• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • Opini

Rayyanisme Melayu, Ketika Dunia Bersujud di Ujung Perahu

Ovie

Senin, 07 Juli 2025 12:58:42 WIB
Cetak

Ketua Satupena Kalbar ; Rosadi Jamani
 

MungkiMUNGKIN inilah cara Tuhan membuat seseorang terkenal. Dalam hitungan detik terkenal ke seluruh dunia. Dialah bocil asal Riau. Kalau orang Pontianak menyebutnya, “budak kecik” yang mengguncang jagat raya. Dunia pun meniru gayanya. Siapkan kopi tanpa gulanya, kita ungkap siapa bocil Melayu tersebut.

Desa Pintu Lobang Kari, Kuantan Singingi, Riau. Sebuah tempat yang kalau ente cari di Google Maps, mungkin sinyalnya menyerah duluan. Tapi dari sanalah datang bocah 11 tahun bernama Rayyan Arkhan Dhika. Ia bukan bocil biasa, tapi entitas budaya, pahlawan lokal, dan ikon global dalam satu goyang kepala.

Mari kita hening sejenak. Karena kita sedang membahas Togak Luan, bukan profesi sembarangan. Ini bukan TikTokers yang joget-joget di dapur. Ini adalah penari spiritual, penjaga ritme kosmis, dan pengatur semangat kolektif di perahu Pacu Jalur yang melaju seperti kilat di Sungai Kuantan. Bayangkan, wak! Saat dunia ribut soal AI dan metaverse, Rayyan justru membangun metaverse tradisional dari kayu, semangat, dan gerakan pinggul yang penuh kharisma.

Dalam dunia filsafat budaya, Togak Luan adalah Nietzsche yang menari di atas air, Sartre dengan tanjak, dan Derrida yang menolak dekonstruksi tradisi. Togak Luan bukan cuma berdiri. Ia eksis. Ia menjadi. Ia menyala seperti meteor Melayu yang tidak bisa dihentikan algoritma mana pun.

Lalu muncul istilah Aura Farming? Adalah kegiatan membajak aura dari alam semesta lalu menyebarkannya ke seantero dunia, tanpa usaha, tanpa endorse, tanpa kamera 4K. Hanya dengan teluk belanga hitam, tanjak Melayu, dan kacamata hitam yang tampaknya menyimpan seluruh rahasia galaksi, Rayyan menari di ujung perahu seperti dewa kecil yang mabuk semangat kolektif. Spontan. Mistis. Kontan TikTok internasional meledak, Instagram mengalami krisis kepercayaan diri, dan YouTube mulai merasa seperti aplikasi tua tak relevan.

Kata netizen Prancis: "Le swag de Kuantan est supérieur."
Kata netizen Brazil: "Esse garoto é magia do rio!"
Kata netizen Indonesia? "Bocah mana nih woy, swag pol!"

PSG dan AC Milan yang biasanya sibuk dengan gol dan glamor, kini justru mencari pencerahan spiritual dari perahu kayu. Selebrasi gol mereka sudah bukan Cristiano Ronaldo-style. Sekarang, tangan ke atas, kepala goyang, mata menatap takdir, gaya Rayyan.

Travis Kelce? Pria kekar NFL itu mengunggah video touchdown-nya dengan gerakan Rayyan yang disisipkan di tengah, seolah-olah berkata, “Aku besar di NFL, tapi aura-ku dari Sungai Kuantan.”

KSI, rapper dengan jutaan fans, joget dengan gaya Rayyan di TikTok. Dunia tenggelam dalam euforia Rayyanisme. TikTok berubah jadi madrasah aura, Instagram jadi musala ekspresi diri, dan Facebook... ya, tetap Facebook, tapi sekarang lebih Melayu.

Rayyan bukan konten kreator karbitan. Ia anak sungai. Sejak kecil hidup dengan air, kayu, dan semangat komunitas. Ayahnya, mantan jago Pacu Jalur. Kakaknya, juga Togak Luan. Ini bukan tren, ini takdir berdarah. Mungkin, kalau DNA-nya diteliti, akan ditemukan gen “Aura Nusantara”.

Tarian itu bukan latihan. Itu adalah perwujudan memori leluhur. Goyangan itu bukan koreografi, tapi doa yang bergerak.

Helmy Yahya sampai speechless. Pengamat budaya bingung, “Kenapa yang viral bukan influencer Jakarta, tapi bocah sungai?” Jawabannya, karena Rayyan tidak mencoba menjadi siapa-siapa. Ia hanya menjadi Rayyan. Dunia yang sedang lapar akan keaslian, langsung jatuh cinta.

Kapolda Riau sampai bilang ini edukasi. Universitas menyarankan diplomasi budaya. Tapi rakyat? Mereka menyimpulkan satu hal, “Rayyan bikin kita bangga jadi orang Indonesia, tanpa harus aneka gimmick di Eropa.”

Fenomena Rayyan Arkhan Dhika adalah revolusi sunyi. Ia mengubah definisi keren. Ia menampar wajah promosi pariwisata yang selama ini dijejali drone dan hotel mahal. Ia hanya butuh sehelai tanjak, sepotong teluk belanga, dan gerakan penuh keikhlasan untuk menaklukkan dunia.

#camanewak
Penulis Ketua Satupena Kalbar ; Rosadi Jamani
 


 Editor : novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi

Newsfluencer Menggantikan Wartawan? Menimbang Sertifikasi dan Kode Etik

Jabatan Tak Boleh Berkurban

Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!

Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat

Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja Berbasis AI

Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi

Newsfluencer Menggantikan Wartawan? Menimbang Sertifikasi dan Kode Etik

Jabatan Tak Boleh Berkurban

Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!

Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat

Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja Berbasis AI

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
03 Juni 2026
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved