PILIHAN
Penderes Getah di Aur Kuning Saja Tahu Kenapa Syamsuar Layak Menjadi Gubernur Riau
KAMPAR, Riauin.com - Meski hidup jauh dari kemajuan teknologi, masyarakat Desa Aur Kuning, Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau tahu kenapa Syamsuar layak menjadi Gubernur Riau dan Edy Nasution juga pantas mendampinginya.
Dikatakan Racin, yang sehari - hari bekerja sebagai penderes getah ini, dia bukan orang pintar yang bisa menganalisa 4 pasangan calon Gubernur Riau. Tetapi dia memiliki anak yang dalam hitungan hari kedepan akan diwisuda di salah satu universitas terkemuka di Jogyakarta.
Baginya, anak-anaknya ini menjadi mata dan telinganya di luar sana. Sebab Desa tempat tinggalnya ini terbilang sangat terisolir. Warga tidak seutuhnya dapat menikmati listrik. Bahkan jaringan untuk komunikasi juga tidak ada di kampungnya.
"Kami memang belun kenal banyak dengan bapak Syamsuar ini. Tapi anak-anak kami sangat tahu siapa Bupati Siak itu. Makanya anak bilang dengan kami pak Syamsuar itu hebat dan pak Edy Nasution itu tentara berdarah melayu," kata Racin kepada wartawan.
Racin yang terbata-bata dalam berbahasa Indonesia ini menyebutkan kalau Calon gubernur.nomor 1, Syamsuar sangat berpengalaman di birokrasi. Terbukti Syamsuar mengawali karier dari pegawai honorer, Camat, Kadis dan Bupati.
"Ditambah lagi Bapak Syamsuar mampu mengelola keuangan daerah dengan sangat baik. Terbukti lagi Pemkab Siak dibawah kepemimpinannya, 6 tahun berturut-turut mendapat predikat WTP dari BPK RI," sebut petani getah ini.
Selanjutnya, Ella warga lainnya yang juga penderes getah menyebutkan memang belum pernah bertemu dengan mantan Danrem di Pekanbaru, Edy Nasution. Tetapi banyak banyak masyarakat di Desa Gema mengagumi Syamsuar dan Edy Nasution.
"Tapi biasanya kalau orang yang tegas, disiplin, memegang teguh komitmen seperti pak Edy ini yakin kita Riau menjadi lebih baik lagi. Apalagi 30 tahun pengalamannya di TNI, sudah tidak diragukan lagi itu," ucap Ella.
"Pertama melihat pak Syamsuar, kami yakin dia pribadi yang religius / taat beragama. Apalagi Edy Nasution juga katanya seorang mubaligh / penceramah. Mereka berdua juga dikenal sangat rendah hati dan memiliki Visi dan Misi yang unggul, tepat serta terukur," imbuhnya lagi.(int/nol)
Dikatakan Racin, yang sehari - hari bekerja sebagai penderes getah ini, dia bukan orang pintar yang bisa menganalisa 4 pasangan calon Gubernur Riau. Tetapi dia memiliki anak yang dalam hitungan hari kedepan akan diwisuda di salah satu universitas terkemuka di Jogyakarta.
Baginya, anak-anaknya ini menjadi mata dan telinganya di luar sana. Sebab Desa tempat tinggalnya ini terbilang sangat terisolir. Warga tidak seutuhnya dapat menikmati listrik. Bahkan jaringan untuk komunikasi juga tidak ada di kampungnya.
"Kami memang belun kenal banyak dengan bapak Syamsuar ini. Tapi anak-anak kami sangat tahu siapa Bupati Siak itu. Makanya anak bilang dengan kami pak Syamsuar itu hebat dan pak Edy Nasution itu tentara berdarah melayu," kata Racin kepada wartawan.
Racin yang terbata-bata dalam berbahasa Indonesia ini menyebutkan kalau Calon gubernur.nomor 1, Syamsuar sangat berpengalaman di birokrasi. Terbukti Syamsuar mengawali karier dari pegawai honorer, Camat, Kadis dan Bupati.
"Ditambah lagi Bapak Syamsuar mampu mengelola keuangan daerah dengan sangat baik. Terbukti lagi Pemkab Siak dibawah kepemimpinannya, 6 tahun berturut-turut mendapat predikat WTP dari BPK RI," sebut petani getah ini.
Selanjutnya, Ella warga lainnya yang juga penderes getah menyebutkan memang belum pernah bertemu dengan mantan Danrem di Pekanbaru, Edy Nasution. Tetapi banyak banyak masyarakat di Desa Gema mengagumi Syamsuar dan Edy Nasution.
"Tapi biasanya kalau orang yang tegas, disiplin, memegang teguh komitmen seperti pak Edy ini yakin kita Riau menjadi lebih baik lagi. Apalagi 30 tahun pengalamannya di TNI, sudah tidak diragukan lagi itu," ucap Ella.
"Pertama melihat pak Syamsuar, kami yakin dia pribadi yang religius / taat beragama. Apalagi Edy Nasution juga katanya seorang mubaligh / penceramah. Mereka berdua juga dikenal sangat rendah hati dan memiliki Visi dan Misi yang unggul, tepat serta terukur," imbuhnya lagi.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V