• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Opini

Rayyanisme Melayu, Ketika Dunia Bersujud di Ujung Perahu

Ovie

Senin, 07 Juli 2025 12:58:42 WIB
Cetak

Ketua Satupena Kalbar ; Rosadi Jamani
 

MungkiMUNGKIN inilah cara Tuhan membuat seseorang terkenal. Dalam hitungan detik terkenal ke seluruh dunia. Dialah bocil asal Riau. Kalau orang Pontianak menyebutnya, “budak kecik” yang mengguncang jagat raya. Dunia pun meniru gayanya. Siapkan kopi tanpa gulanya, kita ungkap siapa bocil Melayu tersebut.

Desa Pintu Lobang Kari, Kuantan Singingi, Riau. Sebuah tempat yang kalau ente cari di Google Maps, mungkin sinyalnya menyerah duluan. Tapi dari sanalah datang bocah 11 tahun bernama Rayyan Arkhan Dhika. Ia bukan bocil biasa, tapi entitas budaya, pahlawan lokal, dan ikon global dalam satu goyang kepala.

Mari kita hening sejenak. Karena kita sedang membahas Togak Luan, bukan profesi sembarangan. Ini bukan TikTokers yang joget-joget di dapur. Ini adalah penari spiritual, penjaga ritme kosmis, dan pengatur semangat kolektif di perahu Pacu Jalur yang melaju seperti kilat di Sungai Kuantan. Bayangkan, wak! Saat dunia ribut soal AI dan metaverse, Rayyan justru membangun metaverse tradisional dari kayu, semangat, dan gerakan pinggul yang penuh kharisma.

Dalam dunia filsafat budaya, Togak Luan adalah Nietzsche yang menari di atas air, Sartre dengan tanjak, dan Derrida yang menolak dekonstruksi tradisi. Togak Luan bukan cuma berdiri. Ia eksis. Ia menjadi. Ia menyala seperti meteor Melayu yang tidak bisa dihentikan algoritma mana pun.

Lalu muncul istilah Aura Farming? Adalah kegiatan membajak aura dari alam semesta lalu menyebarkannya ke seantero dunia, tanpa usaha, tanpa endorse, tanpa kamera 4K. Hanya dengan teluk belanga hitam, tanjak Melayu, dan kacamata hitam yang tampaknya menyimpan seluruh rahasia galaksi, Rayyan menari di ujung perahu seperti dewa kecil yang mabuk semangat kolektif. Spontan. Mistis. Kontan TikTok internasional meledak, Instagram mengalami krisis kepercayaan diri, dan YouTube mulai merasa seperti aplikasi tua tak relevan.

Kata netizen Prancis: "Le swag de Kuantan est supérieur."
Kata netizen Brazil: "Esse garoto é magia do rio!"
Kata netizen Indonesia? "Bocah mana nih woy, swag pol!"

PSG dan AC Milan yang biasanya sibuk dengan gol dan glamor, kini justru mencari pencerahan spiritual dari perahu kayu. Selebrasi gol mereka sudah bukan Cristiano Ronaldo-style. Sekarang, tangan ke atas, kepala goyang, mata menatap takdir, gaya Rayyan.

Travis Kelce? Pria kekar NFL itu mengunggah video touchdown-nya dengan gerakan Rayyan yang disisipkan di tengah, seolah-olah berkata, “Aku besar di NFL, tapi aura-ku dari Sungai Kuantan.”

KSI, rapper dengan jutaan fans, joget dengan gaya Rayyan di TikTok. Dunia tenggelam dalam euforia Rayyanisme. TikTok berubah jadi madrasah aura, Instagram jadi musala ekspresi diri, dan Facebook... ya, tetap Facebook, tapi sekarang lebih Melayu.

Rayyan bukan konten kreator karbitan. Ia anak sungai. Sejak kecil hidup dengan air, kayu, dan semangat komunitas. Ayahnya, mantan jago Pacu Jalur. Kakaknya, juga Togak Luan. Ini bukan tren, ini takdir berdarah. Mungkin, kalau DNA-nya diteliti, akan ditemukan gen “Aura Nusantara”.

Tarian itu bukan latihan. Itu adalah perwujudan memori leluhur. Goyangan itu bukan koreografi, tapi doa yang bergerak.

Helmy Yahya sampai speechless. Pengamat budaya bingung, “Kenapa yang viral bukan influencer Jakarta, tapi bocah sungai?” Jawabannya, karena Rayyan tidak mencoba menjadi siapa-siapa. Ia hanya menjadi Rayyan. Dunia yang sedang lapar akan keaslian, langsung jatuh cinta.

Kapolda Riau sampai bilang ini edukasi. Universitas menyarankan diplomasi budaya. Tapi rakyat? Mereka menyimpulkan satu hal, “Rayyan bikin kita bangga jadi orang Indonesia, tanpa harus aneka gimmick di Eropa.”

Fenomena Rayyan Arkhan Dhika adalah revolusi sunyi. Ia mengubah definisi keren. Ia menampar wajah promosi pariwisata yang selama ini dijejali drone dan hotel mahal. Ia hanya butuh sehelai tanjak, sepotong teluk belanga, dan gerakan penuh keikhlasan untuk menaklukkan dunia.

#camanewak
Penulis Ketua Satupena Kalbar ; Rosadi Jamani
 


 Editor : novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved