PILIHAN
Curi Arus Listrik
Diputus PLN, Manajemen Hotel Aryaduta Tutup Mulut
Genset milik Hotel Aryaduta
PEKANBARU, riauin.com-- Pihak manajemen Hotel Aryaduta Pekanbaru tutup mulut kepada semua wartawan yang hendak mengkonfirmasi terkait denda Rp9,1 miliar dari PT PLN.
Sikap bungkam hotel BUMD Riau tersebut pasca pemutusan jaringan listrik yang dilakukan PT PLN.
Kebijakan jaringan listrik tersebut menyusul temuan temuan pencurian arus listrik ke hotel bintang lima tersebut.
Menurut keterangan warga Dengungan mulai sering terdengar sejak beberapa pekan belakangan ini.
"Saya tak tahu mengapa akhir- akhir ini, genset Hotel Aryaduta dihidupkan siang malam. Padahal sebelumnya jarang sekali dihidupkan," terang Rinaldi, Jumat (09/09/2017) siang tadi.
Pantauan ketika riauin.com melewati parkir samping sisi kiri hotel suara genset terdengar keras. Sementara disekitar gedung tersebut terdapat gedung TK Pertiwi dan taman kota tempat warga kota berolahraga sore.
Hal yang sama dikatakan Rina. Pedagang kuliner samping Aryaduta mengatakan bahwa sudah beberapa minggu ini genset hotel Aryaduta hidup sepanjang hari. Sebelumnya jarang sekali dihidupkan.
"Bising sih, tapi karena akhirnya sudah terbiasa ya bukan masalah," ujarnya.
Dony Indra, Front Office Manager Hotel Aryaduta ketika dijumpai riauin.com justru hanya mengatakan jika ingin bertanya silahkan melalui email Hotel Aryaduta, sambil memberikan selembar kertas berisi penjelasan tertulis dari pihaknya.
Point kedua dari tiga point dalam pernyataan tersebut berbunyi, walaupun terdapat permasalahan ditemukan pada alat PLN yang ditempatkan di gedung kami, namun kami tetap menjunjung tinggi praduga tidak bersalah dan menunggu proses penyelodikan berjalan sesuai denhan peraturan dan perundangan yang berlaku.
"Permasalahan ini sudah ditangani oleh manajemen Lippo Group. Jika ternyata pernyataan dari luar itu salah, kami akan somasi," kata Dony. (vie)
Sikap bungkam hotel BUMD Riau tersebut pasca pemutusan jaringan listrik yang dilakukan PT PLN.
Kebijakan jaringan listrik tersebut menyusul temuan temuan pencurian arus listrik ke hotel bintang lima tersebut.
Menurut keterangan warga Dengungan mulai sering terdengar sejak beberapa pekan belakangan ini.
"Saya tak tahu mengapa akhir- akhir ini, genset Hotel Aryaduta dihidupkan siang malam. Padahal sebelumnya jarang sekali dihidupkan," terang Rinaldi, Jumat (09/09/2017) siang tadi.
Pantauan ketika riauin.com melewati parkir samping sisi kiri hotel suara genset terdengar keras. Sementara disekitar gedung tersebut terdapat gedung TK Pertiwi dan taman kota tempat warga kota berolahraga sore.
Hal yang sama dikatakan Rina. Pedagang kuliner samping Aryaduta mengatakan bahwa sudah beberapa minggu ini genset hotel Aryaduta hidup sepanjang hari. Sebelumnya jarang sekali dihidupkan.
"Bising sih, tapi karena akhirnya sudah terbiasa ya bukan masalah," ujarnya.
Dony Indra, Front Office Manager Hotel Aryaduta ketika dijumpai riauin.com justru hanya mengatakan jika ingin bertanya silahkan melalui email Hotel Aryaduta, sambil memberikan selembar kertas berisi penjelasan tertulis dari pihaknya.
Point kedua dari tiga point dalam pernyataan tersebut berbunyi, walaupun terdapat permasalahan ditemukan pada alat PLN yang ditempatkan di gedung kami, namun kami tetap menjunjung tinggi praduga tidak bersalah dan menunggu proses penyelodikan berjalan sesuai denhan peraturan dan perundangan yang berlaku.
"Permasalahan ini sudah ditangani oleh manajemen Lippo Group. Jika ternyata pernyataan dari luar itu salah, kami akan somasi," kata Dony. (vie)
Berita Lainnya
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota