Biaya Perawatan Diri dan Pangan Sebabkan Lonjakkan Inflasi Riau Jadi 3,95 Persen
RIAUIN.COM - Lonjakan biaya pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, disusul kenaikan harga komoditas pangan, menjadi motor utama yang mengerek inflasi tahunan di Provinsi Riau pada Mei 2026. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, laju inflasi tahunan (year on year) di wilayah ini menyentuh angka 3,95 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 112,88.
Kepala Badan Pusat Statistik Riau Asep Riyadi menjelaskan bahwa pergerakan harga pada bulan Mei secara umum menunjukkan tren mendaki. Jika ditelisik dari wilayahnya, Tembilahan menjadi daerah dengan rentetan kenaikan harga paling tinggi, sementara Kota Dumai mencatatkan laju inflasi paling lambat.
Dari sebelas kelompok pengeluaran masyarakat, sembilan di antaranya mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatatkan lonjakan paling tajam, disusul oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor pendidikan. Sebaliknya, penurunan harga atau deflasi justru terjadi pada kelompok perlengkapan rumah tangga serta kelompok pakaian dan alas kaki.
Asep Riyadi mengungkapkan, emas perhiasan dan biaya pendidikan tinggi menjadi beberapa komoditas utama yang paling dominan menguras isi dompet warga Riau sepanjang tahun ini. Selain itu, kebutuhan dapur seperti cabai merah, bawang merah, minyak goreng, daging ayam, dan beras juga terus merangkak naik, ditambah dengan kenaikan tarif angkutan udara serta ongkos servis kendaraan.
Meskipun demikian, ada sedikit penahan laju inflasi lewat penurunan harga pada komoditas seperti bawang putih, deterjen, kentang, serta pakaian wanita.
Sementara itu, jika melihat pergerakan dari bulan ke bulan (month to month), Riau mengalami inflasi sebesar 0,76 persen pada Mei 2026. Komoditas pelat merah yang paling getol mendorong inflasi bulanan ini lagi-lagi dipimpin oleh cabai merah, minyak goreng, tomat, bensin, dan biaya layanan rumah sakit. Sementara daging dan telur ayam ras justru mengalami penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga sedikit meredam tekanan inflasi di tengah masyarakat. (Bil)
Berita Lainnya
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD
Realisasi Cek Kesehatan Gratis Baru 18,5 Persen, Pemprov Riau Kejar Target Nasional
Antisipasi Musim Kemarau, Riau Terbitkan Maklumat Cegah Karhutla
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD
Realisasi Cek Kesehatan Gratis Baru 18,5 Persen, Pemprov Riau Kejar Target Nasional
Antisipasi Musim Kemarau, Riau Terbitkan Maklumat Cegah Karhutla