PILIHAN
Dukung Wisata Halal
Distankan Pekanbaru Serahkan Sertifikasi Halal MUI kepada UMKM Binaan
PEKANBARU, Riauin.com - Dinas Peternakan dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru menyerahkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada salah satu pedagang binaannya. Sertifikat tersebut diberikan kepada pemilik usaha Bakso Urat Jumbo Bukit Barisan di jalan Bukit Barisan, Pekanbaru, saat apel pagi, Senin (1/7/2019).
Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Pekanbaru, Syahmanar S Umar, mengatakan bahwa penyerahan ini dalam rangka mendorong peningkatan kualitas UMKM di Pekanbaru dan wisata halal. Karena saat ini Pekanbaru merupakan salah satu kota di Indonesia yang jadi percontohan wisata halal.
"Selain itu, kita juga mememiliki beberapa UKM binaan di bidang pertanian dan peternakan. Saat ini baru satu usaha yang kita bantu sesuai dengan kondisi anggaran kita," kata Syahmanar.
Syahmanar menjelaskan bahwa pemberian sertifikat ini bukanlah bentuk dari dikotomi. Ini merupakan perwujudan dukungan wisata halal, sehingga masyarakat mengetahui apa yang disajikan UMKM tersebut.
Syahmanar juga menyebutkan bahwa halal juga erat kaitannya dengan kebersihan. Untuk itu ia meminta kepada usaha kuliner binaannya, serta seluruh kuliner secara umum di Pekanbaru, memperhatikan higienitas makanannya.
"Sertifikat halal ini tidak hanya bahannya saja yang diperiksa, tapi juga dilihat cara penyajian dan juga tempatnya," kadis.
Syahmanar berharap dengan sertifikasi halal ini, bisa memberikan motivasi kepada usaha lainnya untuk meraih sertifikasi halal.
Sementara itu pemilik Bakso Urat Jumbo Bukit Barisan, Ipung Sugianto, menyampaikan apresiasi terhadap Distankan Kota Pekanbaru yang telah membantunya meraih sertifikat halal. Ia mengatakan dengan adanya pengakuan ini, akan memberikan kepercayaan kepada konsumen.
"Ini sangat berarti bagi kita. Artinya pemerintah sudah percaya dengan usaha kuliner yang kami miliki," kata Ipung yang sudah berusaha kuliner sejak 20 tahun yang lalu.
Ipung juga berharap agar pembinaan ini bosa berkelanjutan dan dengan cakupan yang lebih luas. Sehingga produk yang dihasilkannya makin disukai masyarakat.(int/nol)
Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Pekanbaru, Syahmanar S Umar, mengatakan bahwa penyerahan ini dalam rangka mendorong peningkatan kualitas UMKM di Pekanbaru dan wisata halal. Karena saat ini Pekanbaru merupakan salah satu kota di Indonesia yang jadi percontohan wisata halal.
"Selain itu, kita juga mememiliki beberapa UKM binaan di bidang pertanian dan peternakan. Saat ini baru satu usaha yang kita bantu sesuai dengan kondisi anggaran kita," kata Syahmanar.
Syahmanar menjelaskan bahwa pemberian sertifikat ini bukanlah bentuk dari dikotomi. Ini merupakan perwujudan dukungan wisata halal, sehingga masyarakat mengetahui apa yang disajikan UMKM tersebut.
Syahmanar juga menyebutkan bahwa halal juga erat kaitannya dengan kebersihan. Untuk itu ia meminta kepada usaha kuliner binaannya, serta seluruh kuliner secara umum di Pekanbaru, memperhatikan higienitas makanannya.
"Sertifikat halal ini tidak hanya bahannya saja yang diperiksa, tapi juga dilihat cara penyajian dan juga tempatnya," kadis.
Syahmanar berharap dengan sertifikasi halal ini, bisa memberikan motivasi kepada usaha lainnya untuk meraih sertifikasi halal.
Sementara itu pemilik Bakso Urat Jumbo Bukit Barisan, Ipung Sugianto, menyampaikan apresiasi terhadap Distankan Kota Pekanbaru yang telah membantunya meraih sertifikat halal. Ia mengatakan dengan adanya pengakuan ini, akan memberikan kepercayaan kepada konsumen.
"Ini sangat berarti bagi kita. Artinya pemerintah sudah percaya dengan usaha kuliner yang kami miliki," kata Ipung yang sudah berusaha kuliner sejak 20 tahun yang lalu.
Ipung juga berharap agar pembinaan ini bosa berkelanjutan dan dengan cakupan yang lebih luas. Sehingga produk yang dihasilkannya makin disukai masyarakat.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V