 Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
Terkini +INDEKS

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas QRIS Realtime Splitting untuk Pajak Daerah

13 Oktober 2026
Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru
13 Oktober 2026
Puncak Latihan PKD Besok, Jadwal Penerbangan Bandara SSK II Dihentikan Sementara 30 Menit
13 Oktober 2026
Pemberantasan Narkoba Masif, 68 Orang di Riau Diamankan Tim Gabungan
13 Oktober 2026
Diskes Riau Catat 28 Ribu Kasus ISPA di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla
13 Oktober 2026
Demo Karhutla di Pekanbaru, Mahasiswa Minta Penegak Hukum Tak Cuma Sasar Perorangan
13 Oktober 2026
Imbas CPO Melemah, Harga TBS Sawit Swadaya di Riau Turun Jadi Rp3.603 per Kg
13 Oktober 2026
Bedah Buku "Cara Gila Menjadi PR", Dodi Sarjana Beberkan Rahasia Humas Bertahan di Era Scroll 3 Detik
13 Oktober 2026
Bedah Buku "Cara Gila Menjadi PR", Dodi Sarjana Beberkan Rahasia Humas Bertahan di Era Scroll 3 Detik
13 Oktober 2026
Pemkab Bengkalis Semai 100 Ribu Benih Cabai Tekan Inflasi Jelang Nataru
13 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved