PILIHAN
Penambang Emas di Desa Batu Rijal Hulu Tewas Tenggelam
SEORANG penambang emas di desa Batu Rijal Hulu kecamatan Peranap kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Pada hari Selasa 12 JUli 2016 sekitar Pukul 11.30 wib kemarin dikabarkan meninggal dunia akibat tenggelam.
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk kepada wartawan Rabu (13/7/2016) melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak membenarkan adanya laporan terkait korban tenggelam yang neninggal dunia di kecamatan Peranap.
"Telah terjadi musibah Orang Tenggelam saat melakukan Penambangan Emas di desa Batu Rijal Hulu kecamatan Peranap pada Selasa 12 Juli 2016 kemarin," katanya.
Korban bernama Hendra Bin Muslumad (25) warga Tanjung RT.01 RW. 05 Desa Baturijal Hulu Kec. Peranap Kabupaten Inhu, saat korban melakukan Penambangan Emas di Rawa Rawa Dekat Jembatan dan diduga korban jatuh ketempat Bekas Sedotan Mesin Tambang dan Tenggelam.
"Tidak ada masyarakat setempat yang bersedia jadi saksi pada kejadian tersebut, saat di datangi ke TKP Mesin, Pralon, dan Peralatan Tambang lainnya sudah tidak ada ditempat," terangnya.
Polisi yang mendatangi TKP langsung Memasang Police Line dilokasi kejadian dan membawa Dokter Puskesmas Peranap untuk melakukan Visum terhadap korban.
"Dari Hasil Visum ditubuh Korban tidak ditemukan Tanda tanda kekerasan, korban diduga meninggal murni karena tenggelam, sampai saat ini masih dilakukan Penyelidikan," pungkasnya.(man)
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk kepada wartawan Rabu (13/7/2016) melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak membenarkan adanya laporan terkait korban tenggelam yang neninggal dunia di kecamatan Peranap.
"Telah terjadi musibah Orang Tenggelam saat melakukan Penambangan Emas di desa Batu Rijal Hulu kecamatan Peranap pada Selasa 12 Juli 2016 kemarin," katanya.
Korban bernama Hendra Bin Muslumad (25) warga Tanjung RT.01 RW. 05 Desa Baturijal Hulu Kec. Peranap Kabupaten Inhu, saat korban melakukan Penambangan Emas di Rawa Rawa Dekat Jembatan dan diduga korban jatuh ketempat Bekas Sedotan Mesin Tambang dan Tenggelam.
"Tidak ada masyarakat setempat yang bersedia jadi saksi pada kejadian tersebut, saat di datangi ke TKP Mesin, Pralon, dan Peralatan Tambang lainnya sudah tidak ada ditempat," terangnya.
Polisi yang mendatangi TKP langsung Memasang Police Line dilokasi kejadian dan membawa Dokter Puskesmas Peranap untuk melakukan Visum terhadap korban.
"Dari Hasil Visum ditubuh Korban tidak ditemukan Tanda tanda kekerasan, korban diduga meninggal murni karena tenggelam, sampai saat ini masih dilakukan Penyelidikan," pungkasnya.(man)
Berita Lainnya
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto