Menteri PU Kaji Pembangunan Jalan Tol Teluk Kuantan–Pekanbaru
Mobil Mogok
Pembangunan RS UPT Kemenkes di Riau Capai 90 Persen, Target Diresmikan November 2026
RIAUIN.COM - Penguatan layanan kesehatan rujukan terus menjadi salah satu fokus pembangunan nasional melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang modern dan berstandar tinggi. Kehadiran rumah sakit rujukan di berbagai daerah diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik tanpa harus dirujuk ke luar wilayah.
Di Provinsi Riau, komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Rumah Sakit UPT Kemenkes Riau di Kota Pekanbaru. Rumah sakit yang diproyeksikan menjadi pusat rujukan penyakit jantung dan otak regional Sumatera itu kini memasuki tahap akhir penyelesaian pembangunan.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas pembangunan fasilitas kesehatan strategis.
"Kami juga menyampaikan terima kasih atas pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Riau di atas lahan 10 hektare yang disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Progres fisiknya telah mencapai 90 persen," ujar Plt Gubri SF Hariyanto di RSUD AA Pekanbaru, Selasa (04/08).
Dijelaskan, perkembangan pembangunan yang telah mencapai sekitar 90 persen menjadi sinyal positif bahwa rumah sakit tersebut segera dapat difungsikan. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Riau maupun provinsi lain di Pulau Sumatera.
Ia menambahkan, pemerintah telah menetapkan target peresmian rumah sakit tersebut pada momentum Hari Kesehatan Nasional tahun 2026. Penetapan jadwal itu diharapkan menjadi tonggak dimulainya operasional fasilitas kesehatan strategis tersebut.
"Ditargetkan peresmiannya dijadwalkan pada 12 November 2026, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional," jelasnya.
Diungkapkan, berbagai persiapan terus dilakukan agar rumah sakit dapat langsung memberikan pelayanan secara optimal sejak mulai beroperasi. Persiapan tersebut melibatkan koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kementerian Kesehatan.
Ia menerangkan bahwa fokus persiapan tidak hanya pada penyelesaian bangunan fisik. Tetapi juga mencakup kesiapan sumber daya manusia, kelengkapan fasilitas medis, sistem rujukan pasien, hingga tata kelola pelayanan rumah sakit.
"Saat ini, Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Kesehatan terus mematangkan persiapan operasional, termasuk pemenuhan dokter dan tenaga kesehatan, peralatan, sistem rujukan, serta tata kelola pelayanan," ungkapnya.
Sebagai informasi, RS UPT Kemenkes Riay tersebut berfokus pada pelayanan kesehatan otak dan saraf (brain health & stroke), jantung, serta kanker. Lokasinya berada di Jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru. (Bil)
Berita Lainnya
Pemprov Riau Genjot Cek Kesehatan Gratis untuk Tekan Penyebaran TB
Harga Kernel Melesat, Harga Sawit Swadaya Riau Naik Jadi Rp 3.936/Kg
Kabar Duka Konservasi Riau, Gajah Jovi Mati Setelah 34 Hari Perawatan Medis
Belasan Hotspot Kepung Pelalawan dan Inhu, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla di Riau
Harga Emas dan Biaya Kuliah Picu Inflasi Riau Tembus 3,82 Persen pada Juli 2026
Pemprov Riau Kucurkan Rp 10 Miliar di APBD-P 2026 untuk Atasi Kerusakan Jalan Sontang-Kasang Padang
Pemprov Riau Genjot Cek Kesehatan Gratis untuk Tekan Penyebaran TB
Harga Kernel Melesat, Harga Sawit Swadaya Riau Naik Jadi Rp 3.936/Kg
Kabar Duka Konservasi Riau, Gajah Jovi Mati Setelah 34 Hari Perawatan Medis
Belasan Hotspot Kepung Pelalawan dan Inhu, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla di Riau
Harga Emas dan Biaya Kuliah Picu Inflasi Riau Tembus 3,82 Persen pada Juli 2026
Pemprov Riau Kucurkan Rp 10 Miliar di APBD-P 2026 untuk Atasi Kerusakan Jalan Sontang-Kasang Padang