PILIHAN
Kalau Wagubri Mantan Danrem, Warga Optimis Riau Aman dan Investasi Masuk
PELALAWAN, Riauin.com - Ratusan masyarakat dari berbagai golongan hadir dalam kampanye dialogis Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Riau, Edy Nasution, di Taman Pancing Pesona RT01 RW06 Jalan Pak Uwo, Desa Seikijang, Kecamatan Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Ahad (15/4/2018).
H Salim, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Bandar Seikijang, melihat sosok Cawagub Riau Edy Nasution merupakan pemimpin yang mampu menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Provinsi Riau.
"Karena latar belakang Edy Nasution adalah militer, mantan Danrem 031/Wirabima. Apalagi pengalaman beliau yang sudah bertugas selama 30 tahun lebih di TNI, sehingga kami yakin situasi yang aman akan tercipta di kepemimpinan Edy Nasution," kata Salim.
Dikatakan Salim, situasi yang aman di Riau tentu akan mendatangkan investor ke Riau untuk berinvestasi dalam bidang industri atau pun pariwisata. Kalau tidak ada jaminan keamanan, siapa yang mau berinvestasi di Riau ini.
"Masyarakat yakin, ketika investor banyak yang masuk ke Riau, otomatis akan membuka lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah, pajak dan lainnya," ujar Salim.
Ia juga meminta, jika nanti terpilih, Edy Nasution juga memperhatikan infrastruktur jalan, pendidikan dan rumah ibadah.
"Apalagi banyak perusahaan yang ada di Pelalawan belum sepenuhnya menyalurkan CSR kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkap Salim.
Menanggapi hal ini, Edy Nasution menyebutkan, ia sudah mempersiapkan program prioritas, yaitu JALINET Cepat. Jalinet merupakan perpanjangan dari jalan, air, listrik dan internet. Ini menjadi program prioritas saat menjalankan roda pemerintahan di provinsi nantinya.
"Dari hasil survei yang kita lakukan, masyarakat di Riau masih membutuhkan infrastruktur jalan yang bagus, air bersih yang dapat digunakan, listrik yang mampu menerangi selama 24 jam dan jaringan internet untuk membuka cakrawala informasi dunia," ungkap Edy Nasution.
Edy Nasution juga mengatakan akan mengupayakan CSR perusahaan agar bisa tepat sasaran. Banyak perusahaan besar di Riau yang CSR-nya belum terpantau apakah tepat sasaran atau hanya sekedar seremonial saja.
"Nanti, bagaimana pemerintah dan perusahaan bisa bekerjasama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Riau. Jadi bukan hanya pemerintah, ada peran perusahaan juga yang bisa membantu masyarakat," jelas Edy Nasution.(int/nol)
H Salim, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Bandar Seikijang, melihat sosok Cawagub Riau Edy Nasution merupakan pemimpin yang mampu menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Provinsi Riau.
"Karena latar belakang Edy Nasution adalah militer, mantan Danrem 031/Wirabima. Apalagi pengalaman beliau yang sudah bertugas selama 30 tahun lebih di TNI, sehingga kami yakin situasi yang aman akan tercipta di kepemimpinan Edy Nasution," kata Salim.
Dikatakan Salim, situasi yang aman di Riau tentu akan mendatangkan investor ke Riau untuk berinvestasi dalam bidang industri atau pun pariwisata. Kalau tidak ada jaminan keamanan, siapa yang mau berinvestasi di Riau ini.
"Masyarakat yakin, ketika investor banyak yang masuk ke Riau, otomatis akan membuka lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah, pajak dan lainnya," ujar Salim.
Ia juga meminta, jika nanti terpilih, Edy Nasution juga memperhatikan infrastruktur jalan, pendidikan dan rumah ibadah.
"Apalagi banyak perusahaan yang ada di Pelalawan belum sepenuhnya menyalurkan CSR kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkap Salim.
Menanggapi hal ini, Edy Nasution menyebutkan, ia sudah mempersiapkan program prioritas, yaitu JALINET Cepat. Jalinet merupakan perpanjangan dari jalan, air, listrik dan internet. Ini menjadi program prioritas saat menjalankan roda pemerintahan di provinsi nantinya.
"Dari hasil survei yang kita lakukan, masyarakat di Riau masih membutuhkan infrastruktur jalan yang bagus, air bersih yang dapat digunakan, listrik yang mampu menerangi selama 24 jam dan jaringan internet untuk membuka cakrawala informasi dunia," ungkap Edy Nasution.
Edy Nasution juga mengatakan akan mengupayakan CSR perusahaan agar bisa tepat sasaran. Banyak perusahaan besar di Riau yang CSR-nya belum terpantau apakah tepat sasaran atau hanya sekedar seremonial saja.
"Nanti, bagaimana pemerintah dan perusahaan bisa bekerjasama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Riau. Jadi bukan hanya pemerintah, ada peran perusahaan juga yang bisa membantu masyarakat," jelas Edy Nasution.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V