Nelayan di Pacitan Terekam Kamera Tangkap Ikan Dilindungi, Diduga Lumba-lumba
RIAUIN.COM - Sekelompok nelayan terekam kamera diduga sedang menangkap ikan di laut mirip mamalia lumba-lumba, di atas sebuah kapal.
Video rekaman aktivitas nelayan berdurasi 15 detik tersebut beredar di laman Instagram yang diunggah akun @kabarnegri dengan caption 'Beredar Video Pembantaian Mamalia Lumba-lumba Diduga Dilakukan Nelayan di Laut Pacitan'
Dalam keterangan unggahannya, admin menuliskan salah satu pengunggah video dari Yayasan Sarana Metta Indonesia melalui Instagram @christian_joshuapale yang memastikan bahwa tangkapan nelayan tersebut adalah mamalia dilindungi ‘lumba-lumba’.
"Christian mengatakan, tindakan brutal terhadap hewan mamalia air yang dilindungi tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena akan menjadi sebuah kebiasaan salah turun temurun," tulisnya.
"Pelarangan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan peraturan pemerintah no. 77 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa, semua jenis lumba-lumba air laut dilindungi.“Nama juragan kapal dan kapalnya sudah saya kantongi, sekali lagi kami himbau dinas aparat terkait @bksda_jatim mohon untuk mengambil langkah hukum pada pemilik kapal dan nelayannya agar menjadi efek jera bagi lainnya,” kata Christian Joshuapale dikutip @kabarnegri.
Menurut Christian, aksi pembantaian diduga terjadi Jumat pagi, 7 Januari 2022, di kawasan laut Pacitan, Jawa Timur.-dnr
Berita Lainnya
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik