PILIHAN
Massa Aksi Kawal Putusan MK Berkumpul di Medan Merdeka Barat
Jakarta, Riauin.com -- Sejumlah massa aksi mulai berdatangan dan berkumpul di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, untuk menggelar aksi kawal putusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini.
Berdasarkan pantauan, tampak sekitar puluhan orang telah berkumpul tepat di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Massa aksi mengenakan berbagai atribut, seperti baju muslim koko beraneka warna.
Tak hanya itu, mereka juga mengenakan aksesoris serban kuning yang dikalungkan di leher.
Beberapa di antara mereka juga membawa poster berisi dukungan aksi, seperti tulisan 'Menang Tanpa Curang' hingga poster bertuliskan 'Ketidakadilan Bertentangan dengan Pancasila'.
Terlihat, sampai saat ini massa aksi masih duduk-duduk di trotoar depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Mereka juga mulai menyanyikan yel-yel dan lagu-lagu perjuangan untuk menyemarakkan suasana.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang aksi halalbihalal 212 yang rencananya akan digelar di depan Gedung MK saat sidang putusan hasil sengketa pilpres.
Senada dengan Tito, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan pihaknya telah melarang penyelenggaraan aksi demonstrasi di sekitar Gedung MK hari ini.
"Enggak ada. Kami dari Polres Jakarta Pusat tak keluarkan perizinan [demo]," kata Harry di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, hari ini.
Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat telah steril dari kendaraan bermotor pada kedua arahnya, baik dari arah Harmoni maupun Jalan MH. Thamrin, jelang sidang putusan akhir perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pilpres 2019 yang digelar di MK.(int/nol)
Berdasarkan pantauan, tampak sekitar puluhan orang telah berkumpul tepat di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Massa aksi mengenakan berbagai atribut, seperti baju muslim koko beraneka warna.
Tak hanya itu, mereka juga mengenakan aksesoris serban kuning yang dikalungkan di leher.
Beberapa di antara mereka juga membawa poster berisi dukungan aksi, seperti tulisan 'Menang Tanpa Curang' hingga poster bertuliskan 'Ketidakadilan Bertentangan dengan Pancasila'.
Terlihat, sampai saat ini massa aksi masih duduk-duduk di trotoar depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Mereka juga mulai menyanyikan yel-yel dan lagu-lagu perjuangan untuk menyemarakkan suasana.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang aksi halalbihalal 212 yang rencananya akan digelar di depan Gedung MK saat sidang putusan hasil sengketa pilpres.
Senada dengan Tito, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan pihaknya telah melarang penyelenggaraan aksi demonstrasi di sekitar Gedung MK hari ini.
"Enggak ada. Kami dari Polres Jakarta Pusat tak keluarkan perizinan [demo]," kata Harry di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, hari ini.
Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat telah steril dari kendaraan bermotor pada kedua arahnya, baik dari arah Harmoni maupun Jalan MH. Thamrin, jelang sidang putusan akhir perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pilpres 2019 yang digelar di MK.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V