Menteri PU Kaji Pembangunan Jalan Tol Teluk Kuantan–Pekanbaru
Mobil Mogok
Delapan Korban Gempa Cianjur Belum Ditemukan Akibat Terkendala Cuaca
RIAUIN.COM - Delapan korban tertimbun longsor akibat gempa Cianjur belum ditemukan. Pencarian korban terkendala faktor cuaca.
Kepala Sub Satgas 1 SAR AKP Heri Zanuar mengatakan pencarian korban masih dilakukan di area Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta.
Ia menyebutkan memasuki hari kedua setelah pencarian kembali diperpanjang, tidak membuahkan hasil meski jumlah alat berat yang diturunkan juga ditambah.
"Pencarian korban menggunakan cara pengerukan tanah pada area yang diduga adanya korban Propability Of Detection (POD) dengan menggunakan alat berat serta penyemprotan tanah dengan air untuk mengurai tanah yang menutupi bangunan, belum membuahkan hasil," kata Zanuar di Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/12) dikutip dari cnnindonesia.
Tim mengalami hambatan karena hujan kembali turun dengan intensitas cukup tinggi ditambah beberapa kali gempa susulan dapat mengancam keselamatan tim karena bangunan yang tertimbun tanah longsor dengan kedalaman lebih dari lima meter, serta area pencarian dengan kemiringan tanah 70 derajat.
Sehingga pencarian hari ke-15 terpaksa dihentikan dan akan dimaksimalkan pada hari terakhir [Selasa (6/12)] dengan titik pencarian di Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, di mana diperkirakan masih ada delapan jenazah yang belum ditemukan.
"Fokus pencarian tetap di lokasi yang sama dengan harapan kedelapan orang yang dilaporkan tertimbun dapat ditemukan seluruhnya. Seluruh alat berat yang ada akan dimaksimalkan sejak pagi hingga batas akhir pencarian," katanya.
Sampai hari ke-15 setelah gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, tercatat 114.751 jiwa mengungsi di 264 titik posko pengungsian, 56 ribu rumah rusak, dan 334 orang meninggal dunia serta 8 orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian. (*)
Berita Lainnya
Saat Penolakan LPj APBD Kuansing 2024 oleh DPRD Terbukti di Tangan KPK
Tak Cuma Jual-Beli Jabatan, Suhardiman Amby Diduga Peras ASN dan Potong Operasional Dinas
Menteri PU Kaji Pembangunan Jalan Tol Teluk Kuantan–Pekanbaru
Rekam Jejak Prof Syahlan, Putra Kuansing yang Kini Pimpin Pengadilan Tinggi Kaltara
Panen Perdana Lele, Bukti Program PLN Gerakkan Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman
Kuasa Hukum Suhardiman Amby Tegaskan Tak Ada Praperadilan, Pilih Taat Proses KPK
Saat Penolakan LPj APBD Kuansing 2024 oleh DPRD Terbukti di Tangan KPK
Tak Cuma Jual-Beli Jabatan, Suhardiman Amby Diduga Peras ASN dan Potong Operasional Dinas
Menteri PU Kaji Pembangunan Jalan Tol Teluk Kuantan–Pekanbaru
Rekam Jejak Prof Syahlan, Putra Kuansing yang Kini Pimpin Pengadilan Tinggi Kaltara
Panen Perdana Lele, Bukti Program PLN Gerakkan Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman
Kuasa Hukum Suhardiman Amby Tegaskan Tak Ada Praperadilan, Pilih Taat Proses KPK