Kualitas Udara Berada di Zona Merah, PJJ PAUD-SMP di Pekanbaru Berpotensi Diperpanjang
RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru membuka peluang untuk memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa PAUD hingga SMP. Langkah ini diambil lantaran kualitas udara di Kota Pekanbaru masih tertahan di zona merah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama pemerintah dalam mengambil keputusan. Menurutnya, batas indikator kualitas udara menjadi rujukan utama untuk menentukan apakah siswa bisa kembali belajar di sekolah atau tetap dari rumah.
"Kalau masih berdampak bagi kesehatan sesuai dengan edaran Kemendikdasmen, PJJ kita lanjutkan. Kalau masih di atas 200 grafik kualitas udara maka PJJ diperpanjang," ujar Abdul Jamal.
Kebijakan PJJ sendiri sudah mulai diterapkan sejak Selasa. Namun, hingga sehari berselang, belum ada tanda-tanda perbaikan kondisi udara yang signifikan di wilayah Pekanbaru.
Untuk menentukan kepastian status kegiatan belajar mengajar, Dinas Pendidikan tidak berjalan sendiri. Pemko Pekanbaru melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait guna mengevaluasi kondisi terkini di lapangan.
"Nanti sore kami akan bahas kembali dengan sejumlah dinas dan instansi terkait, guna memastikan kualitas udara kota," tutur Abdul Jamal.
Selama masa PJJ berlaku, proses belajar mengajar dipastikan tetap berjalan melalui pemberian modul serta penugasan mandiri di rumah. Para orang tua diharapkan dapat mendampingi anak-anak selama belajar dari rumah, sementara guru wajib memastikan materi pelajaran tersampaikan dengan baik.
Selain memantau kondisi udara, pihak dinas juga mengingatkan para siswa untuk tidak mengabaikan perlindungan diri saat terpaksa beraktivitas di luar rumah.
"Kami imbau para peserta didik tetap menjaga kesehatan dengan mengenakan masker," kata Abdul Jamal.
Keputusan resmi terkait perpanjangan PJJ atau kembalinya siswa ke ruang kelas akan langsung diumumkan setelah rapat evaluasi lintas instansi selesai digelar. (Bil)
Berita Lainnya
Lakukan Penertiban Malam Hari, Dishub Pekanbaru Usir Jukir Ilegal di Kawasan Awal Bros
Tim Gabungan Pantau Tiga Titik Bekas Karhutla di Payung Sekaki Pekanbaru
Jarak Pandang Terbatas, Pendaratan Dua Pesawat Tujuan Pekanbaru Dialihkan
Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Jarak Pandang Hanya 600 Meter, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
Aksi Telepon Palsu ke Layanan TRC 112 Ancam Keselamatan Warga Pekanbaru
Lakukan Penertiban Malam Hari, Dishub Pekanbaru Usir Jukir Ilegal di Kawasan Awal Bros
Tim Gabungan Pantau Tiga Titik Bekas Karhutla di Payung Sekaki Pekanbaru
Jarak Pandang Terbatas, Pendaratan Dua Pesawat Tujuan Pekanbaru Dialihkan
Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Jarak Pandang Hanya 600 Meter, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
Aksi Telepon Palsu ke Layanan TRC 112 Ancam Keselamatan Warga Pekanbaru