• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
07 Oktober 2026
TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
07 Oktober 2026
Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat
07 Oktober 2026
Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang
07 Oktober 2026
Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah
07 Oktober 2026

  • Home
  • Kuantan Singingi

TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran

Redaksi

Rabu, 07 Oktober 2026 16:34:09 WIB
Cetak

Plt Bupati Kuansing H Mukhlisin

 

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM— Ancaman penurunan tajam dana transfer dari pusat membayangi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, tahun 2027 mendatang.

Proyeksi anjloknya porsi Dana Bagi Hasil minyak dan gas bumi hingga 76,51 persen pada tahun anggaran 2027 memaksa Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersiap melakukan pengetatan belanja internal untuk mengamankan alokasi pelayanan dasar publik.

Berdasarkan data proyeksi alokasi pusat, penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) migas untuk Kabupaten Kuantan Singingi yang pada 2026 sebesar Rp 27,370 miliar diproyeksikan merosot menjadi Rp 6,429 miliar pada 2027.

Penurunan nominal senilai Rp 20,941 miliar ini menjadi bagian dari tren koreksi tajam DBH migas secara keseluruhan di Provinsi Riau, yang diperkirakan menyusut dari Rp 1,176 triliun menjadi Rp 268,753 miliar atau berkurang sebesar 77,15 persen.

Menanggapi proyeksi penurunan tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuantan Singingi Jafrinaldi menyatakan bahwa dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) saat ini telah disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi.

Pemerintah daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan membawa dinamika data Transfer ke Daerah (TKD) tersebut ke meja pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

"Dari data yang kita terima saat ini memang TKD untuk tahun 2027 terjadi penurunan. Namun, saat ini KUA-PPAS sudah disampaikan ke DPRD. Tentunya kami dari TAPD akan sampaikan juga kondisi TKD 2027 pada saat pembahasan di Banggar," ujar Jafrinaldi saat dikonfirmasi riauin.com, Rabu (7/10/2026).

Jafrinaldi menambahkan, munculnya wacana mengenai pengalihan kewenangan penanganan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke pemerintah pusat diharapkan dapat menjadi jaring pengaman fiskal daerah.

Menurut dia, jika skema pembiayaan personel tersebut direalisasikan oleh pusat, beban belanja pegawai daerah akan berkurang secara signifikan sehingga mampu mengoreksi dampak penurunan TKD.

"Walaupun di beberapa media sosial memberitakan terkait penggajian PPPK menjadi kewenangan pemerintah pusat, tentunya ini menjadi solusi dalam mengoreksi angka TKD," kata Jafrinaldi.

Sembari menunggu kepastian regulasi penetapan alokasi dari Kementerian Keuangan, TAPD Kuantan Singingi menyiapkan skema penyisiran anggaran belanja. TAPD akan mengklasifikasikan skala prioritas program kerja di setiap instansi untuk memastikan keterbatasan dana tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan vital masyarakat.

Pos belanja operasional internal, pengadaan agenda rapat, dan kegiatan seremonial menjadi target utama rasionalisasi. Sebaliknya, program wajib (mandatory spending) yang menyangkut pelayanan publik mendasar dipastikan tetap terlindungi.

"Tentunya TAPD akan mengklasifikasi tingkat prioritas. Kegiatan-kegiatan operasional yang bersifat rapat-rapat dan acara seremonial (akan dirasionalisasi). Jika program itu mandatory dan memiliki tingkat urgensi kepada masyarakat, tidak mungkin akan dirasionalisasi," ujar Jafrinaldi.

Penurunan DBH migas di Riau dipengaruhi oleh dinamika produksi (lifting) serta fluktuasi harga minyak mentah dunia yang menjadi acuan penetapan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Bagi daerah dengan struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih terbatas seperti Kuantan Singingi, hilangnya potensi penerimaan sebesar Rp 20,9 miliar menuntut peningkatan efisiensi belanja secara terukur.

Penyisiran pos anggaran non-prioritas menjadi langkah penting agar keberlanjutan program pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar perdesaan tetap terjaga di tengah keterbatasan fiskal.

Menanggapi tantangan penurunan TKD tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi H Mukhlisin menegaskan beberapa langkah strategis yang akan diambil oleh pemerintah daerah.

Pertama, terkait proyeksi penurunan TKD, Pemkab Kuansing saat ini masih menunggu petunjuk teknis resmi dari Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Keuangan. Pasalnya, di tingkat pusat telah ada kesepakatan antara DPR dan pemerintah mengenai penganggaran gaji PPPK yang akan ditanggung langsung oleh APBN. Kepastian regulasi tersebut sangat dinantikan karena dapat memperlonggar ruang fiskal daerah.

Kedua, Mukhlisin menekankan bahwa penyusunan dan pengalokasian anggaran daerah akan tetap mengacu ketat pada regulasi yang berlaku dengan memprioritaskan belanja wajib dan mengikat. Fokus utama alokasi anggaran akan diarahkan pada belanja pegawai, pemenuhan mandatory spending di bidang pendidikan dan kesehatan, penyelesaian kewajiban atau utang kepada pihak ketiga, serta program prioritas daerah lainnya.

Ketiga, Pemkab Kuansing akan mengambil langkah proaktif dengan mengoptimalkan berbagai sektor andalan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari ranah pajak daerah maupun retribusi. Upaya optimalisasi ini ditopang melalui peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, perumusan strategi penagihan yang lebih efektif, serta percepatan digitalisasi sistem pendapatan daerah guna menutup celah penurunan dana transfer dari pusat. (***)
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis

Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat

Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi

Sebanyak 21 Anggota DPRD Kuansing Sempat Jadi Temuan NHP BPK Senilai Rp163 Juta, Polisi Dalami Bukti Lain

Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis

Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat

Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi

Sebanyak 21 Anggota DPRD Kuansing Sempat Jadi Temuan NHP BPK Senilai Rp163 Juta, Polisi Dalami Bukti Lain

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah
  • 2 Kasus Penipuan Proyek Batu Bara Rp495 Juta, Ayah Selebgram di Pekanbaru Jadi Tersangka
  • 3 Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
  • 4 Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi
  • 5 Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
  • 6 Warga Pekanbaru Bisa Beli Sembako Murah di 5 Lokasi Ini hingga Jumat
  • 7 Jaga Ketahanan Wilayah Riau, TNI dan Pemprov Tekankan Kerja Sama Lintas Sektor
  • 8 BMKG Minta Warga Riau Waspadai Hujan Badai dan Potensi Asap
  • 9 IHK Riau Naik Jadi 114,27, Inflasi Bulanan September 2026 Tembus 0,64 Persen
Terkini +INDEKS

Jaringan Antar Provinsi Terbongkar, Kurir Sabu 5 Kg Diringkus di Guest House Pekanbaru

07 Oktober 2026
Kabut Asap Memburuk, DPRD Riau Desak Pemda Segera Sediakan Rumah Oksigen
07 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Pelalawan, Disdik Minta Sekolah Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
07 Oktober 2026
Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
07 Oktober 2026
BRK Syariah dan Kemenhaj Hadirkan Safari Haji, Dorong Masyarakat Siak Siapkan Ibadah Sejak Dini
07 Oktober 2026
TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
07 Oktober 2026
Satpol PP Riau Tertibkan Pedagang Lapak Perabot Gunakan Bahu Jalan di Pekanbaru
07 Oktober 2026
Lakukan Penertiban Malam Hari, Dishub Pekanbaru Usir Jukir Ilegal di Kawasan Awal Bros
07 Oktober 2026
Satpol PP Riau Beri Deadline Pembongkaran Usaha Perabot di Trotoar Sudirman hingga Senin
07 Oktober 2026
Kualitas Udara Berada di Zona Merah, PJJ PAUD-SMP di Pekanbaru Berpotensi Diperpanjang
07 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved