PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sindir Partai Bingung, NasDem Sebut Demokrat Biasa Dua Kaki
Jakarta, Riauin.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Pusat Partai NasDem Effendi Choirie menyebut Partai Demokrat memang sudah terbiasa bermain dua kaki sejak dulu.
"Demokrat kan sudah biasa dua kaki. Periode lalu dua kaki. Bikin konvensi presiden tapi gagal, akhirnya enggak ikut sana-sini," kata dia, di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa (11/9).
Ia, yang akrab dipanggil Gus Choi, mengaku bermain dua kaki adalah hak partai politik. Meski begitu, ia menilai bahwa setiap partai harus siap jika sikap tersebut dinilai miring oleh masyarakat.
"Saya kira publik akan mengatakan yang beragam, 'ini partai bingung, ini partai main dua kaki, ini partai sedang tidak yakin dengan calon yang diusung', ya kan? Macam-macam pasti," paparnya.
"Ini partai sedang tidak yakin dengan calon yang diusung ya kan. Tapi mungkin ini perjalanan hidup yang dialami Demokrat, sedang tidak menentu, enggak jelas mau ke mana berlabuh. Ke sini ada hambatan, ke sana enggak jelas, gitu kan," lanjut Choi.
Meski demikian, Choi menegaskan sikap itu tidak memberikan pengaruh apapun terhadap koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pihaknya tidak akan mengambil keuntungan apapun dari sikap dua kaki Demokrat.
"Insyaallah semua dukungan yang ada, koalisi yang besar, rakyat yang sudah rasakan hasil pembangunan, kepemimpinan Jokowi tidak sombong rendah hati yang tetap sabar dikritik sana sini. Saya kira rakyat makin menguat untuk Jokowi," pungkasnya.(int/nol)
"Demokrat kan sudah biasa dua kaki. Periode lalu dua kaki. Bikin konvensi presiden tapi gagal, akhirnya enggak ikut sana-sini," kata dia, di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa (11/9).
Ia, yang akrab dipanggil Gus Choi, mengaku bermain dua kaki adalah hak partai politik. Meski begitu, ia menilai bahwa setiap partai harus siap jika sikap tersebut dinilai miring oleh masyarakat.
"Saya kira publik akan mengatakan yang beragam, 'ini partai bingung, ini partai main dua kaki, ini partai sedang tidak yakin dengan calon yang diusung', ya kan? Macam-macam pasti," paparnya.
"Ini partai sedang tidak yakin dengan calon yang diusung ya kan. Tapi mungkin ini perjalanan hidup yang dialami Demokrat, sedang tidak menentu, enggak jelas mau ke mana berlabuh. Ke sini ada hambatan, ke sana enggak jelas, gitu kan," lanjut Choi.
Meski demikian, Choi menegaskan sikap itu tidak memberikan pengaruh apapun terhadap koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pihaknya tidak akan mengambil keuntungan apapun dari sikap dua kaki Demokrat.
"Insyaallah semua dukungan yang ada, koalisi yang besar, rakyat yang sudah rasakan hasil pembangunan, kepemimpinan Jokowi tidak sombong rendah hati yang tetap sabar dikritik sana sini. Saya kira rakyat makin menguat untuk Jokowi," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK