PILIHAN
Menongkah Desa Tanjung Pasir Inhil Ikon Pariwisata Riau
TANAH MERAH, Riauin.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Muhammad Wardan, menyatakan tradisi Menongkah hanya ada di Pantai Bidari, Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Inhil. Kegiatan menjadi ikon pariwisata Inhil dan Riau yang unik.
Hal itu dikatakan Wardan saat membuka Festival Menongkah Heritage di Pantai Bidari Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (12/8/2017). Hadir di acara itu, Sekretaris Daerah, H Said Syarifuddin, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Inhil lainnya.
Wardan mengatakan Menongkah hanya ada di Pantai Bidari, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah. "Kegiatan Menongkah ini sangat unik dan menarik karena hanya ada di Pantai Bidari Desa Tanjung Pasir," ujar Wardan.
Namun, festival tahun ini tak semeriah tahun lalu. Jumlah pengunjung yang datang tidak seramai tahun sebelumnya, padahal merupakan ikon wisata Inhil dan juga Provinsi Riau.
"Saya minta tarian Menongkah juga dilestarikan dan dikemas lebih, kalau bisa lebih digaungkan ke dunia internasional. Sehingga warga di luar Inhil menjadi tahu seperti apa kegiatan Menongkah itu," pinta Wardan.
Kepala Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, Junaidi, mengatakan, penurunan jumlah pengunjung karena Festival Menongkah Heritage tidak dilaksanakan saat hari libur sekolah. "Tahun lalu, kegiatan ini dilaksanakan saat hari libur," kata Junaidi.
Meski begiti, festival tahun ini dinilai lebih sukses dari tahun lalu karena didukung kondisi air laut. Menurut Junaidi, ke depan pihaknya akan berusaha lebih maksimal agar Festival Menongkah lebih baik lagi.
Kepala Desa Tanjung Pasir, Sarpan Firmansyah, mengungkapkan, Pantai Bidari memiliki luas sekitar 70 hektare dan merupakan habibat berkembang biaknya kerang.
Ketebalan hamparan kerangnya sekira 46 sampai 146 centimeter.
Menongkah merupakan suatu kegiatan mencari kerang di atas hamparan lumpur dengan menggunakan selembar papan yang digerakkan dengan dorongan kaki. "Ini mata pencaharian kami," ucapnya.
Pada kesempatan itu, bupati dan sejumlah pejabat turun ke lumpur untuk merasakan aktivitas Menongkah dan penebaran beni kerang. Selain Menongkah, dalam kegiatan itu juga diadakan Lomba Merapah, Lomba Lompat Lumpur, Fenomena Sampan Kajang dan lainnya. (hrc)
Hal itu dikatakan Wardan saat membuka Festival Menongkah Heritage di Pantai Bidari Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (12/8/2017). Hadir di acara itu, Sekretaris Daerah, H Said Syarifuddin, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Inhil lainnya.
Wardan mengatakan Menongkah hanya ada di Pantai Bidari, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah. "Kegiatan Menongkah ini sangat unik dan menarik karena hanya ada di Pantai Bidari Desa Tanjung Pasir," ujar Wardan.
Namun, festival tahun ini tak semeriah tahun lalu. Jumlah pengunjung yang datang tidak seramai tahun sebelumnya, padahal merupakan ikon wisata Inhil dan juga Provinsi Riau.
"Saya minta tarian Menongkah juga dilestarikan dan dikemas lebih, kalau bisa lebih digaungkan ke dunia internasional. Sehingga warga di luar Inhil menjadi tahu seperti apa kegiatan Menongkah itu," pinta Wardan.
Kepala Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, Junaidi, mengatakan, penurunan jumlah pengunjung karena Festival Menongkah Heritage tidak dilaksanakan saat hari libur sekolah. "Tahun lalu, kegiatan ini dilaksanakan saat hari libur," kata Junaidi.
Meski begiti, festival tahun ini dinilai lebih sukses dari tahun lalu karena didukung kondisi air laut. Menurut Junaidi, ke depan pihaknya akan berusaha lebih maksimal agar Festival Menongkah lebih baik lagi.
Kepala Desa Tanjung Pasir, Sarpan Firmansyah, mengungkapkan, Pantai Bidari memiliki luas sekitar 70 hektare dan merupakan habibat berkembang biaknya kerang.
Ketebalan hamparan kerangnya sekira 46 sampai 146 centimeter.
Menongkah merupakan suatu kegiatan mencari kerang di atas hamparan lumpur dengan menggunakan selembar papan yang digerakkan dengan dorongan kaki. "Ini mata pencaharian kami," ucapnya.
Pada kesempatan itu, bupati dan sejumlah pejabat turun ke lumpur untuk merasakan aktivitas Menongkah dan penebaran beni kerang. Selain Menongkah, dalam kegiatan itu juga diadakan Lomba Merapah, Lomba Lompat Lumpur, Fenomena Sampan Kajang dan lainnya. (hrc)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK