• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Mahasiswa FH UNRI Dorong Penguatan Ekologi dan Pangan Desa Bukit Sembilan
08 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
07 Oktober 2026
TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
07 Oktober 2026
Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat
07 Oktober 2026

  • Home
  • Nasional

Drama Kasus Lesti dan Billar: Dari KDRT, Dirawat, Menangis, Pelukan Hingga Berujung Cabut Laporan

Redaksi

Sabtu, 15 Oktober 2022 13:01:37 WIB
Cetak
Resti bersama ayahnya saat mendatangi Polres Jakarta Selatan.

 

 

RIAUIN.COM - Perjalanan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Lesti Kejora karena menerima tidak kekerasan oleh suaminya Rizky Billar penuh lika liku dan drama yang menyita perhatian publik.

Kasus ini mencuat usai Lesti melaporkan suaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan, setelah menerima menerima tindakan kekerasan secara fisik yang dilakukan oleh Rizky pada Rabu 28 September 2022 di rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Laporan dilayangkan Lesti, lantaran suaminya Rizky Billar diduga ketahuan selingkuh berujung tindakan KDRT. Kejadian tersebut berlangsung pukul 02.30 WIB dan 10.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Lesti Kejora kemudian meminta penjelasan kepada Rizky soal dugaan perselingkuhan tersebut. Lesti juga meminta dipulangkan ke rumah orang tuanya. Hal tersebut memicu emosi dari Rizky Billar.

"Kemudian saudari Lesti minta penjelasan dan diminta dipulangkan ke rumah orang tua. Namun hal ini memantik emosi daripada pelaku atau tersangka Muhammad Rizky sehingga mengakibatkan pertengkaran dan juga terjadimya kekerasan yang dilakukan hampir pukul 02.00 WIB dini hari dan juga 09.00 hampir 10.00 WIB pagi yang dilakukan dua kali," ujar Zulpan.

Lesti Mengalami Luka-Luka dan Dirawat di Rumah Sakit

Kekerasan fisik yang dilakukan Billar yakni berusaha mendorong korban dan membanting korban ke kasur, dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh ke lantai. Hal tersebut dilakukan berulang kali.

Alhasil, Lesti mengalami luka-luka di bagian leher sebelah kiri serta sejumlah tubuh yang merasa sakit akibat tindakan kekerasan yang disebut dalam laporan ini dilakukan sang suami.

"Atas perbuatan tersebut sehingga korban melaporkan kepolisian, dalam hal ini Polres Metro Jaksel yang telah menerima laporan ini, dan telah melakukan pemeriksaan," sebutnya.

Akibat KDRT yang dialami Lesti sampai masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawat. Dia dirawat di rumah sakit RSU Bunda Menteng, Jakarta. Lesti mengalami pergeseran di bagian tulang leher.

"Iya (pasca KDRT) ada pergeseran di leher - leher itu, tulang itu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Selasa (4/10).

Di beberapa bagian tubuh Lesti lainnya juga mengalami lebam. Luka di tubuh Lesti akibat dibanting Rizky Billar. Bahkan viral foto Lesti terbaring diduga di rumah sakit dengan kondisi leher menggunakan penyangga.

Rizky Billar Mangkir pada Panggilan Pertama

Rizky Billar tidak hadir pada panggilan pertama polisi untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (6/10) lalu. Dia seyogianya diperiksa terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan istrinya, Lesti Kejora.

Ketidakhadiran Rizky Billar pada panggilan pertama dengan alasan sedang mengalami gangguan psikis alias kena mental. Sejak berita Lesti melaporkannya melakukan KDRT, hujatan netizen memang tidak berhenti kepadanya.

Absennya Rizky Billar pada panggilan pertama membuat polisi menyampaikan ultimatum. Sebagai terlapor kasus KDRT, dia diminta bersikap kooperatif menjalani proses hukum dugaan KDRT yang sedang berlangsung.

Polisi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan jemput paksa jika Rizky Billar tak menghadiri panggilan kedua nanti. Pada panggilan kedua, Rizky Billar diminta datang pada Kamis (13/10).

Ditetapkan Jadi Tersangka

Mangkir pada panggilan pertama dan dijadwalkan ulang menjalani pemeriksaan pada Kamis (13/10). Secara mengejutkan, suami Lesti Kejora itu memilih mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (12/10) untuk diperiksa sebagai terlapor atas kasus dugaan KDRT.

Setelah menjalani pemeriksaan selama delapan jam, Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan artis Rizky Billar sebagai tersangka kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, Lesti Kejora.

Rizky Billar ditetapkan tersangka setelah penyidik menemukan bukti dan memeriksa enam saksi terkait tindak pidana tersebut.

"Hasil pemeriksaan dilakukan penyidik dari Satreskirm Polres Metro Jakarta Selatan telah menaikkan status saudara Rizky dari saksi menjadi tersangka" kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (12/10).

Rizky Billar resmi ditahan di Rutan Polres Metro Jaksel selama 20 hari ke depan. Penahanan terhadap Rizky Billar merupakan kewenangan penyidik yang diatur dalam KUHP.

Zulpan menjelaskan, penyidik mempertimbangkan beberapa hal terkait penahanan Rizky Billar. Adapun, salah satunya dikhawatirkan mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari.

Nangis dan Peluk Billar Lesti Cabut Laporan

Usai Rizky Billar ditetapkan tersangka dan ditahan di Rutan Polres Metro Jaksel. Lesti mendatangi Polres Jaksel untuk mencabut laporan terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Keduanya sepakat untuk menempuh jalur damai untuk menyelesaikan permasalahannya. Momen haru mewarnai pertemuan antara pasangan suami istri tersebut. Mereka pun sempat saling berpelukan sambil berderai air mata.

Lesti mengungkapkan alasan mencabut laporan kekerasan yang dia layangkan dengan terlapor suaminya, Rizky Billar.

"Alasannya anak saya, karena mau bagaimana pun suami saya bapak dari anak saya," kata Lesti di Polres Jaksel, Jumat (14/10).

Dia juga mengungkapkan jika sudah memaafkan Rizky Billar, suaminya. Dia yakin jika sang suami tidak akan mengulangi perbuatannya. Lesti berserah diri kepada Sang Pemilik hati. Sebab, Allah yang membolak-balikan hati manusia.

Sebelum mencabut laporan, Lesti memutuskan berdamai dengan Rizky Billar. Keduanya membuat surat perjanjian damai. Dalam surat perjanjian, Lesti dan Rizky Billar sepakat ingin menempuh jalur perdamaian.

Nasib Rizky Billar Setelah Lesti Cabut Laporan?

Penyidik Unit PPA Polres Metro Jaksel akan mengadakan gelar perkara terkait kasus dugaan KDRT yang menyeret Rizky Billar. Adapun, gelar perkara guna menindaklanjuti pencabutan laporan yang dilakukan oleh Lesti Kejora selaku pelapor.

"(Penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan layak atau tidak kasus ini dihentikan), oh iya begitu," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Jumat (14/10/2022).

pihaknya telah menerima surat pencabutan laporan KDRT surat perdamaian yang ditandatangani kedua belah pihak. Namun, bukan berarti perkara ini bisa dengan mudah dihentikan. Menurut dia, menghentikan perkara tergantung dari penyidik.

"Nanti kita lihat saja, jadi pencabutan sudah ada jadi kemudian nanti ada akta perdamaian nanti semua pasti ada tanda tangan. Dari kedua belah pihak itu yang kita sekarang kita nanti proses penyidik lebih paham," ujar dia.

Sementara itu, Pengamat Hukum Pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai proses hukum terhadap Rizky Billar tetap bisa dilanjutkan kendati Lesti Kejora mencabut laporannya. Menurut Fickar, proses hukum harus dilanjutkan karena masuk dalam tindak pidana umum.

"Di dalam undang-undang KDRT, menurut saya meskipun diatur khusus di dalam undang-undang KDRT pasal 44. Dia juga ada dimensi tindak pidana umumnya. Karena itu, namanya kekerasan meskipun konteksnya rumah tangga, bisa dicabut, bisa diselesaikan. Sebenarnya sebagai kekerasan, tindak pidana umum, dia harus dilanjutkan prosesnya," kata Fickar saat dihubungi merdeka.com, Jumat (14/10).

Dia berharap polisi mempertimbangkan pelbagai hal dalam mengusut perkara KDRT apabila korban mencabut laporannya. Pertimbangan tersebut pertama mengenai dampak perbuatan pelaku kepada korban.

Menurut Fickar, apabila perbuatan dilakukan pelaku tak mengakibatkan luka parah polisi dapat menghentikan proses hukum kasus tersebut. Namun lain hal apabila perbuatan pelaku mengakibatkan korban luka hingga tak bisa mencari penghasilan.

"Kalau tidak mengakibatkan orang tidak bisa mencari penghasilan ekonominya. Maka, pencabutan ini menurut saya harus dipertimbangkan," ujar dia.(*)


Sumber : merdeka.com /  Editor : Satria Donald


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM

Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat

Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur

Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8

Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan

PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global

Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM

Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat

Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur

Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8

Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan

PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 PSPS Percaya Diri Hadapi Semen Padang dan Bhayangkara di Grup B League Cup
  • 2 BMKG Pantau 19 Titik Panas di Riau, Terbanyak dari Kuansing
  • 3 Jarak Pandang 1.000 Meter di Pekanbaru, Keberangkatan Pesawat Bandara SSK II Tetap Normal
  • 4 Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
  • 5 TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
  • 6 Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat
  • 7 Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang
  • 8 Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah
  • 9 Kasus Penipuan Proyek Batu Bara Rp495 Juta, Ayah Selebgram di Pekanbaru Jadi Tersangka
Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah

09 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Potensi Udara Kabur Berasap di Riau meski Hotspot Terdeteksi Minim
09 Oktober 2026
Menembus Kabut Asap, Capella Honda Bagikan Tips #Cari_Aman Saat Jarak Pandang Terbatas
09 Oktober 2026
Antisipasi Risiko Kerugian di Industri Energi, UPER Dorong Pengelolaan Risiko Berbasis Aktuaria
08 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Instriksikan Salat Minta Hujan Serentak dan Pembagian Masker Besok
08 Oktober 2026
KPK Telusuri Aliran 14 Ribu Dolar Singapura Kasus Suhardiman Amby, Pejabat Kuansing Diperiksa
08 Oktober 2026
Tekan Risiko Paparan Asap, Dua Ribu Masker Gratis Disebar di Pasar Cik Puan
08 Oktober 2026
Pemprov Riau dan BPN Targetkan Percepatan Sertifikasi Tanah Masyarakat
08 Oktober 2026
Pekanbaru Catat Kasus ISPA Tertinggi di Riau, Diskes Buka Posko Darurat dan Rumah Oksigen
08 Oktober 2026
Mahasiswa FH UNRI Dorong Penguatan Ekologi dan Pangan Desa Bukit Sembilan
08 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved