Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Segera Perbaiki Jalan Srikandi dan Lobak yang Kian Parah
RIAUIN.COM – Warga Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru kembali mengeluhkan kondisi Jalan Srikandi dan Jalan Lobak yang rusaknya semakin parah dan belum juga mendapat penanganan serius. Hingga memasuki pertengahan Agustus, janji Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru untuk melakukan overlay atau pelapisan ulang belum juga terealisasi.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (10/8/2025), kerusakan jalan di dua lokasi tersebut tampak semakin membahayakan. Lubang besar dan permukaan jalan yang bergelombang banyak ditemukan, terutama di titik-titik yang sering dilewati kendaraan bertonase tinggi. Di Jalan Srikandi, meskipun beberapa lubang telah ditimbun batu, kondisi jalan tetap mengancam keselamatan, apalagi saat malam hari dengan pencahayaan minim. Sementara itu, lubang-lubang kecil di sekitar jembatan justru menjadi ancaman tersembunyi bagi pengguna jalan.
Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Lobak. Permukaan jalan yang sebelumnya sempat ditimbun dengan sirtu kini kembali rusak, bahkan berubah menjadi lubang memanjang yang makin dalam dan licin ketika hujan turun.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, menyampaikan keprihatinannya. Ia meminta Dinas PUPR segera memenuhi komitmen mereka untuk melakukan perbaikan menyeluruh, bukan hanya penambalan sementara.
"Memang pernah dilakukan tambal sulam di Jalan Lobak, dan di Jalan Srikandi hanya ditimbun batu. Tapi itu tidak cukup. Sekarang sudah pekan kedua Agustus, Dinas PUPR harus segera menindaklanjuti janji overlay itu,” ujar Nurul Ikhsan.
Ia menegaskan bahwa kedua ruas jalan tersebut merupakan jalur vital bagi warga Delima dan sekitarnya, sehingga penanganannya harus diprioritaskan.
“Jika terus dibiarkan, kerusakan akan semakin meluas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Perbaikan ini bagian dari pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah,” lanjutnya, seperti dikutip dari Tribun Pekanbaru.
Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edwar Riansyah, menyatakan bahwa proses overlay Jalan Srikandi dan Jalan Lobak direncanakan pada minggu ketiga Juli 2025. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum tampak adanya tanda-tanda pekerjaan dimulai.
Keluhan warga terhadap jalan rusak tidak hanya menyangkut kenyamanan, tapi juga berkaitan erat dengan keselamatan pengguna, termasuk pelajar, ibu rumah tangga, dan pengemudi ojek online yang setiap hari melintasi jalan tersebut. (*)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026