PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Politisi Demokrat Minta GP Ansor Jangan Singgung Masyarakat Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Anggota DPRD Riau Asri Auzar berang dan meminta Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Quomas jangan mencoba-coba menyinggung perasaan masyarakat Riau.
Hal ini disampaikan Ketua Demokrat Riau ini merespon pernyataan Yaqut bahwa di Riau ada kelompok radikal dan mendukung salah satu pasangan Capres.
"Berbicaralah dengan fakta, bicara dengan bukti, jangan asal sebut kayak kentut. Apalagi beliau ini membawahi organisasi keagamaan, bicaranya harus yang betul bicara, jangan sembarang tuduh Riau ini-itu," tegas Asri Auzar kepada wartawan, Senin (14/1/2019).
Politisi asal Rohil ini tidak menginginkan nantinya dengan pernyataan tersebut malah membuat kegaduhan di masyarakat.
"Kita meminta dia menarik kembali pernyataan itu. Karena Riau sampai hari ini aman damai, kita ini melayu, aman damai, kita tak mau gara-gara ini jadi ribut," cakapnya lagi.
Lebih lanjut, ia mengatakan Provinsi Riau jangan diragukan lagi NKRI-nya, semua jiwa raga Riau diberikan untuk Indonesia, devisa negara dari Riau, bahasa dari Riau.
"Untuk itu kami mohon, kepada siapapun bicara sesuai data dan fakta. Kita tak mau tahu motifnya apa yang jelas dia menyinggung Riau, dan kita sebagai anak jati Riau tersinggung dibuat olehnya," cakapnya lagi.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya akan mengadukan hal tersebut ke LAM Riau untuk mengambil langkah selanjutnya. (int/nol)
Hal ini disampaikan Ketua Demokrat Riau ini merespon pernyataan Yaqut bahwa di Riau ada kelompok radikal dan mendukung salah satu pasangan Capres.
"Berbicaralah dengan fakta, bicara dengan bukti, jangan asal sebut kayak kentut. Apalagi beliau ini membawahi organisasi keagamaan, bicaranya harus yang betul bicara, jangan sembarang tuduh Riau ini-itu," tegas Asri Auzar kepada wartawan, Senin (14/1/2019).
Politisi asal Rohil ini tidak menginginkan nantinya dengan pernyataan tersebut malah membuat kegaduhan di masyarakat.
"Kita meminta dia menarik kembali pernyataan itu. Karena Riau sampai hari ini aman damai, kita ini melayu, aman damai, kita tak mau gara-gara ini jadi ribut," cakapnya lagi.
Lebih lanjut, ia mengatakan Provinsi Riau jangan diragukan lagi NKRI-nya, semua jiwa raga Riau diberikan untuk Indonesia, devisa negara dari Riau, bahasa dari Riau.
"Untuk itu kami mohon, kepada siapapun bicara sesuai data dan fakta. Kita tak mau tahu motifnya apa yang jelas dia menyinggung Riau, dan kita sebagai anak jati Riau tersinggung dibuat olehnya," cakapnya lagi.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya akan mengadukan hal tersebut ke LAM Riau untuk mengambil langkah selanjutnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK