• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026

  • Home
  • Pendidikan

Ubah Air Gambut Jadi Air Bersih, Mahasiswa Universitas Pertamina Rancang Instalasi Komunal Berbiaya Terjangkau

Redaksi

Ahad, 19 Juli 2026 12:29:10 WIB
Cetak

Vivaldi dan tim saat menghadiri pameran dalam kegiatan Capstone. | Foto : dok

RIAUIN.COM– Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan yang dihadapi jutaan masyarakat yang tinggal di kawasan lahan gambut. Meski dikelilingi sumber air yang melimpah, kualitas air gambut yang asam, berwarna cokelat, serta mengandung zat organik dan logam dalam kadar tinggi membuatnya tidak dapat digunakan secara langsung tanpa melalui proses pengolahan.

Berangkat dari kondisi tersebut, tim mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina (UPER) merancang Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gambut Skala Komunal sebagai solusi penyediaan air bersih yang ekonomis, mudah dioperasikan, dan berkelanjutan. Inovasi tersebut dikembangkan melalui pembelajaran Capstone Design.

Tim tersebut terdiri atas Muhammad Karunia Vivaldi, Geovanny Tampubolon, Monica Septyani, Muhammad Raihan Rachman, dan Tiara Wulan Win Nedhari. Desa Indrapura dipilih sebagai lokasi studi kasus karena dinilai mewakili tantangan penyediaan air bersih di kawasan lahan gambut di Indonesia.

Ketua Tim, Muhammad Karunia Vivaldi, mengatakan perancangan instalasi dilakukan dengan menyesuaikan setiap tahapan pengolahan berdasarkan karakteristik air gambut serta proyeksi kebutuhan air masyarakat hingga 20 tahun mendatang.

"Desa Indrapura kami pilih sebagai lokasi studi kasus karena karakteristiknya merepresentasikan tantangan penyediaan air bersih di kawasan lahan gambut. Konsep utama perancangan ini adalah menyesuaikan setiap tahapan pengolahan dengan karakteristik air baku sekaligus proyeksi kebutuhan air masyarakat hingga 20 tahun ke depan. Dengan pendekatan tersebut, sistem yang dirancang tidak hanya mampu meningkatkan kualitas air, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dan dikembangkan di wilayah lahan gambut lainnya," ujar Vivaldi.

Sebelum menyusun desain instalasi, tim terlebih dahulu melakukan pengujian kualitas air gambut di Desa Indrapura. Hasil pengujian menunjukkan air memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 3, jauh di bawah standar air minum yang aman, yakni pH 6,5 hingga 8,5.

Selain itu, air gambut juga berwarna cokelat pekat dan mengandung besi serta mangan yang melebihi baku mutu. Kondisi tersebut membuat air harus melalui proses pengolahan sebelum layak dimanfaatkan masyarakat.

Dalam perancangannya, mahasiswa mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari efektivitas pengolahan, biaya pembangunan, kebutuhan lahan, hingga kemudahan pengoperasian dan pemeliharaan. Sistem yang dikembangkan mengolah air melalui beberapa tahapan, mulai dari penurunan tingkat keasaman, penyaringan zat pencemar, hingga pemurnian menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO).

Melalui proses tersebut, air gambut yang semula berwarna cokelat dengan kandungan besi dan mangan tinggi dapat diolah menjadi air yang memenuhi standar kualitas air bersih.

"Kami merancang sistem yang tidak hanya efektif mengolah air gambut menjadi air bersih, tetapi juga mudah dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat. Harapannya, teknologi ini dapat menjadi solusi yang berkelanjutan bagi desa-desa yang menghadapi persoalan serupa," kata Vivaldi.

Dosen Pembimbing Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina, Dr Eng Ari Rahman ST MEng menilai inovasi tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi mampu menghasilkan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Melalui Capstone Design pada Mata Kuliah Proyek Terintegrasi Berbasis Lingkungan (PTBL), mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga merancang solusi berbasis data yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi agar dapat diterapkan secara nyata di masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof Dr tech Djoko Triyono MSi mengapresiasi inovasi yang dihasilkan mahasiswa sebagai bentuk pembelajaran yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata.

Menurutnya, pengembangan teknologi penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen Universitas Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 6 tentang Clean Water and Sanitation.

"Pengembangan solusi untuk akses air bersih merupakan bagian dari komitmen Universitas Pertamina dalam mendukung pencapaian SDG 6 (Clean Water and Sanitation). Capaian kami sebagai perguruan tinggi swasta peringkat keempat terbaik di Indonesia pada kategori SDG 6 dalam THE Impact Rankings 2026 menjadi motivasi untuk terus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Prof Djoko. -rls


 Editor : Novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026

Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9

Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Telkomsel Liga Sang Juara Hadir di Sijunjung, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital Pendidikan

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026

Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9

Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Telkomsel Liga Sang Juara Hadir di Sijunjung, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital Pendidikan

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pertamina Garansi Subsidi BBM Aman dari Fluktuasi Minyak Dunia
  • 2 Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
  • 3 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 4 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 5 Imbas Kabut Asap, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Belajar Jarak Jauh
  • 6 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 7 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 8 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 9 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
Terkini +INDEKS

Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional

14 September 2026
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
14 September 2026
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bengkalis Kasmarni Ukur Keberhasilan Birokrasi dari Dampak Publik
14 September 2026
Minim Sumber Air, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan 2 Hektare Lahan Gambut Inhil
14 September 2026
LPTQ Riau Dampingi 11 Peserta Tampil di Hari Kedua MTQN XXXI Semarang
14 September 2026
Buka Lahan 1,5 Ha dengan Cara Dibakar, Pria 24 Tahun di Langgam Diciduk di Tapung Hulu
14 September 2026
Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
14 September 2026
Polresta Pekanbaru Gagalkan Peredaran Ekstasi dan Vape Etomidate, 10.579 Jiwa Terselamatkan
14 September 2026
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
14 September 2026
Polres Dumai Tangkap Dua Pria Penyimpan Ribuan Ekstasi dan 12 Cartridge Etomidate di Rumah Kos
14 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved