• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
03 September 2026
Diserang Isu Dugaan Pungli PPPK, Pj Sekda Kuansing: Punya Bukti, Laporkan!
01 September 2026

  • Home
  • Ragam

Apa Itu Katarak? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 19:45:35 WIB
Cetak

GANGGUAN penglihatan menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami masyarakat, terutama seiring bertambahnya usia. Salah satu penyebab penurunan kualitas penglihatan yang paling umum adalah katarak. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih berubah menjadi keruh sehingga cahaya tidak dapat masuk secara optimal ke retina. Akibatnya, penglihatan menjadi buram, berkabut, dan aktivitas sehari-hari pun terganggu. Meski sering dikaitkan dengan proses penuaan, katarak juga dapat dialami oleh orang yang lebih muda karena berbagai faktor risiko. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai gejala, penyebab, hingga pilihan penanganannya menjadi sangat penting agar kondisi ini dapat ditangani secara tepat.

Katarak Bukan Sekadar Gangguan Penglihatan Akibat Usia

Katarak merupakan kondisi ketika protein pada lensa mata mengalami perubahan sehingga membentuk lapisan keruh yang menghalangi jalannya cahaya menuju retina. Pada tahap awal, perubahan ini mungkin tidak terlalu mengganggu. Namun, seiring waktu, kekeruhan akan semakin meluas sehingga menyebabkan kualitas penglihatan terus menurun.

Di Indonesia, katarak masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat ditangani melalui prosedur medis yang tepat. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap penglihatan buram sebagai hal yang wajar akibat bertambahnya usia sehingga terlambat mendapatkan pemeriksaan.

Padahal, deteksi dini memberikan peluang lebih besar bagi pasien untuk memperoleh hasil penglihatan yang lebih optimal setelah menjalani penanganan.

Gejala Katarak yang Perlu Diwaspadai

Gejala katarak umumnya berkembang secara perlahan sehingga sering kali tidak disadari pada tahap awal. Banyak penderita baru menyadari adanya masalah ketika aktivitas membaca, mengemudi, atau mengenali wajah mulai terasa sulit.

Beberapa gejala katarak yang umum meliputi:

  • - Penglihatan tampak buram atau berkabut.
  • - Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.
  • - Sulit melihat pada malam hari.
  • - Warna terlihat lebih kusam atau menguning.
  • - Sering mengganti ukuran kacamata karena penglihatan terus berubah.
  • - Melihat bayangan ganda pada satu mata.
  • - Membutuhkan pencahayaan yang lebih terang saat membaca.

Apabila keluhan tersebut mulai dirasakan, pemeriksaan mata secara menyeluruh sangat disarankan agar penyebab gangguan penglihatan dapat diketahui sejak dini.

Penyebab Katarak Tidak Hanya Karena Faktor Penuaan

Banyak orang beranggapan bahwa penyebab katarak hanyalah proses alami akibat usia lanjut. Faktanya, terdapat berbagai faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini.

Beberapa penyebab katarak antara lain:

  • - Pertambahan usia yang menyebabkan perubahan struktur protein pada lensa mata.
  • - Penyakit diabetes yang tidak terkontrol.
  • - Cedera atau trauma pada mata.
  • - Paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang.
  • - Penggunaan obat kortikosteroid dalam waktu lama.
  • - Kebiasaan merokok.
  • - Konsumsi alkohol berlebihan.
  • - Faktor keturunan.
  • - Katarak bawaan sejak lahir (kongenital).

Selain itu, beberapa kondisi medis tertentu juga dapat mempercepat munculnya katarak sehingga pemeriksaan mata rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan penglihatan.

Apakah Katarak Bisa Dicegah?

Walaupun tidak semua kasus dapat dicegah, risiko terjadinya katarak dapat dikurangi melalui penerapan gaya hidup sehat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain menggunakan kacamata pelindung saat berada di bawah sinar matahari, mengonsumsi makanan kaya antioksidan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol, serta melakukan pemeriksaan mata secara berkala, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Pencegahan bukan berarti menghilangkan risiko sepenuhnya, tetapi dapat membantu memperlambat perkembangan kekeruhan pada lensa mata.

Operasi Katarak Menjadi Penanganan yang Efektif

Hingga saat ini, operasi katarak merupakan satu-satunya metode yang terbukti mampu mengatasi kekeruhan pada lensa mata. Penggunaan obat tetes, suplemen, ataupun terapi alternatif belum dapat menghilangkan katarak yang sudah terbentuk.

Dalam prosedur operasi, lensa mata yang keruh akan diangkat kemudian digantikan dengan lensa buatan atau intraocular lens (IOL). Setelah tindakan selesai, cahaya dapat kembali masuk ke retina secara optimal sehingga kualitas penglihatan berpotensi meningkat secara signifikan.

Operasi biasanya dilakukan ketika katarak sudah mengganggu aktivitas sehari-hari atau menurunkan kualitas hidup pasien. Keputusan mengenai waktu tindakan tetap didasarkan pada hasil pemeriksaan dokter mata dan kondisi masing-masing individu.

Mengenal Phacoemulsification, Teknik Operasi Katarak Modern

Perkembangan teknologi kedokteran telah menghadirkan berbagai inovasi dalam penanganan katarak. Salah satu teknik yang banyak digunakan saat ini adalah Phacoemulsification.

Metode ini bekerja menggunakan gelombang ultrasonik untuk memecah lensa mata yang telah keruh menjadi bagian-bagian kecil sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui sayatan yang sangat kecil. Setelah itu, lensa buatan ditanamkan sebagai pengganti lensa alami.

Keunggulan teknik Phacoemulsification antara lain:

  • - Sayatan lebih kecil.
  • - Waktu tindakan relatif singkat.
  • - Proses penyembuhan lebih cepat.
  • - Risiko komplikasi lebih rendah jika dibandingkan dengan teknik konvensional.
  • - Pasien umumnya dapat kembali beraktivitas sesuai anjuran dokter dalam waktu yang lebih singkat.

Meskipun demikian, pemilihan teknik operasi tetap mempertimbangkan kondisi mata masing-masing pasien serta hasil evaluasi medis secara menyeluruh.

Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Berkala

Banyak penderita tidak menyadari perkembangan katarak karena gejalanya berlangsung perlahan. Oleh sebab itu, pemeriksaan mata rutin memiliki peran penting dalam mendeteksi berbagai gangguan penglihatan sejak dini.

Pemeriksaan berkala juga membantu mengetahui apakah penurunan penglihatan benar-benar disebabkan oleh katarak atau justru berkaitan dengan penyakit mata lain yang memerlukan penanganan berbeda.

Semakin cepat diagnosis ditegakkan, semakin baik pula peluang untuk mempertahankan kualitas penglihatan dan mencegah komplikasi yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Edukasi Menjadi Langkah Awal Menjaga Kesehatan Mata

Kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mata perlu terus ditingkatkan. Banyak kasus penurunan penglihatan sebenarnya dapat ditangani apabila penderita segera memeriksakan diri ketika gejala mulai muncul.

Masyarakat diharapkan tidak menunggu hingga penglihatan benar-benar terganggu. Mengenali faktor risiko, memahami gejala, serta berkonsultasi dengan tenaga medis merupakan langkah yang dapat membantu menjaga fungsi penglihatan dalam jangka panjang.

Bagi siapa saja yang ingin memperoleh informasi lebih lengkap mengenai mata katarak, termasuk penjelasan mengenai gejala, penyebab, pilihan operasi katarak, hingga teknik Phacoemulsification, sumber informasi medis yang kredibel dapat menjadi referensi untuk meningkatkan pemahaman sebelum melakukan konsultasi dengan dokter mata. - adv




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School

Satu Hati Menemani Setiap Langkah, Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Hari Pelanggan Nasional 2026

Sepenuh Hati Memahami, Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera

Tembus 170 Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Ramaikan Malam Pekanbaru

Perkuat Ekosistem Pembelajaran Digital, Telkomsel Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026

Zahra Nur Habibni Wakili Riau di AHM Best Student 2026 Tingkat Nasional

Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School

Satu Hati Menemani Setiap Langkah, Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Hari Pelanggan Nasional 2026

Sepenuh Hati Memahami, Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera

Tembus 170 Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Ramaikan Malam Pekanbaru

Perkuat Ekosistem Pembelajaran Digital, Telkomsel Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026

Zahra Nur Habibni Wakili Riau di AHM Best Student 2026 Tingkat Nasional

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 2 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 3 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 4 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 5 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 6 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 7 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 8 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
  • 9 BMKG Deteksi 64 Titik Panas di Riau Sore Ini, Lonjakan Terjadi dalam Sehari
Terkini +INDEKS

Banggar DPRD Pekanbaru Sisir Anggaran Perbaikan Belasan Kelas Rusak di KUA-PPAS 2027

09 September 2026
Pemko Pekanbaru Teliti Adendum Perpanjangan Pengelolaan Pasar Kodim hingga 2035
09 September 2026
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
09 September 2026
Kemendag Ganjar Disdagperin Bengkalis Predikat Sangat Memuaskan
09 September 2026
Komjak Tagih Bahan Pengaduan Masyarakat Saat Sidak Fasilitas Kejari Pekanbaru
09 September 2026
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
09 September 2026
Empat Lapas di Pekanbaru Kini Terhubung Layanan Darurat Kebakaran 24 Jam
09 September 2026
PSPS Pekanbaru Targetkan Curi Poin di Kandang PSIS Semarang pada Laga Perdana Liga 2
09 September 2026
Kasus ISPA Melonjak 91 Persen, Pemko Pekanbaru Perpanjang Belajar Jarak Jauh
09 September 2026
Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School
09 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved