PILIHAN
Jadi Korban Pembacokan Sadis, Pasutri di Inhu Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
RENGAT, Riauin.com - Setelah dievakuasi dan dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), jasad pasangan suami istri bernama Ali Subhan (46) dan Saripah Aini (26) yang diduga korban pembunuhan di Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku langsung dibawa ke RSUD Indrasari Pematang Reba.
Dengan disaksikan langsung KBO Reskrim dan Tim Identivikasi Polres Inhu, dari visum dan pemeriksaan awal yang dilakukan tim dokter RSUD Indrasiri Pematang Reba, kedua korban itu tewas karena kehabisan darah akibat luka bacok yang dialaminya.
"Kedua korban itu tewas akibat kehabisan darah atas luka bacok yang dialaminya," kata Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui KBO Reskrim Polres Inhu, Ipda Loren Simanjuntak, menjawab GoRiau, Jumat (13/10/2017) di Pematang Reba.
Dikatakan Loren, berdasarkan pemeriksaan sementara tim dokter RSUD, ditemukan beberapa luka bacok pada jasad korban. Terutama pada bagian vital, seperti kepala, leher, pundak dan muka.
"Untuk korban Ali Subhan, luka terparah dialaminya pada bagian muka sebelah kanan, bahkan luka tersebut nyaris mengenai bola mata korban. Sedangkan istrinya Saripah, mengalami luka bacok pada kepala bagian belakang," terang Juntak.
Sejauh ini sambung Juntak yang akrab disapa Opung itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan itu.
"Ini tergolong pembunuhan yang sangat sadis. Guna mengungkap motif dan siapa pelakunya, saat ini kita tengah melakukan penyelidikan lebih mendalam, dan beberapa saksi sudah kita mintai keterangan," pungkas Opung tegas.
Seperti diberitakan GoRiau sebelumnya, tewasnya kedua korban itu baru diketahui oleh warga pada, Jumat (13/10/2017) pagi sekira pukul 05.30 WIB. Pasangan suami istri tersebut ditemukan sudah tudak bernyawa di dua lokasi berbeda.
Dimana, korban Sarifah ditemukan tewas di dalam rumah yang ditempatinya, sementara suaminya ditemukan jalan menuju areal kebun sawit yang juga milik warga sekitar.(nol)
Dengan disaksikan langsung KBO Reskrim dan Tim Identivikasi Polres Inhu, dari visum dan pemeriksaan awal yang dilakukan tim dokter RSUD Indrasiri Pematang Reba, kedua korban itu tewas karena kehabisan darah akibat luka bacok yang dialaminya.
"Kedua korban itu tewas akibat kehabisan darah atas luka bacok yang dialaminya," kata Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui KBO Reskrim Polres Inhu, Ipda Loren Simanjuntak, menjawab GoRiau, Jumat (13/10/2017) di Pematang Reba.
Dikatakan Loren, berdasarkan pemeriksaan sementara tim dokter RSUD, ditemukan beberapa luka bacok pada jasad korban. Terutama pada bagian vital, seperti kepala, leher, pundak dan muka.
"Untuk korban Ali Subhan, luka terparah dialaminya pada bagian muka sebelah kanan, bahkan luka tersebut nyaris mengenai bola mata korban. Sedangkan istrinya Saripah, mengalami luka bacok pada kepala bagian belakang," terang Juntak.
Sejauh ini sambung Juntak yang akrab disapa Opung itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan itu.
"Ini tergolong pembunuhan yang sangat sadis. Guna mengungkap motif dan siapa pelakunya, saat ini kita tengah melakukan penyelidikan lebih mendalam, dan beberapa saksi sudah kita mintai keterangan," pungkas Opung tegas.
Seperti diberitakan GoRiau sebelumnya, tewasnya kedua korban itu baru diketahui oleh warga pada, Jumat (13/10/2017) pagi sekira pukul 05.30 WIB. Pasangan suami istri tersebut ditemukan sudah tudak bernyawa di dua lokasi berbeda.
Dimana, korban Sarifah ditemukan tewas di dalam rumah yang ditempatinya, sementara suaminya ditemukan jalan menuju areal kebun sawit yang juga milik warga sekitar.(nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V