Pemkab Bengkalis Ajak Generasi Muda Riau Gali Keteladanan Ulama Lewat Literasi
RIAUIN.COM - Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis meluncurkan sekaligus membedah buku Profil Ulama Karismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II di Aula Gedung Diklat, Jalan Kelapapati Darat, Bengkalis, Riau, Jumat (24/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat khazanah literasi Islam di kawasan pesisir Riau di tengah arus globalisasi.
Inisiatif pengarsipan rekam jejak tokoh agama ini dinilai strategis untuk menjaga identitas keislaman dan Kebudayaan Melayu di Provinsi Riau, sekaligus menjadi benteng moral bagi generasi muda.
Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri menyampaikan bahwa dokumentasi sejarah lokal memiliki peran vital agar generasi penerus tidak kehilangan pijakan sejarah dan keteladanan.
"Buku ini bukan sekadar rekaman perjalanan dakwah, melainkan dokumentasi atas kontribusi besar para ulama dalam membangun kehidupan sosial dan menjaga persatuan di Bengkalis. Di tengah derasnya arus teknologi, figur-figur dalam buku ini harus menjadi referensi penting generasi muda agar tidak kehilangan jati diri," ujar Johansyah Syafri saat membacakan sambutan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Jumat.
Ia menambahkan, Pemkab Bengkalis mendorong agar ikhtiar pencatatan sejarah lokal ini tidak berhenti pada jilid kedua. Pemerintah daerah berharap tokoh-tokoh pendidikan, adat, dan masyarakat lainnya di Riau dapat terus didokumentasikan sebagai kekayaan intelektual daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Amrizal mengungkapkan bahwa penerbitan karya ini dilatarbelakangi oleh krisis keteladanan figur spiritual yang kian terasa di tengah masyarakat saat ini.
"Hari ini kita kerap kesulitan menemukan sosok yang dapat dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Ibarat berjalan tanpa penerang, kita perlu melihat kembali sejarah perjuangan para ulama agar mendapat petunjuk dan arah," kata Amrizal.
Menurut Amrizal, rekam jejak para ulama dalam buku ini dirancang agar dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat umum, tetapi juga masuk ke dalam lingkungan pendidikan formal di Riau sebagai bahan ajar karakter.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Milad ke-51 MUI tersebut dilaksanakan secara hibrida, menggabungkan kehadiran fisik dan daring. Forum ini menghadirkan jajaran pejabat perangkat daerah, pimpinan sekolah, tenaga pendidik, hingga para pelajar dari berbagai tingkatan di Kabupaten Bengkalis. (Bil)
Berita Lainnya
Akurasi Data Kependudukan, Disdukcapil Bengkalis Libatkan Kampus
Bangun Pabrik Pupuk di Buruk Bakul, Muhammad Rafee Fokus Ciptakan Lapangan Kerja
Genjot Devisa Nonmigas, Bengkalis Bidik Pasar Ekspor Perikanan dan Perkebunan
Pemkab Bengkalis Desak PHR Prioritaskan Pekerja Lokal Seiring Ekspansi Sumur Migas
Pemkab Bengkalis Targetkan Penguatan Satu Data Lewat Evaluasi BPS
Awasi Solar Subsidi Nelayan, Pemkab Bengkalis Wajibkan Aplikasi X-Star
Akurasi Data Kependudukan, Disdukcapil Bengkalis Libatkan Kampus
Bangun Pabrik Pupuk di Buruk Bakul, Muhammad Rafee Fokus Ciptakan Lapangan Kerja
Genjot Devisa Nonmigas, Bengkalis Bidik Pasar Ekspor Perikanan dan Perkebunan
Pemkab Bengkalis Desak PHR Prioritaskan Pekerja Lokal Seiring Ekspansi Sumur Migas
Pemkab Bengkalis Targetkan Penguatan Satu Data Lewat Evaluasi BPS
Awasi Solar Subsidi Nelayan, Pemkab Bengkalis Wajibkan Aplikasi X-Star