• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026

  • Home
  • Politik

Strategi Prabowo-Sandi Tekan Defisit Migas

Redaksi
Ahad, 13 Januari 2019 12:06:29 WIB
Cetak

Jakarta, Riauin.com -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengaku telah merumuskan sejumlah strategi guna menekan defisit neraca perdagangan minyak dan gas (migas) yang tengah dialami Indonesia. Strategi tersebut mencakup konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas untuk kendaraan dan pengembangan biofuel.

"Kami menyadari, tidak semua mobil didesain untuk biofuel. Karena itu, strategi kedua kami adalah kami ingin melakukan konversi energi," ujar Tim Ekonomi, Penelitian, dan Pengembangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Harryadin Mahardika dalam Foreign Media Briefing di Prabowo-Sandi Media Center, Jakarta (Jumat 11/1).

Strategi ini, lanjut Harryadin, mirip dengan strategi konversi kompor minyak tanah ke gas yang dilakukan pada era Soesilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Insentif pemasangan converter diberikan pada seluruh kendaraan, baik kendaraan pribadi, umum, maupun produktif.

"Converter ini untuk dual fuel bisa gas dan bensin, bensin dan biofuel atau bisa tiga bahkan (bensin, gas, dan biofuel)," ujarnya.

Untuk kendaraan produktif, pemerintah bisa memberikan subsidi pembelian converter gas yang harganya disebut Harryadin berkisar Rp2 juta hingga Rp3 juta per unit.

Sementara, untuk kendaraan pribadi, pemerintah bisa mensubsidi sebagian karena pemerintah bisa melibatkan peran swasta atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bentuk subsidi bisa berupa sebagian biaya pemasangan awal maupun subsidi biaya perawatan.

"Misalnya Shell, mau enggak konverter dibayarin dulu, mereka (pengguna) bisa mencicil (pembayaran konverter) tetapi membeli gas di Shell karena konverter hanya bisa diisi gas di Shell," ujarnya.

Adapun besaran perkiraan total subsidi yang diperlukan tidak disebutkan Harryadin.

Untuk jangka panjang, Harryadin berharap kebijakan ini akan membawa perubahan perilaku masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat akan memilih bahan bakar yang harganya paling murah.

"Kami berharap, dia (konsumen) akan lebih banyak memilih gas karena gas murah, misalnya atau lebih banyak memilih biofuel karena bisa kita produksi sendiri tadi," ujarnya.

Selain mendorong konversi bahan bakar kendaraan, Harriyadin menyebut Prabowo-Sandiaga juga berkeinginan mengoptimalisasi penggunaan bahan bakar nabati (biofuel) bisa menjadi solusi menekan defisit neraca minyak dan gas (migas) yang kian melebar.

Berbeda dengan pemerintahan Joko Widodo yang mengandalkan kelapa sawit, timnya akan melakukan diversifikasi dengan memanfaatkan tujuh tanaman lain di antaranya aren, ketela,dan lamtoro.

"Kami melihat, kelapa sawit sebagai sebuah komoditi sudah memiliki daya tarif tersendiri. Artinya, kalau diekspor dia lebih menguntungkan sehingga untuk diolah menjadi biofuel mungkin kurang menarik bagi produsen kelapa sawitnya sendiri," jelasnya.

Tanaman tersebut akan ditanam di lahan-lahan yang selama ini terbengkalai dengan mendayagunakan petani lokal. Harryadin menyebutkan sekitar 10 juta hektare (ha) bisa segera dimanfaatkan untuk budidaya. Lahan tersebut sebagian besar tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

Adapun, berdasarkan pemetaan Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2018, Indonesia memiliki potensi lahan tidur mencapai 33,4 juta ha namun tidak semua bisa langsung dimanfaatkan.

Harryadin mengungkapkan proyek rintisan telah dilakukan di lahan seluas 100 ribu ha di Kalimantan oleh Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto.

Jika terpilih, Prabowo akan memulai dengan 2 juta ha menggunakan skema kerja sama antara pemerintah, swasta dari pemilik konsesi lahan maupun yang memiliki dana, dan masyarakat sekitar (public private people partnership/PPPP).

"Kami tidak ingin itu hanya dikelola oleh korporasi tetapi ada petani di situ sehingga ada distribusi lahan," ujarnya.

Selanjutnya, pabrik atau kilang biofuel juga akan dibuat dengan skema PPPP.

Program diversikasi BBN sebenarnya sudah diprogramkan oleh pemerintah Joko Widodo dengan terbitan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pemanfaatan dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan bakar lain.

Dalam beleid tersebut, pemerintah mengamanatkan penggunaan bioetanol untuk usaha mikro, perikanan, pertanian, transportasi dan pelayanan umum (PSO) pada 2016 adalah sebesar 2 persen terhadap kebutuhan total dan akan meningkat sebesar 5 persen pada 2020 dan meningkat menjadi 20 persen pada Januari 2025.

Namun, hingga kini, penerapan kebijakan tersebut tidak berjalan. Dalam beberapa kesempatan, Menteri ESDM Ignasius Jonan beralasan kebijakan tersebut terkendala oleh pasokan sumber bahan bakar nabati yang juga dibutuhkan untuk pangan.

Menurut Harryadin, skema tersebut gagal karena pemerintah terlalu mengandalkan peran swasta. Padahal, untuk mendorong biofiel pemerintah harus lebih proaktif untuk menciptakan ekosistem berupa lahan tanaman, pasokan tanaman, pabrik pengolahan, pasar, hingga pendanaan.

Selain itu, menurut Harryadin, ketakutan akan mengganggu harga pangan karena naiknya permintaan bisa dikendalikan jika pemerintah mengatur ekosistem. Dalam hal ini, misalnya, petani yang bisa memasok tanaman hanya petani yang sudah berada di ekosistem PPPP.

"Kecuali kalau kami lihat bahan pangan sudah kelebihan pasokan itu akan kami serap juga sih," ujarnya.

Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS), defisit migas Indonesia selama periode Januari-November 2018 mencapai US$12,6 miliar atau sudah di atas akumulasi defisit sepanjang 2017 yang sebesar US$8,6 miliar. (int/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur

Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi

Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat

Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah

Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!

Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V

Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur

Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi

Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat

Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah

Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!

Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen

05 Juni 2026
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
04 Juni 2026
PHR Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
04 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
04 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
04 Juni 2026
BRK Syariah Gandeng Wakaf Warrior, Perluas Pengembangan Wakaf Uang ke Jakarta
04 Juni 2026
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
04 Juni 2026
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
04 Juni 2026
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
04 Juni 2026
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
04 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved