Pemprov Riau Kucurkan Rp 10 Miliar di APBD-P 2026 untuk Atasi Kerusakan Jalan Sontang-Kasang Padang
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat untuk memulihkan konektivitas antardesa di Kabupaten Rokan Hulu yang sempat terganggu akibat kerusakan infrastruktur. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026, pemprov mengalokasikan dana sebesar Rp 10 miliar untuk merekonstruksi jalur Sontang–Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam.
Kepastian pembenahan jalur vital tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Riau Zulfahmi di Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil guna menghentikan penderitaan warga dan pengguna jalan yang selama ini terhambat oleh kubangan air serta lumpur.
Berdasarkan pemetaan terkini di lapangan, tim teknis menemukan tiga titik kerusakan parah dengan kedalaman ceruk rata-rata mencapai satu meter. Tingginya genangan air di lokasi penyeberangan tersebut dinilai tidak lagi memungkinkan untuk ditangani melalui perbaikan biasa.
"Tim Bina Marga kemarin sudah melakukan survei ke lokasi. Dari hasil pengecekan, terdapat tiga titik kerusakan dengan kedalaman rata-rata mencapai satu meter," kata Zulfahmi, Senin.
Metode perbaikan yang akan diterapkan berfokus pada peninggian struktur badan jalan melalui penimbunan tanah dan material padat dalam volume besar. Pola penanganan permanen ini dipilih agar daya tahan jalan meningkat dan tidak kembali terendam saat curah hujan tinggi.
"Kalau hanya dilakukan penimbunan secara fungsional, hasilnya tidak akan efektif untuk jangka panjang. Apalagi kondisi eksisting saat ini masih terendam. Sehingga penanganan yang dilakukan melalui APBD Perubahan juga berupa penimbunan sesuai kondisi di lapangan," ujar Zulfahmi.
Besarnya nilai investasi perbaikan yang menyentuh angka Rp 10 miliar dipengaruhi oleh spesifikasi pengerjaan konstruksi di area basah. Pemprov Riau menilai besaran anggaran tersebut sepadan demi menjamin ketahanan infrastruktur jalan dalam jangka panjang.
Melalui intervensi anggaran di APBD-P 2026 ini, keterisolasian ekonomi masyarakat di Bonai Darussalam diharapkan dapat segera berakhir, sehingga arus distribusi barang dan mobilitas warga Rokan Hulu kembali lancar. (Bil)
Berita Lainnya
Harga Emas dan Biaya Kuliah Picu Inflasi Riau Tembus 3,82 Persen pada Juli 2026
Soal Pertikaian Anggota Dewan, BK DPRD Riau Ngaku Masih Silang Pendapat
Dorong Ekonomi Kreatif, Pemprov Riau Apresiasi 10 Koperasi Lintas Daerah
Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Riau Sebar Bahan Pokok Murah di Pekanbaru dan Kampar
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Hujan Lebat dan Angin Kencang
Berikut Rincian Harga Baru Pertamax dan Pertamax Turbo di Riau per 1 Agustus 2026
Harga Emas dan Biaya Kuliah Picu Inflasi Riau Tembus 3,82 Persen pada Juli 2026
Soal Pertikaian Anggota Dewan, BK DPRD Riau Ngaku Masih Silang Pendapat
Dorong Ekonomi Kreatif, Pemprov Riau Apresiasi 10 Koperasi Lintas Daerah
Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Riau Sebar Bahan Pokok Murah di Pekanbaru dan Kampar
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Hujan Lebat dan Angin Kencang
Berikut Rincian Harga Baru Pertamax dan Pertamax Turbo di Riau per 1 Agustus 2026