PILIHAN
Golkar Siap Tampung Jenderal Gatot Jika Ingin Terjun Berpolitik
JAKARTA, Riauin.com - Politikus Golkar Bobby Adhityo Rizaldi menyebut siap menampung Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, jika masuk ke dalam perpolitikan tanah air. Gatot sebelumnya menyatakan tertarik terjun dalam politik setelah pensiun.
"Kiranya memang tertarik masuk politik praktis, politik elektoral, mengabdi ke masyarakat setelah menjadi panglima, Partai Golkar siap memfasilitasi hal tersebut," ujar Bobby dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/10/2017).
Namun anggota Komisi I DPR ini berharap Gatot tetap menjalankan tugasnya sebagai Panglima TNI dengan baik hingga pensiun. Meskipun sejumlah pihak menuding Gatot sedang bermain politik praktis.
"Selama jadi Panglima tetap melakukan tugas sesuai UU TNI, tetap berpolitik tapi politik negara," ucapnya.
Robby menilai, pernyataan Gatot terkait politik negara, ajakan nonton bareng film G-30-S/PKI dan pembelian 5.000 pucuk senjata oleh institusi non-militer bukan manuver politik praktis. Itu bentuk kerja profesional Gatot dalam menjalankan tugasnya.
"(Panglima TNI) Tidak berpolitik praktis, tidak berpolitik elektoral," pungkasnya.
Jenderal bintang empat ini sebelumnya tidak menampik ketertarikan terjun ke dalam politik. Gatot menyampaikan saat ini karier politiknya masih cetek sehingga tidak begitu ada panggilan untuk berpolitik.
"Saya tidak punya pengalaman politik. Hanya politik negara yang ada saya masih pikir," kata dia usai HUT TNI di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Kamis (5/10/2017).
Kendati begitu ia tidak menyangkal ketertarikannya untuk masuk ke dunia politik. Jika dirinya ditarik dalam pemerintahan, ia siap jika diperintahkan.
"Yang jelas setiap bangsa memanggil saya kapanpun juga sebagai prajurit saya siap," tuturnya, dikutip Merdeka.
Gatot menyampaikan niatnya dalam waktu dekat untuk beristirahat sejenak. Ia curhat sebab selama 35 tahun jarang mendapat waktu bersama keluarga.
"Sebagai manusia biasa saya juga ingin berkumpul dengan keluarga dengan anak istri dan cucu saya. Tetapi sebagai prajurit tentu tidak pernah putus pengabdian saya apapun sekecil apapun," kata dia.(hrc)
"Kiranya memang tertarik masuk politik praktis, politik elektoral, mengabdi ke masyarakat setelah menjadi panglima, Partai Golkar siap memfasilitasi hal tersebut," ujar Bobby dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/10/2017).
Namun anggota Komisi I DPR ini berharap Gatot tetap menjalankan tugasnya sebagai Panglima TNI dengan baik hingga pensiun. Meskipun sejumlah pihak menuding Gatot sedang bermain politik praktis.
"Selama jadi Panglima tetap melakukan tugas sesuai UU TNI, tetap berpolitik tapi politik negara," ucapnya.
Robby menilai, pernyataan Gatot terkait politik negara, ajakan nonton bareng film G-30-S/PKI dan pembelian 5.000 pucuk senjata oleh institusi non-militer bukan manuver politik praktis. Itu bentuk kerja profesional Gatot dalam menjalankan tugasnya.
"(Panglima TNI) Tidak berpolitik praktis, tidak berpolitik elektoral," pungkasnya.
Jenderal bintang empat ini sebelumnya tidak menampik ketertarikan terjun ke dalam politik. Gatot menyampaikan saat ini karier politiknya masih cetek sehingga tidak begitu ada panggilan untuk berpolitik.
"Saya tidak punya pengalaman politik. Hanya politik negara yang ada saya masih pikir," kata dia usai HUT TNI di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Kamis (5/10/2017).
Kendati begitu ia tidak menyangkal ketertarikannya untuk masuk ke dunia politik. Jika dirinya ditarik dalam pemerintahan, ia siap jika diperintahkan.
"Yang jelas setiap bangsa memanggil saya kapanpun juga sebagai prajurit saya siap," tuturnya, dikutip Merdeka.
Gatot menyampaikan niatnya dalam waktu dekat untuk beristirahat sejenak. Ia curhat sebab selama 35 tahun jarang mendapat waktu bersama keluarga.
"Sebagai manusia biasa saya juga ingin berkumpul dengan keluarga dengan anak istri dan cucu saya. Tetapi sebagai prajurit tentu tidak pernah putus pengabdian saya apapun sekecil apapun," kata dia.(hrc)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V