PSPS Percaya Diri Hadapi Semen Padang dan Bhayangkara di Grup B League Cup
RIAUIN.COM - PSPS Pekanbaru bersiap mengarungi persaingan sengit pada ajang League Cup 2026/2027. Berdasarkan hasil pengundian yang digelar I.League pada Rabu (7/10/2026), klub berjuluk Asykar Bertuah ini masuk ke dalam Grup B Zona Barat 1 bersama Semen Padang FC dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Kompetisi yang dijadwalkan mulai bergulir pada 3 November 2026 mendatang ini menghadirkan kembali duel menarik antara PSPS dan Semen Padang. Sebelumnya, PSPS baru saja menundukkan Semen Padang dengan skor 1-0 dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Minggu (4/10/2026), lewat gol tunggal Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho pada menit-menit akhir pertandingan.
Hasil manis tersebut menjadi modal penting bagi skuad Asykar Bertuah untuk membakar kepercayaan diri jelang laga fase grup.
"Kemenangan atas Semen Padang kemarin memperlihatkan bahwa tim kami mampu bersaing ketat dengan tim-tim papan atas Sumatera," ujar perwakilan tim PSPS Pekanbaru.
Namun, peta persaingan di League Cup diyakini bakal berbeda. Selain harus kembali melakoni laga sengit melawan Semen Padang, PSPS juga wajib mewaspadai kekuatan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang siap memperebutkan posisi puncak.
"Format fase grup ini menuntut konsistensi tinggi dari seluruh pemain. Kami tidak boleh cepat puas hanya karena pernah menang dari Semen Padang, apalagi Bhayangkara Presisi Lampung juga berpotensi memberikan kejutan sejak laga perdana," lanjut perwakilan tim.
Sebelum proses pengundian dilakukan, PSPS sejatinya berada di Pot 3 Zona Barat 1 bersama Persiraja Banda Aceh dan PSMS Medan. Sementara itu, Pot 1 diisi oleh Persija Jakarta, Bhayangkara FC, serta Dewa United, dan Pot 2 ditempati Persita Tangerang, Semen Padang, serta Sumsel United.
Adapun dalam pembagian grup akhir Zona Barat 1, Grup A mempertemukan Persija Jakarta, Sumsel United, dan PSMS Medan. Sementara Grup C dihuni oleh Dewa United, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh.
Ajang League Cup 2026/2027 sendiri melibatkan klub dari dua kasta kompetisi yang terbagi ke dalam 12 grup di babak penyisihan. Tiap grup diisi tiga tim yang akan saling bertanding sebanyak dua kali melalui format laga kandang dan tandang.
Sistem kualifikasi dipastikan berlangsung ketat karena hanya juara grup yang berhak mengamankan tiket menuju babak gugur dengan sistem persilangan antarzona.
"Bagi kami, ajang ini merupakan sarana krusial untuk menguji kedalaman skuad dan menjaga irama pertandingan di tengah padatnya jadwal kompetisi," tegas manajemen tim PSPS.
Perjalanan PSPS menuju turnamen ini didukung tren positif setelah sempat menelan kekalahan dari PSIS Semarang pada 11 September lalu. Asykar Bertuah berhasil bangkit dan menyapu bersih kemenangan berturut-turut saat berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh, Sumsel United, dan Semen Padang.
Dengan waktu persiapan yang masih tersisa, PSPS kini berfokus mematangkan taktik serta menjaga stamina para pemain demi meraih hasil maksimal sejak laga pembuka. (*)
Berita Lainnya
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0 di Bekasi
Pekanbaru Bersiap Gelar Kejuaraan Internasional, Tiga Lapangan Padel Berstandar Nasional Dibangun
Sabet Perunggu Asian Games 2026, Mahasiswi Unilak Perkuat Tim Sepak Takraw Putri Indonesia
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Bangkit dan Tumbangkan Sumsel United 2-1
Dua Gol Sundulan Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Persiraja 2-1
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0 di Bekasi
Pekanbaru Bersiap Gelar Kejuaraan Internasional, Tiga Lapangan Padel Berstandar Nasional Dibangun
Sabet Perunggu Asian Games 2026, Mahasiswi Unilak Perkuat Tim Sepak Takraw Putri Indonesia
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Bangkit dan Tumbangkan Sumsel United 2-1
Dua Gol Sundulan Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Persiraja 2-1