• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Opini

Ratik Onjai: Dzikir Malam yang Hilang, Warisan Spiritual Kuansing yang Merindukan Cahaya

Redaksi

Sabtu, 01 Maret 2025 13:14:40 WIB
Cetak

Foto: Mesjid Jam'i IV Koto Lubuk Ambacang

Ditulis: Hendrianto

DI sudut-sudut desa di Kuantan Singingi, dahulu kala, gemuruh dzikir menggema di surau-surau. Sebuah tradisi spiritual unik bernama Ratik Onjai, sebuah ritual dzikir malam yang berlangsung dalam durasi panjang, menjadi penanda kekayaan budaya dan religiusitas masyarakat setempat. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi luhur ini kian meredup, nyaris hilang ditelan zaman.

Ratik Onjai, secara harfiah, dapat diartikan sebagai "dzikir malam yang berulang-ulang". Ritual ini biasanya dilakukan setelah shalat Isya, berlangsung hingga larut malam, bahkan menjelang fajar. Para peserta, yang terdiri dari laki-laki dewasa, duduk bersila dalam lingkaran, dipimpin oleh seorang tokoh agama atau tetua adat. Mereka melantunkan kalimat-kalimat thayyibah, seperti "Laa ilaaha illallah", "Subhanallah", dan "Allahu Akbar", dengan suara yang syahdu dan berirama.

Dzikir dalam Ratik Onjai tidak hanya sekadar ucapan lisan, tetapi juga melibatkan penghayatan mendalam. Setiap kalimat diresapi maknanya, diulang-ulang hingga merasuk ke dalam hati. Suasana khusyuk dan hening menyelimuti surau, menciptakan koneksi spiritual yang kuat antara peserta dengan Sang Pencipta.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Ratik Onjai juga memiliki fungsi sosial yang penting. Tradisi ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa. Melalui kebersamaan dalam dzikir, mereka saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. 

Selain itu, Ratik Onjai juga menjadi sarana pendidikan informal bagi generasi muda. Mereka belajar tentang nilai-nilai agama, etika, dan tradisi luhur dari para tetua adat.

Namun, ironisnya, tradisi yang kaya makna ini kini terancam punah. Perubahan gaya hidup, modernisasi, dan kurangnya minat generasi muda menjadi faktor utama penyebabnya. Surau-surau yang dulu ramai dengan lantunan dzikir kini sunyi senyap. Para tetua adat yang menjadi penjaga tradisi pun semakin sedikit.

Hilangnya Ratik Onjai bukan hanya kehilangan sebuah tradisi, tetapi juga kehilangan warisan spiritual yang berharga. Dzikir malam yang panjang ini memiliki potensi untuk menenangkan jiwa, membersihkan hati, dan memperkuat iman. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh tekanan, Ratik Onjai dapat menjadi oase spiritual yang menyejukkan.

Oleh karena itu, upaya pelestarian Ratik Onjai perlu segera dilakukan. Pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Kuansing perlu bekerja sama untuk menghidupkan kembali tradisi ini.

Ratik Onjai adalah bagian dari identitas budaya Kuansing yang unik dan berharga. Jangan biarkan tradisi ini hilang begitu saja. Mari kita jaga dan lestarikan warisan leluhur ini agar tetap bersinar di tengah zaman yang terus berubah. (***)

 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved