PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Kalau Wagubri Mantan Danrem, Warga Optimis Riau Aman dan Investasi Masuk
PELALAWAN, Riauin.com - Ratusan masyarakat dari berbagai golongan hadir dalam kampanye dialogis Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Riau, Edy Nasution, di Taman Pancing Pesona RT01 RW06 Jalan Pak Uwo, Desa Seikijang, Kecamatan Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Ahad (15/4/2018).
H Salim, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Bandar Seikijang, melihat sosok Cawagub Riau Edy Nasution merupakan pemimpin yang mampu menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Provinsi Riau.
"Karena latar belakang Edy Nasution adalah militer, mantan Danrem 031/Wirabima. Apalagi pengalaman beliau yang sudah bertugas selama 30 tahun lebih di TNI, sehingga kami yakin situasi yang aman akan tercipta di kepemimpinan Edy Nasution," kata Salim.
Dikatakan Salim, situasi yang aman di Riau tentu akan mendatangkan investor ke Riau untuk berinvestasi dalam bidang industri atau pun pariwisata. Kalau tidak ada jaminan keamanan, siapa yang mau berinvestasi di Riau ini.
"Masyarakat yakin, ketika investor banyak yang masuk ke Riau, otomatis akan membuka lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah, pajak dan lainnya," ujar Salim.
Ia juga meminta, jika nanti terpilih, Edy Nasution juga memperhatikan infrastruktur jalan, pendidikan dan rumah ibadah.
"Apalagi banyak perusahaan yang ada di Pelalawan belum sepenuhnya menyalurkan CSR kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkap Salim.
Menanggapi hal ini, Edy Nasution menyebutkan, ia sudah mempersiapkan program prioritas, yaitu JALINET Cepat. Jalinet merupakan perpanjangan dari jalan, air, listrik dan internet. Ini menjadi program prioritas saat menjalankan roda pemerintahan di provinsi nantinya.
"Dari hasil survei yang kita lakukan, masyarakat di Riau masih membutuhkan infrastruktur jalan yang bagus, air bersih yang dapat digunakan, listrik yang mampu menerangi selama 24 jam dan jaringan internet untuk membuka cakrawala informasi dunia," ungkap Edy Nasution.
Edy Nasution juga mengatakan akan mengupayakan CSR perusahaan agar bisa tepat sasaran. Banyak perusahaan besar di Riau yang CSR-nya belum terpantau apakah tepat sasaran atau hanya sekedar seremonial saja.
"Nanti, bagaimana pemerintah dan perusahaan bisa bekerjasama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Riau. Jadi bukan hanya pemerintah, ada peran perusahaan juga yang bisa membantu masyarakat," jelas Edy Nasution.(int/nol)
H Salim, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Bandar Seikijang, melihat sosok Cawagub Riau Edy Nasution merupakan pemimpin yang mampu menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Provinsi Riau.
"Karena latar belakang Edy Nasution adalah militer, mantan Danrem 031/Wirabima. Apalagi pengalaman beliau yang sudah bertugas selama 30 tahun lebih di TNI, sehingga kami yakin situasi yang aman akan tercipta di kepemimpinan Edy Nasution," kata Salim.
Dikatakan Salim, situasi yang aman di Riau tentu akan mendatangkan investor ke Riau untuk berinvestasi dalam bidang industri atau pun pariwisata. Kalau tidak ada jaminan keamanan, siapa yang mau berinvestasi di Riau ini.
"Masyarakat yakin, ketika investor banyak yang masuk ke Riau, otomatis akan membuka lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah, pajak dan lainnya," ujar Salim.
Ia juga meminta, jika nanti terpilih, Edy Nasution juga memperhatikan infrastruktur jalan, pendidikan dan rumah ibadah.
"Apalagi banyak perusahaan yang ada di Pelalawan belum sepenuhnya menyalurkan CSR kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkap Salim.
Menanggapi hal ini, Edy Nasution menyebutkan, ia sudah mempersiapkan program prioritas, yaitu JALINET Cepat. Jalinet merupakan perpanjangan dari jalan, air, listrik dan internet. Ini menjadi program prioritas saat menjalankan roda pemerintahan di provinsi nantinya.
"Dari hasil survei yang kita lakukan, masyarakat di Riau masih membutuhkan infrastruktur jalan yang bagus, air bersih yang dapat digunakan, listrik yang mampu menerangi selama 24 jam dan jaringan internet untuk membuka cakrawala informasi dunia," ungkap Edy Nasution.
Edy Nasution juga mengatakan akan mengupayakan CSR perusahaan agar bisa tepat sasaran. Banyak perusahaan besar di Riau yang CSR-nya belum terpantau apakah tepat sasaran atau hanya sekedar seremonial saja.
"Nanti, bagaimana pemerintah dan perusahaan bisa bekerjasama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Riau. Jadi bukan hanya pemerintah, ada peran perusahaan juga yang bisa membantu masyarakat," jelas Edy Nasution.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK